Sukses

Maggot Therapy, Perawatan Luka Diabetes Pakai Belatung

Salah satu cara menyembuhkan luka diabetes dengan menggunakan maggot therapy atau terapi belatung. Ketahui prosedur dan efektivitas terapi belatung di sini.

Penyakit diabetes dapat memperlambat proses penyembuhan luka di kulit. Kondisi ini tidak jarang membuat luka diabetesi (sebutan bagi penderita diabetes) mengalami infeksi dan kian sulit disembuhkan. 

Guna mengatasi hal tersebut, peneliti mengembangkan debridement dengan metode maggot therapy atau terapi belatung. Debridemen merupakan proses membersihkan luka dari jaringan nekrotik (jaringan mati) serta bakteri.

Debridement bertujuan membuat dasar luka menjadi bersih sehingga mempercepat proses penyembuhan. Pada metode maggot therapy, debridement dilakukan menggunakan larva belatung yang masih hidup.

Bagaimana prosedur terapi belatung diabetes dilakukan? Seberapa efektif terapi belatung menyembuhkan luka akibat diabetes? 

Artikel Lainnya: Penyebab Prediabetes dan Diabetes Tipe 2 Sering Tidak Terdiagnosis

1 dari 3 halaman

Bagaimana Prosedur Terapi Belatung untuk Diabetes?

Dokter Arina Heidiyana mengatakan terapi belatung dilakukan dengan meletakkan larva belatung hidup ke dalam luka pasien diabetes. Belatung tersebut dalam kondisi steril.

Nicolas McIndoe, podiatris dari Ng Teng Fong General Hospital di Singapura menjelaskan, prosedur ini dilakukan dengan menggunakan sekitar 200 larva belatung.

“Lalu, luka bersama belatung ditutup menggunakan kain kasa steril. Kemudian belatung akan mulai memakan jaringan nekrotik, umumnya selama 2-3 hari,” jelas dr. Arina.

Kain kasa steril berfungsi menjaga posisi belatung agar tetap berada di area luka. Selain itu, kain kasa juga berfungsi menyerap kelembapan berlebih.

Prosedur ini menurut Nicolas McIndoe tidak menyebabkan rasa sakit. “Namun diabetesi dapat merasakan sensasi sedikit geli karena pergerakan belatung di area luka,” katanya dikutip dari OneHealth.

Artikel Lainnya: Manfaat Buah Bidara (Jujube) untuk Penderita Diabetes

2 dari 3 halaman

Seberapa Efektif Terapi Belatung?

Nicole McIndoe mengatakan larva belatung yang steril dapat mendukung proses penyembuhan luka. 

“Karena belatung akan mengeluarkan enzim yang dapat memecah jaringan mati dan membersihkan luka. Hal ini akan mempercepat proses penyembuhan luka,” jelas Nicole.

Selain itu, sebuah penelitian mengungkapkan sekresi enzim belatung dapat mengurangi peradangan kronis.

Terapi belatung menurut Nicole lebih efektif dibandingkan prosedur penyembuhan luka konvensional. Pasalnya, belatung hanya memakan jaringan mati dan tidak menggerogoti jaringan sehat sama sekali.

Terapi belatung paling bermanfaat untuk mengatasi luka yang mengelupas dan memiliki jaringan mati. 

“Penumpukan sel-sel mati mencegah luka dari penyembuhan. Ketika sel-sel mati dihilangkan, barulah sel-sel yang baru dan sehat dapat menggantikan,” terang Nicole.

Sebuah penelitian mengungkapkan, debridement menggunakan belatung dapat membersihkan luka 18 kali lebih cepat.

Artikel Lainnya: Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan Penderita Diabetes

Hal ini berlaku ketika dibandingkan dengan metode debridemen pada umumnya yang menggunakan alat bedah.

Studi lain yang diterbitkan American Diabetes Association menyatakan, terapi belatung lebih efektif dan efisien untuk menghilangkan ulkus (luka) kaki pria penderita diabetes.

Maggot therapy sangat bermanfaat untuk mengobati ulkus kaki yang tidak kunjung sembuh kendati sudah memperoleh perawatan debridemen pada umumnya. 

Menanggapi hasil penelitian tersebut, dr. Arina mengatakan, “Berdasarkan penelitian yang ada, maggot therapy memberikan hasil yang baik dan cukup menjanjikan untuk penanganan luka diabetes. Akan tetapi dibutuhkan penelitian lebih lanjut tentang terapi tersebut.”

Terapi belatung memang dapat mengobati luka diabetes. Namun perlu diingat,  pengobatan diabetes yang paling utama adalah menjaga pola makan sehat, olahraga serta menggunakan insulin maupun obat yang diresepkan dokter.

Dengan melakukan deretan hal tersebut, Anda dapat mendukung proses penyembuhan  luka akibat diabetes. 

Jika ingin bertanya lebih lanjut seputar diabetes, Anda bisa  berkonsultasi langsung dengan dokter menggunakan fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

1 Komentar