Sukses

Menilik Manfaat Dokumentasi Kehamilan Melalui Vlog

Video blogging alias vlog adalah salah satu cara mengabadikan momen selama kehamilan. Tak hanya menyenangkan, vlog ibu hamil juga bisa memberikan banyak manfaat lainnya.

Hampir setiap wanita memiliki keinginan untuk mengabadikan momen yang dilewati selama kehamilan. Apakah Anda salah satu yang juga demikian?

Jika ya, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk hal tersebut adalah dengan membuat video blogging alias vlog.

Membuat vlog selama kehamilan tak hanya menjadi sarana dokumentasi ibu hamil, tapi juga bisa memberikan banyak manfaat lainnya, lho!

Artikel Lainnya: Pilihan Minuman Pagi yang Baik dan Menyehatkan bagi Ibu Hamil   

 

1 dari 3 halaman

Manfaat Membuat Vlog pada Ibu Hamil

Vlog ibu hamil bisa memberikan manfaat-manfaat sebagai berikut:

1. Meredakan Kecemasan

Membuat vlog adalah kegiatan yang menyenangkan, apalagi jika hobi Anda adalah berbicara di depan kamera.

Menurut Ikhsan Bella Persada, M.Psi, Psikolog, vlog ibu hamil bisa membantu menurunkan risiko gangguan kecemasan yang mungkin terjadi akibat perubahan hormon maupun bentuk tubuh selama kehamilan.

Selama sesi dokumentasi ibu hamil, Anda bisa menceritakan kegiatan apa saja yang akan dilakukan bersama calon bayi. Vlog tersebut juga bisa diisi dengan perkembangan bayi setiap bulannya.

Selain jadi penurun kadar kecemasan, kegiatan Anda yang terekam dalam vlog juga bisa menjadi media edukasi untuk orang lain. 

2. Kenang-kenangan

“Selain untuk menurunkan kadar stres dan kecemasan, membuat vlog juga bisa menjadi sarana untuk mengenang masa-masa kehamilan,” ucap Ikhsan.

“Dengan bikin vlog, si ibu hamil bisa turut mengekspresikan apa yang dirasakan. Ia juga bisa sharing pengalaman berharganya ke orang sekitar. Nantinya, video yang sudah ada juga bisa diputarkan pada anak ketika mereka beranjak dewasa,” sambungnya.

3. Memperkuat Bonding dengan Calon Bayi

Saat membuat konten kehamilan di dalam vlog, Anda pasti akan lebih banyak berbicara dengan janin yang masih di dalam kandungan. Hal ini dapat membantu memperkuat ikatan (bonding), meski si kecil belum terlahir ke dunia.

Ingat, meski bayi masih berada di dalam kandungan, bukan berarti mereka tidak bisa mendengar suara Anda. Bukan tidak mungkin, ketika dilahirkan, bayi akan terus merasa tenang ketika mendengar suara Anda.

Artikel Lainnya: Syarat Isolasi Mandiri untuk Ibu Hamil dan Menyusui

2 dari 3 halaman

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Membuat Vlog Ibu Hamil

Membuat konten kehamilan melalui vlog bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun, Ikhsan menegaskan para ibu untuk tetap berhati-hati.

Konten untuk konsumsi pribadi dan umum perlu dibedakan perlakuannya. Jika Anda membuat konten untuk dipublikasikan, aspek privasi perlu dipertimbangkan. Pastikan tidak mengumbar segala sesuatu yang sifatnya bukan untuk konsumsi umum.

Anda juga perlu berhati-hati saat membuat konten, terutama ketika tidak ada pasangan yang menemani. Jangan sampai terlalu lelah, guna meminimalkan risiko terjadinya hal yang tak diinginkan.

Tidak hanya itu aja, ibu hamil juga diminta untuk tidak melulu terpaku pada komentar warganet yang mungkin bisa membuat sakit hati.

Ingat, vlog ibu hamil yang Anda buat seharusnya bisa menghilangkan rasa stres dan cemas. Atas dasar itu, pastikan untuk menyaring komentar-komentar negatif, dan tetap lakukan kegiatan positif yang bisa berpengaruh baik bagi orang lain.

Dokumentasi ibu hamil melalui video blogging alias vlog adalah kegiatan menyenangkan yang bisa sekaligus mengusir rasa stres dan cemas. Namun, tetap perhatikan batasan-batasan yang telah dijelaskan agar Anda tidak malah terjerumus pada komentar negatif dari warganet.

Jika Anda butuh saran dan bantuan terkait kehamilan atau kondisi kesehatan mental, tak perlu ragu untuk melakukan konsultasi lebih lanjut kepada dokter maupun psikolog melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar