Sukses

Swab Test Terasa Tidak Nyaman, Bagaimana Mengatasinya?

Rasa tak nyaman di hidung usai swab test sering dikeluhkan. Adakah cara untuk meminimalkan rasa sakit dan tak nyaman usai swab test? Ini jawabannya!

Pemeriksaan swab, baik PCR maupun swab antigen nasofaring (pangkal tenggorokan), sering membuat tidak nyaman.

Sensasi tak nyaman ini adalah wajar. Pasalnya, di dalam hidung terdapat banyak saraf yang sensitif.

Apabila ada benda asing yang masuk, seperti alat swab test, muncul respons tubuh secara spontan. Anda mungkin bisa merasakan sedikit nyeri di pangkal hidung, ingin bersin, ingin menangis, dan sensasi lainnya.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman saat pemeriksaan swab test, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut beberapa cara swab test agar tidak sakit:

1 dari 3 halaman

1. Tetap Tenang, Jangan Cemas

Sebagian besar orang akan merasakan kecemasan ketika akan melakukan pemeriksaan swab. Sebenarnya, hal ini adalah wajar, terlebih pemeriksaan ini memang tidak rutin dilakukan sebelumnya.

Hal pertama yang perlu dilakukan agar pemeriksaan swab berjalan dengan baik adalah dengan tetap tenang.

Terlalu cemas sering kali justru bisa membuat Anda makin merasa tertekan dan rasa sakit yang berlebihan.

Artikel Lainnya: Benarkah Tes Swab Bisa Sebabkan Cairan Otak Bocor?

2. Ikuti Instruksi Petugas Pengambil Sampel

Agar pengambilan sampel cepat, tepat, dan nyaman, ikuti instruksi petugas yang ada. Petugas akan menyarankan Anda akan disarankan untuk mendongakkan kepala sehingga petugas bisa lebih mudah mengusap sampel dari hidung hingga ke pangkal tenggorokan.

2 dari 3 halaman

3. Menggunakan Pemeriksaan Swab Antigen Nasal

Penggunaan swab antigen nasofaring memang kerap memicu ketidaknyamanan setelah saat pengambilan sampel.

Lantas, adakah pilihan swab antigen yang tidak sakit tapi tetap memberikan hasil yang sama akurat? Tentu ada. Anda bisa memilih swab antigen nasal. 

Tidak seperti swab antigen nasofaring yang memerlukan alat usap panjang, pada swab antigen nasal Anda hanya perlu memasukkan alat usap sedalam 2,5 cm dari tepi lubang hidung.

Hal ini dapat dilakukan karena bentuk alat usapnya berbeda dan lebih luas untuk memaksimalkan pengambilan sampel pada rongga hidung.

Tentunya cara ini sangat praktis untuk dilakukan, lebih tidak sakit, dan tentunya  lebih nyaman usai pemeriksaan swab.

Nah, salah satu alat swab antigen nasal tepercaya yang wajib Anda coba adalah Tempo Diagnostic Joysbio Antigen Rapid Test Kit.

Tempo Diagnostic Joysbio tersertifikasi CE (Conformité Européenne) yang artinya kualitas produk sudah memenuhi standar Eropa dan terjamin keamanannya, serta selain di Indonesia produk ini juga telah digunakan di beberapa negara di Eropa. 

Yang tidak kalah penting, Tempo Diagnostic Joysbio Antigen Rapid Test Kit memiliki sensitivitas 98,13 persen dan spesifisitas 99,22 persen atau akurasi 99 persen.

Artikel Lainnya: Keluar Air Mata Saat Melakukan Swab Test, Wajarkah?

Dengan memiliki sensitivitas, dan spesifisitas, dan akurasi yang tinggi, Anda bisa mendapatkan hasil yang cepat dan akurat serta tak perlu khawatir akan rasa sakit saat swab. 

Menggunakan swab antigen nasal bisa menjadi pilihan bagi Anda yang takut akan rasa sakit saat swab untuk anak maupun lansia.

Dengan Tempo Diagnostic Joysbio Antigen Rapid Test Kit, hanya diperlukan kedalaman 2,5 cm dari tepi lubang hidung untuk mengambil sampel.

Alat ini juga mudah digunakan sesuai dengan instruksi dan dapat menjadi pilihan saat perlu lakukan screening secara rutin di rumah secara mandiri. 

Kekhawatiran terhadap rasa sakit kini tak lagi jadi penghalang untuk melakukan saat ingin swab test. Pastikan Anda menggunakan alat swab antigen nasal yang terpercaya memiliki akurasi yang tinggi seperti Tempo Diagnostic Joysbio Antigen Rapid Test Kit.

Baca instruksi penggunaan sebelum penggunaan dengan teliti dan jaga kondisi penyimpanannya penyimpanan agar hasil alat swab antigen nasal tetap terjaga validitasnya.

Dapatkan produk ini di Tempo Scan Home Delivery melalui WhatsApp (0817-0013-555) atau hubungi Tempo Peduli Konsumen 0800-1-508888 (Bebas Pulsa) untuk info lebih lanjut

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar