Sukses

Mengenal Terapi Enzim untuk Kulit Lebih Sehat

Terapi enzim menjadi perawatan kulit yang diminati karena tidak memerlukan pembedahan, namun menyajikan hasil yang maksimal. Bagaimana prosedur terapi enzim?

Beberapa tahun belakangan, terapi enzim sedang hits di kalangan penggila kecantikan. Salah satu alasan terapi enzim naik pamor karena treatment ini tidak memerlukan tindakan suntik atau pembedahan. 

Terapi ini menggunakan zat enzim yang mirip dengan enzim manusia. Enzim akan diberikan ke kulit dalam bentuk masker. Terapi enzim diklaim dapat menjangkau dan meresap masuk hingga ke sel-sel kulit paling dalam. 

Lantas, apa saja manfaat terapi enzim untuk kulit?

1 dari 3 halaman

Proses dan Cara Kerja Terapi Enzim

Enzim adalah protein yang dapat memecah zat di dalam tubuh. Enzim juga bertanggung jawab dan mempercepat reaksi kimia di dalam sel tubuh. 

Danne Montague King atau dikenal sebagai DMK, adalah salah satu ahli biokimia yang menemukan kekuatan enzim untuk menghidrasi, mengencangkan, dan mengatasi masalah di kulit. 

Artikel Lainnya: Manfaat Terapi Plasma Darah untuk Kecantikan

Ada empat enzim yang diberikan pada perawatan kulit ini. Tiga enzim untuk wajah, lalu satu enzim lagi untuk bagian tubuh. Enzim wajah dan tubuh dibedakan karena kulit tubuh sedikit lebih tebal. 

Ada beberapa tahapan terapi enzim. Terapi akan dimulai dengan membersihkan wajah, detoksifikasi kulit, memijat kulit, membersihkan komedo, mencerahkan kulit, hingga mengaplikasikan masker enzim. 

Perawatan wajah ini dapat merangsang pembuluh darah kecil (kapiler) agar melebar. Ketika kapiler melebar, oksigen dan aliran darah segar akan naik ke kulit wajah. Kondisi itu disebut dengan efek plasma. 

Efek plasmatik terjadi ketika pembuluh darah kecil di sekitar sel-sel kulit menghilangkan kotoran melalui drainase atau sistem limfatik. Proses ini mampu menghilangkan racun serta membuat kulit jadi lebih sehat dan penuh nutrisi.

2 dari 3 halaman

Manfaat Terapi Enzim untuk Kulit

Berikut adalah manfaat melakukan terapi enzim untuk kulit.

  1. Kulit Terasa Lebih Kencang

Terapis akan mengoleskan masker mengandung enzim ke area wajah, leher, dan dada bagian atas. Setelah didiamkan beberapa saat, masker akan mengeras.

Usai masker dilepas atau dibersihkan, Anda dapat merasakan sensasi kulit wajah menjadi lebih kencang dan glowing

  1. Menyuplai Oksigen ke Kulit

Terapi enzim menciptakan aksi reverse osmosis atau tindakan pembilasan kembali. Aksi yang memanfaatkan enzim transfer messenger ini memaksa cairan di sekitar membran sel kulit untuk mengeluarkan kotoran. 

Aksi reverse osmosis juga membuat sel-sel kulit saling berkomunikasi. Hasilnya, sirkulasi darah segar mengandung oksigen di kulit meningkat. Oksigen dapat menyehatkan dan mengatasi berbagai masalah di kulit. 

Artikel Lainnya: Sederet Manfaat Totok Wajah untuk Kecantikan

  1. Mengatasi Berbagai Masalah Kulit

Aksi reverse osmosis yang bekerja membersihkan kulit dapat mengatasi masalah, seperti jerawat, rosacea, hiperpigmentasi, pori-pori besar, dan kulit kering. 

Seperti yang disinggung di atas, manfaat mengatasi masalah kulit ini bisa didapat karena terapi enzim bekerja hingga ke sel kulit paling dalam. 

Setelah treatment ini selesai, efek plasma akan terlihat. Umumnya Anda akan melihat pembuluh darah berdenyut. Beberapa orang juga dapat melihat kemerahan di sepanjang pembuluh darah bawah kulit.

Tak perlu khawatir atau panik, kondisi tersebut menandakan bahwa kulit telah mencapai homeostasis atau keseimbangan. Agar hasilnya optimal, Anda membutuhkan tiga kali perawatan terapi enzim. 

Kendati begitu, dr. Reza Fahlevi, Sp.A, mengatakan, “Sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter spesialis kulit Anda. Karena terapi yang tidak benar berisiko menyebabkan kulit menjadi rusak. Jadi, mesti hati-hati.”

Dokter Reza juga menambahkan, “Enzim mudah sekali rusak. Cara penyimpanan dan pemakaian enzim sangat penting untuk diperhatikan. Jika rusak, percuma diberikan karena tidak akan bekerja dengan efektif.”

Itu dia beberapa fakta dan manfaat terapi enzim. Untuk tahu informasi kesehatan lainnya, Anda dapat membaca artikel di aplikasi Klikdokter

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar