Sukses

Manfaat Latihan Parkour bagi Kesehatan Tubuh

Latihan parkour dapat meningkatkan kebugaran tubuh, kekuatan tulang, hingga mendukung kesehatan psikologis. Ketahui alasannya melalui uraian berikut.

Parkour merupakan seni gerak yang berfungsi mengenali serta mendalami lingkungan sekitar melalui aktivitas fisik.

Jika orang umumnya berkeliling dan berjalan kaki untuk mengenali lingkungan tempat tinggalnya, atlet parkour akan berlari, melompat, dan memanjat bangunan yang mereka temui.

Hal ini tidak hanya membantu Anda menerobos keterbatasan hidup di kawasan perkotaan yang disesaki gedung dan bangunan. Parkour juga menurunkan stres dengan mengatasi rasa takut Anda.

Artikel Lainnya: Manfaat Jalan Cepat yang Membuat Tubuh Anda Lebih Bugar

Lebih dari sekadar olahraga, manfaat parkour dapat mengembangkan kemampuan fisik sekaligus mental. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

1 dari 4 halaman

1. Meningkatkan Kebugaran

Gerakan parkour dapat meningkatkan kebugaran tubuh secara menyeluruh. Pasalnya, olahraga ini menggabungkan beberapa unsur seperti latihan kekuatan, aerobik, serta kardio.

Untuk melakukan parkour, sejumlah kelompok otot utama harus ikut digerakkan. Alhasil, aktivitas ini dapat meningkatkan kebugaran sekaligus stamina tubuh.

2. Mendukung Sistem Kardiovaskular

Manfaat olahraga parkour selanjutnya adalah mendukung sistem kardiovaskular. Sebab gerakan dan lompatan konstan dari olahraga parkour dapat mendukung fungsi jantung.

Dengan demikian, distribusi atau penyebaran oksigen ke seluruh tubuh juga ikut meningkat.

Artikel Lainnya: Manfaat Jalan Kaki Setiap Hari bagi Kesehatan

3. Mendukung Kekuatan Tulang

Disampaikan dr. Dyah Novita Anggraini, parkour dapat membantu meningkatkan densitas (kepadatan) tulang. “Karena beberapa gerakannya melatih tulang menjadi lebih kuat,” jelasnya.

Alessandro Egger, pelatih parkour dari Art Du Déplacement (ADD) Academy di Prancis mengatakan bahwa parkour bermanfaat meningkatkan kekuatan tulang dan tubuh.

“Bagi orang dewasa, parkour dapat mendukung postur tubuh menjadi lebih baik. Namun manfaat olahraga ini dapat lebih dirasakan 10 tahun kemudian. Parkour dapat membantu mencegah cedera maupun gangguan gerak ketika Anda lanjut usia,” kata Egger dikutip dari Lappset.

Utamanya, parkour dapat menurunkan risiko cedera punggung bagian bawah.

2 dari 4 halaman

4. Mendukung Koordinasi Tubuh Sejak Dini

Berlatih parkour sejak usia dini, menurut Egger, dapat membantu mendukung koordinasi tubuh anak. Dengan berlatih parkour, fisik mereka menjadi lebih siap ketika beranjak remaja.

5. Meningkatkan Kreativitas

Ketika menjalani parkour, kreativitas Anda akan terasah karena terbiasa mencari celah serta bergerak dengan memanfaatkan objek dan lingkungan sekitar.

Berdasarkan Fim Blog, orang yang terbiasa parkour mengaku menjadi lebih produktif dan kreatif dalam bekerja.

6. Meningkatkan Percaya Diri

Tidak dapat dimungkiri, manfaat parkour dapat meningkatkan rasa percaya diri. Karena olahraga ini mendorong Anda melawan rasa takut dengan memanjat bangunan, tembok, maupun objek yang sulit dilewati.

3 dari 4 halaman

7. Menumbuhkan Inisiatif Positif

Sebuah penelitian yang dilakukan di Westminster, Inggris, mengungkapkan manfaat olahraga parkour bagi kesehatan mental remaja setempat.

Artikel Lainnya: Ingin Olahraga Saat Hujan? Ini Manfaat dan Bahayanya

Hasil studi menemukan tingkat kriminalitas di kawasan tersebut berkurang sebesar 69 persen setelah remaja usia 8-19 tahun di Westminster memperoleh pelatihan parkour.

Parkour disebut bermanfaat meningkatkan kesehatan mental. Remaja yang melakukan olahraga ini menjadi lebih mandiri dan berani menghadapi tantangan hidup.

Manfaat parkour bagi kesehatan fisik dan mental sangat banyak. Anda dapat menjadikan olahraga ini sebagai alternatif aktivitas untuk mendukung kebugaran tubuh, kekuatan tulang, maupun kesehatan psikologis.

Meski begitu, pastikan untuk melakukan parkour dengan aman, serta tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Jika ingin bertanya lebih lanjut seputar manfaat olahraga lainnya, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter melalui fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar