Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Alasan Orang Berbeda Usia Butuh Perawatan Kanker Berbeda

Alasan Orang Berbeda Usia Butuh Perawatan Kanker Berbeda

Pengobatan kanker akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien itu sendiri. Namun, faktor usia juga jadi pertimbangan dokter, lho! Mengapa?

Kanker masih jadi salah satu penyakit paling ditakuti hingga saat ini. Pasalnya, pengobatan yang diperlukan untuk pasien kanker juga tidak sebentar, bahkan tergolong rumit.

Fakta lainnya, tak semua perawatan kanker sama dan harus disesuaikan dengan usia pasien. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

 

1 dari 3 halaman

Pengobatan Kanker Sesuai Usia

Sebelum terapi kanker dilakukan, dokter biasanya akan mempertimbangkan beberapa hal. Misalnya, jenis kanker, letak kanker, stadium kanker, dan juga kondisi pasien kanker secara keseluruhan.

Nahl, selain hal-hal tersebut, usia juga bisa memengaruhi jenis pengobatan yang akan direkomendasikan dokter nantinya.

Dinukil dari Healthline, Jamie Fertal, Direktur Medis Klinik Perawatan Paliatif Rawat Jalan, Pusat Pencegahan dan Perawatan Kanker RS St. Joseph, California, mengatakan, pasien di atas 65 tahun punya masalah dan kebutuhan yang berbeda dibandingkan pasien yang lebih muda.

Artikel Lainnya: Bahan Alami yang Bantu Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker Otak

"Lansia biasanya menggunakan obat yang jauh lebih banyak daripada orang yang lebih muda. Jadi ada lebih banyak kemungkinan untuk interaksi obat. Banyak pasien yang lebih tua juga semakin lemah, termasuk kelemahan otot rangka dan rentan terhadap kecacatan," katanya.

Selain itu, kerusakan kognitif juga perlu jadi perhatian. Perawatan kanker pada usia yang lebih tua berisiko menyebabkan kerusakan kognitif.

Apalagi jika kemoterapi yang dilakukan menggunakan pengobatan yang lebih keras/agresif dari biasanya.

Ketika hal ini terjadi, terapi kognitif pun harus dilakukan untuk meminimalkan kerusakan. Jamie Fertal juga menyampaikan bahwa pasien kanker dengan usia yang lebih tua juga membutuhkan lebih banyak dukungan fisik dan psikologis. 

Hal yang sama juga dikatakan oleh dr. Devia Irine Putri. Dia menjelaskan, “Memang betul perawatan kanker bisa berbeda di setiap usianya. Tapi pada dasarnya, pengobatan kanker tersebut tidak akan jauh berbeda.”

“Misalnya ada kemoterapi, radiasi, transplantasi, dan sebagainya. Tidak semua kanker harus dioperasi, tapi ada juga yang memerlukan kombinasi operasi,” ujarnya.

Respons tubuh penderita juga harus dilihat oleh tim medis. Biasanya, orang-orang yang usianya lebih muda atau anak-anak akan memiliki respons yang lebih baik dibandingkan pasien kanker usia tua.

Meski begitu, perlu diingat bahwa usia terkadang tidak menentukan seberapa sehat atau lemahnya seseorang. Misalnya, lansia berusia 70 tahun bisa sama lemahnya dengan orang berusia 50 tahun, begitu juga sebaliknya.

Itu sebabnya, perlu dipastikan terlebih dulu kondisi dan riwayat seseorang sebelum menjalani pengobatan kanker. 

Artikel Lainnya: Mengenal Jenis Kekambuhan Kanker dan Penanganannya

2 dari 3 halaman

Meminimalkan Efek Samping Saat Menjalani Terapi Kanker

Saat ini, ada beberapa terapi kanker yang jamak ditawarkan, seperti kemoterapi, radioterapi, operasi, imunoterapi, terapi hormon, dan transplantasi sumsum tulang belakang.

Semuanya tentu menimbulkan efek samping tertentu pasca-operasi. Itu sebabnya, konsultasikan secara mendalam dengan dokter.

Imbangi dengan pola hidup sehat, seperti makan makanan yang bernutrisi, mencukupi kebutuhan cairan, istirahat yang cukup, dan kelola stres.

Apabila dibutuhkan, Anda bisa berkonsultasi dengan psikolog selama masa pengobatan kanker. 

Jika memungkinkan, cobalah untuk olahraga ringan setiap hari untuk meningkatkan sistem imun selama jalani pengobatan kanker.

Pada pasien lansia, berikan dukungan sosial yang baik selama mereka menjalani terapi kanker. Hal tersebut penting untuk mencegah sekaligus mengatasi gejala serta sindrom geriatri, seperti demensia, depresi, jatuh, dan juga malnutrisi.

Dapatkan informasi seputar perawatan kanker lainnya dengan mengunduh aplikasi Klikdokter di smartphone Anda. Gratis!

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar