Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Konsumsi Cokelat Dapat Lindungi Kulit dari Bahaya Sinar UV

Konsumsi Cokelat Dapat Lindungi Kulit dari Bahaya Sinar UV

Cokelat disebut-sebut dapat melindungi kulit dari bahaya sinar matahari. Benarkah demikian? Simak penjelasan manfaat cokelat untuk kulit di sini.

Untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet (UV), Anda dianjurkan menggunakan tabir surya dengan SPF 30. 

Tak hanya itu, mengonsumsi cokelat juga disebut-sebut bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV matahari, lho

Bagaimana cara cokelat melindungi kulit dari sinar matahari? Simak penjelasannya lewat ulasan berikut ini. 

1 dari 3 halaman

Manfaat Cokelat untuk Melindungi Kulit dari Sinar Ultraviolet

Dokter Devia Irine Putri menjelaskan bahwa cokelat memang kaya akan antioksidan, salah satunya flavanol. Mengonsumsi cokelat yang kaya flavanol, seperti jenis cokelat hitam, dapat membantu melindungi kulit dari bahaya sinar UV.

Sebuah studi yang dipublikasi oleh Journal of Nutrition mengamati manfaat cokelat untuk kulit wanita. Sebagian peserta wanita diberi minuman cokelat tinggi flavanol dan sebagian lainnya mengandung sedikit flavanol. 

Setelah 6 minggu, wanita yang mengonsumsi cokelat tinggi flavanol mengalami penurunan sensitivitas kulit terhadap sinar UV sebesar 15 persen. Lalu setelah 12 minggu, tingkat sensitivitas kulit semakin menurun hingga 25 persen!

Artikel Lainnya: Mengintip Manfaat Cokelat untuk Tubuh Anda

Menurut National Cancer Institute, antioksidan dapat menangkal radikal bebas yang merusak DNA di dalam tubuh. Radikal bebas terbentuk ketika kulit terpapar sinar UV matahari. 

Penelitian yang dilakukan di London juga pernah mengamati manfaat cokelat untuk kulit. Peneliti memberikan dua jenis cokelat, yakni cokelat hitam dan cokelat susu biasa, kepada dua kelompok peserta selama 12 minggu.

Cokelat hitam atau dark chocolate mengandung zat flavanol tinggi, sedangkan cokelat susu memiliki kandungan flavanol yang lebih sedikit. 

Setelah 12 minggu, kulit peserta yang mengonsumsi cokelat rendah flavanol tidak terlindungi dari radiasi UV. Sementara itu, peserta yang makan cokelat hitam ditemukan lebih terlindungi dari paparan sinar UV.

Peneliti menjelaskan, cokelat hitam yang tinggi kandungan flavanol dapat meningkatkan sirkulasi darah di kulit. 

Peningkatan aliran darah turut memberikan oksigen sehat dan membantu kulit untuk melindungi dirinya sendiri.

Selain flavanol, cokelat hitam juga mengandung zat polifenol seperti katekin dan epikatekin. 

Polifenol berperan sebagai antioksidan yang mampu menangkal efek penuaan dini, paparan sinar UV, dan aktivitas karsinogenik (berisiko menyebabkan kanker).

Anda disarankan untuk mengonsumsi cokelat hitam atau cokelat murni yang kaya akan kakao. Semakin tinggi kandungan kakao cokelat, semakin besar pula jumlah flavanol di dalamnya. 

Artikel Lainnya: Cokelat Turunkan Risiko Serangan Jantung? Ini Kata Dokter

Dilansir dari Healthy Eating SFGate, cokelat hitam mengandung 45-80 persen kakao padat dan cokelat susu memiliki kandungan kakao sebanyak 5-7 persen. 

Untuk mengetahui seberapa banyak kadar kakao, Anda bisa memeriksa atau membaca label kemasan produk cokelat. 

2 dari 3 halaman

Seberapa Banyak Harus Konsumsi Cokelat untuk Melindungi Kulit?

Menurut dr. Devia, konsumsi cokelat yang ideal adalah sebanyak 30 hingga 60 gram per hari.

Dokter Devia pun mengatakan, “Jika makan cokelat berlebihan, akan membuat Anda kenyang dan tidak bisa makan makanan lain. Kalori yang tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas dan justru bisa  menjadi sumber masalah kesehatan bagi Anda.”

Menurut dr. Devia, membaca label nutrisi kemasan sangat penting. “Baca label nutrisi di kemasan cokelat. Ikuti saran petunjuknya karena setiap cokelat bisa berbeda-beda,” jelasnya. 

Selain cokelat, Anda juga bisa mengonsumsi makanan lain yang mengandung flavanol, seperti tomat, stroberi, blueberry, atau teh hijau. 

Itu dia penjelasan tentang manfaat cokelat untuk melindungi kulit dari sinar UV. Untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya, Anda dapat membaca artikel di aplikasi Klikdokter

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar