Sukses

Hal-Hal yang Harus Dilakukan Usai Isolasi Mandiri

Anda yang selesai menjalani isoman COVID-19 harus menjaga kesehatan dan kebersihan diri. Berikut ini hal-hal yang perlu dilakukan setelah isolasi mandiri.

Isolasi mandiri dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus dari orang ke orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan isoman selama 10-14 hari, atau sampai gejala ringan sembuh.

Setelah isolasi mandiri COVID-19, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk melindungi keluarga dan menjaga daya tahan tubuh sendiri, antara lain:

1. Ganti Seprai Tempat Tidur

Setelah isolasi mandiri 14 hari atau merasa sudah tidak ada gejala, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membersihkan kamar atau ruangan isolasi.

Menurut dr. Devia Irine Putri, Anda perlu mengganti seprai. Pisahkan seprai dan pakaian kotor dari cucian anggota keluarga lain.

Gunakan sarung tangan dan detergen agar kotoran tidak menempel di kulit, serta kuman dan virus mati.

“Bersihkan ruangan untuk mencegah infeksi berulang dan melindungi anggota keluarga lainnya. Idealnya, seprai memang perlu diganti setiap 1-2 minggu,” ucap dr. Devia.

Artikel Lainnya: Suplemen yang Tidak Boleh Sembarang Dikonsumsi Saat Isoman

1 dari 5 halaman

2. Ganti Sikat Gigi dan Obat Kumur Antiseptik

Saat isolasi mandiri, biasanya dokter akan menyarankan penggunaan obat kumur antiseptik untuk membersihkan mulut dari berbagai patogen.

Setelah isolasi mandiri, jangan lupa buang obat kumur antiseptik dan sikat gigi yang lama. Hal ini untuk mencegah penularan penyakit.

3. Semprot Ruangan dengan Disinfektan

Bersihkan ruangan dengan menyemprotkan cairan disinfektan pada benda-benda yang Anda gunakan.

“Pakai masker dan sarung tangan saat membersihkan ruangan. Perhatikan ventilasi udara (agar tidak keracunan). Bersihkan dengan disinfektan, terutama pada permukaan yang sering dipegang, misalnya meja atau gagang pintu,” jelas dr. Devia.

2 dari 5 halaman

4. Masukkan Sampah ke Satu Wadah Terpisah

Anda wajib mengganti atau mencuci bersih peralatan pribadi yang digunakan selama isolasi mandiri.

Jika peralatan sudah tidak digunakan, pastikan untuk dibuang dan dimasukkan ke satu wadah atau plastik tersendiri. Jangan digabung dengan wadah sampah anggota keluarga lain.

Gunakan sarung tangan, lalu semprotkan cairan disinfektan pada wadah sampah sebelum dikeluarkan dari ruangan isolasi.

5. Jangan Paksa Diri Melakukan Aktivitas Berat

Setelah isolasi mandiri atau dinyatakan negatif COVID-19, jangan langsung melakukan aktivitas berat atau yang membebani diri.

Pahamilah, Anda memang membutuhkan istirahat cukup. Ingatlah tubuh baru saja berjuang melawan penyakit yang menyerang sistem kekebalan. Beri diri cukup waktu untuk memulai kegiatan sehari-hari secara bertahap.

Jika ingin berolahraga, pilihlah jenis yang ringan, seperti berjalan kaki, yoga, atau lainnya. Pastikan tidak melakukan banyak olahraga selama beberapa hari setelah sembuh.

Artikel Lainnya: Pasien COVID-19 Sengaja Berkeliaran saat Isoman, Ini Kata Psikolog

3 dari 5 halaman

6. Tetap Gunakan Masker

Setelah pulih dari COVID-19, tetap periksa kadar oksigen. Jaga jarak dari anggota keluarga selama beberapa hari dan pakai masker di rumah.

Lalu, istirahat minimal 10 hari untuk memastikan tubuh sudah benar-benar fit kembali.

7. Lakukan Latihan Paru-Paru

Hal penting lain yang dilakukan setelah isolasi mandiri adalah latihan paru-paru. Langkah ini bertujuan memperkuat paru-paru.

Lakukan latihan pernapasan seperti yoga sederhana hingga gerakan latihan meniup lilin. Anda dapat menggunakan spirometer untuk mengukur aliran udara yang masuk dan keluar dari paru-paru.

4 dari 5 halaman

8. Hubungi Dokter Jika Kembali Mengalami Gejala COVID-19

Jika kembali mengalami gejala COVID-19 seperti lemas, batuk, atau kelelahan setelah 14 hari isolasi mandiri, segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan arahan tepat.

Sebab, Anda bisa saja mengalami kejadian yang disebut long covid.

9. Tetap Konsumsi Vitamin dan Mineral yang Cukup

Konsumsi multivitamin, vitamin C, dan tablet zinc sesuai anjuran dokter. Jangan berhenti minum suplemen hanya karena Anda telah dites negatif COVID-19.

10. Berpikiran Positif

Setelah pemulihan COVID-19, Anda mungkin merasa cemas, tertekan, atau trauma dengan gejala atau pengalaman isolasi mandiri.

Untuk menjaga kesehatan mental, Anda dapat melakukan meditasi atau hal-hal favorit agar pikiran tetap positif. Jika ingin keluar rumah, pastikan menggunakan masker dan jauhi kerumunan.

Jika punya pertanyaan seputar COVID-19 dan isolasi mandiri, Anda dapat gunakan layanan Live Chat dengan dokter. Anda memerlukan paket kesehatan selama isoman? Anda juga bisa mendapatkan informasinya di Klikdokter.

(FR/AYU)

2 Komentar

  • informasi yg bermutu dan manfaat. perbanyak info penting kesehatan fisik dan mental utk keluarga. tks

  • Far*****

    betul banget.. setelah dinyatakan sehat setelah isoman, saya msh punya trauma seperti sering kebangun mlm, gampang lelah dan agak panikan