Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Sering Mencabut Bulu Hidung Bisa Sebabkan Asma, Benarkah?

Sering Mencabut Bulu Hidung Bisa Sebabkan Asma, Benarkah?

Bulu hidung yang panjang kadang mengganggu dan perlu dicabut. Namun, mencabut bulu hidung dipercaya bisa tingkatkan risiko asma. Benarkah begitu?

Sebagian orang gemar mencabut bulu hidung karena terlalu panjang dan mengganggu penampilan. Sayangnya, kebiasaan tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan tertentu.

Bahkan, mencabut bulu hidung diyakini dapat memicu penyakit asma. Benarkah demikian? Simak penjelasan lengkapnya lewat ulasan ini.

1 dari 3 halaman

Mencabut Bulu Hidung dapat Memicu Asma Kambuh

Seiring bertambahnya usia, bulu hidung dapat menjadi lebih panjang, kasar, dan terlihat lebih jelas.

Mencabut bulu hidung dalam jumlah banyak mengakibatkan hidung jadi lebih sensitif terhadap kotoran yang masuk. Bahkan, kebiasaan tersebut menyebabkan iritasi, infeksi, dan bulu jadi tumbuh ke dalam.

Artikel Lainnya: Benarkah Asma Bisa Sebabkan Mendengkur?

 Lantas, benarkah mencabut bulu hidung dapat memicu penyakit asma? Dokter Astrid Wulan Kusumoastuti menjelaskan, “Jika seseorang mengidap asma, penyakit tersebut dapat kambuh saat terpapar alergen yang memicu munculnya gejala asma. Misalnya alergen, seperti asap, debu, bulu binatang, dan lainnya.”

Nah, bulu hidung memiliki fungsi untuk menyaring udara yang masuk ke saluran pernapasan, sehingga kotoran atau alergen bisa tertinggal di sana. Mencabut bulu hidung hingga tipis secara signifikan dapat meningkatkan risiko udara yang mengandung alergen masuk ke hidung. Nantinya, udara tidak terfiltrasi dengan baik,” lanjut dr. Astrid.

Jadi, mencabuti bulu hidung bukanlah penyebab seseorang terkena asma. Akan tetapi, kebiasaan tersebut meningkatkan risiko kambuh bagi orang yang mengidap asma.

Sebuah studi tahun 2011 juga pernah meneliti hubungan antara jumlah bulu hidung dan risiko alergi musiman. Peneliti mengamati 233 peserta yang dibagi menjadi tiga kelompok.

Ada kelompok peserta dengan jumlah bulu hidung lebat, bulu hidung sedikit, dan sedang. Laporan penelitian mengatakan, peserta dengan bulu hidung sedikit berisiko lebih tinggi terkena asma dibandingkan peserta berbulu hidung lebat.

Artikel Lainnya: Berbagai Cara Alami untuk Mengatasi Sesak Napas Karena Asma

2 dari 3 halaman

Bahaya Lain Mencabut Bulu Hidung

Selain memicu kekambuhan asma, mencabut bulu hidung juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Dilansir dari Insider, di area hidung dan mulut terdapat vena atau pembuluh darah balik yang terhubung dengan otak.

Mencabuti bulu hidung berisiko menyebabkan bakteri masuk ke otak melalui pembuluh darah balik di dalam hidung.

Bakteri yang masuk ke otak bisa menyebabkan kondisi abses otak dan meningitis. Kemungkinan, risiko tersebut akan lebih mudah dialami oleh orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Lalu, apabila asma Anda kambuh akibat gemar mencabut bulu hidung, Anda tidak perlu langsung pergi ke dokter.

“Bisa menggunakan obat-obatan asma yang biasa digunakan terlebih dahulu. Jika asma tidak kunjung reda dengan obat-obatan tersebut, bisa langsung ke dokter,” ujar dr. Astrid.

Untuk tahu informasi kesehatan lainnya, Anda bisa membaca artikel di aplikasi Klikdokter. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter secara langsung melalui fitur Live Chat.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar