Sukses

Bahaya Benturan pada Mata yang Harus Diwaspadai

Kesehatan mata perlu dijaga dengan baik. Jika mata terbentur dan tidak segera ditangani, bisa berakibat buruk. Ini beberapa akibat mata terbentur.

Aktivitas sehari-hari tanpa sengaja bisa menyebabkan benturan pada mata, misalnya memar atau tergores. Sebagian di antaranya mungkin tidak berbahaya dan bisa pulih dalam beberapa hari.

Namun, benturan pada mata juga bisa berdampak fatal dan permanen. Dijelaskan dr. M. Iqbal Ramadhan, benturan pada mata termasuk dalam golongan trauma tertutup pada mata (closed globe injury).

“Saat mata terbentur akan timbul risiko terjadinya kerusakan intraokuler pada dinding bola mata, sklera, atau kornea. Walaupun tidak ada luka yang terbuka, kondisi ini cukup berisiko,” jelasnya. 

Dia menambahkan, Anda sebaiknya waspada jika terjadi kerusakan pada lokasi benturan ataupun luka yang menembus lapisan sklera dan kornea.

“Pasalnya, hal ini bisa menurunkan ketajaman penglihatan seseorang serta menurunkan kualitas hidup dari pasien tersebut,” ujarnya. 

Jika tidak segera diatasi, benturan pada mata bisa mengakibatkan penurunan penglihatan bahkan kebutaan. Oleh karena itu, penting untuk langsung ke dokter jika mata mengalami benturan. 

Artikel lainnya: Mata Kuning? Waspadalah Gejala Penyakit Berikut Ini!

 

 

1 dari 3 halaman

Bahaya Benturan Mata dan Penyebab Terjadinya

Jadi, jangan dianggap sepele, ya. Waspadai beberapa bahaya benturan pada mata berikut:

  1. Mata Nyeri dan Bengkak

Mata mungkin terasa sakit saat Anda mencoba untuk membuka, menutup, atau menggerakkannya. Mata juga akan merasa sensitif terhadap sentuhan. 

Pembengkakan ini bisa terjadi pada bola mata, kelopak mata, atau seluruh wajah.

  1. Mata Memar dan Kemerahan

Selain nyeri, mata yang terbentur juga bisa menyebabkan bola mata terlihat memar, dan kemerahan.

  1. Perubahan Penglihatan

Anda mungkin melihat bintik hitam mengambang atau kilatan cahaya (floaters dan flash) setelah benturan terjadi.

Selain eye floaters, Anda mungkin juga mengalami penglihatan kabur atau ganda.

  1. Masalah dengan Gerakan Mata

Setelah terjadi trauma di mata, Anda mungkin tidak dapat menggerakkan bola mata dengan mudah. Satu mata tidak dapat digerakkan secara independen dari yang lainnya.

  1. Perubahan Penampilan Mata

Setelah benturan, satu mata mungkin terlihat juling (strabismus). Pupilnya mungkin berbeda ukuran, bisa lebih besar atau lebih kecil.

Satu mata mungkin akan terlihat menonjol dari rongganya atau bahkan terlihat cekung.

  1. Pendarahan

Bagian bola mata Anda yang putih akan terlihat merah terang pasca-trauma. Anda bisa juga mendapati bintik-bintik merah atau hitam kecil di mata. Hal tersebut menunjukkan telah terjadi pendarahan di area mata.

Artikel lainnya: Si Kecil Sakit, Kapan Harus Periksa ke Dokter Spesialis Anak?

2 dari 3 halaman

Tips Mencegah Benturan Mata

Terkadang cedera mata memang tidak bisa dihindarkan. Namun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan ketika berada di situasi atau area yang berisiko. 

Anda bisa mengenakan kacamata pelindung saat berolahraga atau beraktivitas yang berisiko, seperti saat menggergaji atau menggunakan perkakas listrik. Berhati-hati juga saat membuka botol, utamanya minuman berkarbonasi.

Selanjutnya, mungkin terkesan sepele, tapi menyusun perabotan rumah dengan baik juga membantu Anda terhindar dari insiden benturan mata.

Beberapa perabot rumah tangga dapat membuat mata terbentur, seperti pajangan atau tumpukan kardus di gudang yang tidak sengaja tertabrak. Susunlah dengan baik atau letakkan di tempat yang lebih tinggi agar tidak mengganggu mobilitas Anda. 

Pastikan juga penerangan di sekitar Anda cukup. Pasang lampu yang terang di rumah sehingga Anda dapat melihat lebih jelas. Perhatikan juga pegangan tangga rumah agar Anda tetap aman saat naik dan turun tangga.

Itulah beberapa akibat mata terbentur yang perlu Anda tahu. Jangan ragu untuk berobat ke dokter jika merasakan nyeri, pendarahan, pusing, mata buram, dan keluhan lainnya.

Dapatkan informasi lainnya seputar bahaya benturan mata dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar