Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Heboh Masturbasi dengan Cumi-Cumi, Ini Bahayanya!

Siapa sangka ada saja kelakuan pria yang lakukan masturbasi dengan cumi-cumi. Apa bahayanya bagi kesehatan?

Masturbasi adalah aktivitas seksual dengan cara menstimulasi atau merangsang diri sendiri. Hal tersebut bisa tergolong wajar, terlebih bagi orang dewasa normal yang belum punya atau berjauhan dengan pasangan seksual.

Pada umumnya, tangan atau alat bantu seks digunakan saat masturbasi. Namun, bagaimana dengan cumi-cumi?

1 dari 4 halaman

Viral Mastrubasi dengan Cumi-Cumi

Ya, mungkin Anda heran bagaimana seseorang terpikir untuk masturbasi dengan cumi-cumi. Namun, dalam thread di Twitter yang heboh baru-baru ini mengungkap seorang pria melakukan masturbasi dengan menggunakan cumi-cumi mentah.

Dalam unggahan tersebut, pria itu mengaku sudah lama tidak masturbasi. Ketika ingin memasak cumi-cumi untuk orang tuanya, pria tersebut mengaku terangsang dan langsung melakukan aksi masturbasi. 

Artikel lainnya: Wajib Tahu, Anak Bisa Masturbasi Sejak Kecil, Bun!

Tak ayal, unggahan tersebut viral dan mendapat banyak kecaman dari warganet. Mereka menuliskan rasa mual dan jijik dengan kelakuan pria itu.

Di sisi lain, ada juga yang mengamini aksi itu. Kelompok ini berpendapat kalau aksi itu justru sudah sering dilakukan nelayan ketika sedang berlayar di tengah laut. Wah, kalau tindakan ini sering dilakukan, apa ya bahayanya?

2 dari 4 halaman

Bahaya Masturbasi dengan Cumi-Cumi 

Perilaku yang ditunjukkan sang pria memang di luar wajar dan bikin geleng-geleng kepala. Namun, dari sisi medis, adakah bahaya mastursbasi dengan cumi-cumi?

Menanggapi hal ini, dr. Arina Heidyana mengatakan, masturbasi dengan menggunakan cumi- bisa menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan, seperti infeksi bakteri dan iritasi.

“Nantinya, penis juga bisa muncul reaksi alergi. Kondisi ini ditandai dengan rasa gatal, muncul kemerahan, dan sebagainya,” kata dr. Arina.

“Semua ini berasal dari bakteri yang ada di cumi-cumi atau biasa ada di makanan mentah lainnya, seperti e. coli, vibrio, parahaemolyticus, dan listeria,” dia menambahkan.

3 dari 4 halaman

Sering Terangsang Melihat Cumi-Cumi, Waspada Zoophilia

Selain merugikan secara fisik, waspadai juga perilaku seksual menyimpang bila Anda sering terangsang pada cumi-cumi. Kelainan seksual ini lazim disebut zoophilia.

Dilansir dari Medicine Net, zoophilia adalah gangguan seksual yang melibatkan ketertarikan erotis pada hewan, atau keinginan abnormal untuk melakukan kontak atau aktivitas seksual dengan hewan.

Artikel lainnya: Cara Menahan Nafsu untuk Berhubungan Seksual

Zoophilia sendiri merupakan salah satu bentuk paraphilia (perilaku seksual menyimpang). Cumi-cumi memang tak lazim jadi pelampiasan hasrat seks seseorang. Hewan yang banyak dijadikan “korban” oleh pengidap zoophilia adalah anjing, kambing, sapi, hingga kuda.

Gangguan ini sebenarnya bukan sesuatu yang langka. Sebuah studi melaporkan, setidaknya sekitar 8 persen pria sudah terlibat dalam bentuk aktivitas seksual tak wajar dengan hewan.

Studi lain menunjukkan, sekitar 40 hingga 50 persen anak laki-laki yang tumbuh di pertanian berhubungan seks dengan binatang setidaknya satu kali dalam hidupnya.

Itulah bahaya masturbasi dengan cumi-cumi yang perlu jadi perhatian Anda. Jika kebiasaan ini sering dilakukan atau Anda kerap terangsang secara seksual saat melihat cumi-cumi (atau hewan lainnya), berkonsultasilah dengan profesional.

Dokter atau psikolog akan membantu mengatasi kelainan seksual tersebut dengan serangkaian terapi. Ingat, tak hanya buruk bagi diri Anda, zoophilia termasuk perilaku kekerasan kepada hewan.

Dapatkan informasi menarik lainnya seputar kesehatan mental dengan mengunduh aplikasi Klikdokter. Gratis!

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar