Sukses

Benarkah Cuaca Dingin Dapat Picu Serangan Asma?

Beberapa penderita asma mengalami serangan asma saat cuaca dingin. Lantas, benarkah cuaca dingin ada hubungannya dengan asma? Berikut penjelasannya.

Asma adalah kondisi peradangan saluran pernapasan kronis dengan gejala khas sesak napas.

Asma bisa dipicu oleh stres, paparan debu, dan juga asap rokok. Selain itu, penderita asma harus berhati-hati saat berada di cuaca dingin. Karena cuaca dingin dapat memicu asma kambuh.

Berikut penjelasan mengenai penyebab kambuhnya asma saat berada di cuaca dingin.

1 dari 3 halaman

Pengaruh Cuaca Dingin pada Kekambuhan Asma

Dijelaskan oleh dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, cuaca bukan penyebab seseorang mengalami asma.

Namun, cuaca dapat memicu munculnya serangan asma pada orang yang sudah memiliki asma sebelumnya.

Artikel Lainnya: Asma Sering Kambuh Karena Stres? Atasi dengan Cara Ini

Pada umumnya serangan asma tidak hanya terjadi saat udara sedang dingin. Asma juga dapat kambuh saat cuaca kering dan panas. Akan tetapi, udara dingin dapat membuat saluran pernapasan jadi menyempit.

“Jika pernapasan udara menyempit, saluran pernapasan menjadi lebih kering. Dampaknya, saluran pernapasan jadi lebih mudah teriritasi dan mengalami peradangan. Hal ini yang menyebabkan asma jadi mudah kambuh disertai keluhan lain seperti sesak ataupun batuk,” ucap dr. Iqbal. 

Melansir dari Medical News Today, organ hidung serta mulut berfungsi menjadi penghangat dan pelembap udara. Fungsi ini dilakukan sebelum udara mengalir ke paru-paru. Udara yang lembap membuat tubuh jadi lebih mudah untuk bernapas.

Saat hidung menghirup udara yang dingin, badan kita bakal bekerja keras untuk membuat udara tersebut lebih hangat saat masuk ke paru-paru.

Ketika udara dingin masuk ke sistem pernapasan, paru-paru akan mengencang serta menyempit.

Udara dingin juga mengandung uap air yang lebih sedikit sehingga membuat saluran pernapasan jadi kering. Nah, kondisi penyempitan saluran udara inilah yang akhirnya dapat memicu asma kambuh.

American College of Allergy, Asthma and Immunology mengatakan, peneliti sempat menduga udara dingin sebagai pemicu utama gejala asma kambuh.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa cuaca bukanlah penyebab utama serangan asma.

Menurut peneliti, saluran pernapasan yang kering merupakan pemicu utama asma kambuh. Misalnya saja, gejala asma sering kambuh ketika seseorang berada di luar ruangan untuk berolahraga.

Saat berolahraga, manusia cenderung bernapas melalui mulut. Mulut tidak punya kemampuan untuk menghangatkan udara seperti yang dilakukan oleh hidung.

Oleh karena itu, seseorang cenderung menghirup udara yang lebih dingin saat berolahraga. Kombinasi aktivitas fisik dan menghirup udara dingin dapat memperburuk gejala asma.

Artikel Lainnya: Latihan Pernapasan untuk Meringankan Gejala Asma Berat

2 dari 3 halaman

Cara Mengendalikan Serangan Asma saat Cuaca Dingin

Menurut dr. Iqbal, seseorang yang menderita asma harus selalu membawa inhaler mereka jika mereka pergi ke luar, baik itu ke tempat dengan cuaca kering atau dingin.

Ketika asma kambuh, penderita asma harus segera menggunakan inhaler short-acting untuk mengendurkan dan membuka saluran udara.

Inhaler mengandung albuterol, yakni agonis beta yang membantu meredakan gejala asma.

Kemudian, jika penyakit asma kambuh akibat flu, disarankan untuk segera pindah ke tempat atau lingkungan yang lebih hangat.

Dengan menghirup udara hangat selama beberapa menit, saluran udara akan kembali terbuka dan gejala asma pun dapat segera membaik.

Apabila penyakit asma sering kambuh, segera konsultasi kepada dokter. Dokter dapat merencanakan perawatan jangka panjang, salah satunya dengan meresepkan obat bronkodilator.

Jika Anda memiliki pertanyaan lain seputar gejala asma dan pengobatannya, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter melalui layanan LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar