Sukses

Penyakit yang Bisa Memicu Pembuluh Darah di Mata Pecah

Anda sering mengalami pembuluh darah mata pecah? Waspada, ya. Pasalnya, perdarahan di mata dapat disebabkan oleh beberapa penyakit. Apa saja?

Pembuluh darah mata pecah terjadi saat pembuluh darah kecil pecah tepat di bawah permukaan bening mata (konjungtiva).

Konjungtiva tidak dapat menyerap darah dengan sangat cepat sehingga darah terperangkap di mata. Dalam medis, kondisi ini disebut dengan subkonjungtiva.

Perdarahan di pembuluh darah mata terkadang tidak disadari. Subkonjungtiva baru disadari ketika Anda bercermin dan melihat bagian putih mata sudah berwarna merah cerah.

Dokter Arina Heidyana mengatakan, “Pembuluh darah kecil di mata itu pada dasarnya bisa pecah ketika tekanan di mata meningkat.”

Dia menambahkan, saat pembuluh darah mata pecah terjadilah perdarahan.

Artikel Lainnya: Mata Kuning? Waspadalah Gejala Penyakit Berikut Ini!

1 dari 2 halaman

Penyakit yang Menyebabkan Pecahnya Pembuluh Darah di Mata

Pendarahan di bawah konjungtiva bukanlah kondisi yang berbahaya. Biasanya, kondisi ini tidak memerlukan perawatan khusus dan bisa hilang dengan sendirinya dalam 1-2 minggu.

Namun, penyebab pembuluh darah mata pecah juga bisa dipicu oleh beberapa penyakit. Berikut beberapa di antaranya.

1. Hipertensi

Hipertensi yang tidak terkontrol dan diobati dapat memicu sejumlah komplikasi, seperti gangguan pada otak, ginjal, jantung, termasuk mata.

Di bagian mata, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan retinopati hipertensi. Yaitu, kelainan pada vaskuler retina karena adanya peningkatan tekanan darah. Retinopati hipertensi dapat menyebabkan pembuluh darah di mata pecah.

2. Diabetes

Tingginya kadar gula darah juga dapat memengaruhi organ mata Anda. Gangguan ini disebut dengan retinopati diabetik.

Pecahnya pembuluh darah pada retina serta gangguan penglihatan mata merupakan gejala dari retinopati diabetik. Masalah kesehatan tersebut bisa menurunkan ketajaman penglihatan seseorang.

3. Hemofilia

Hemofilia adalah gangguan dalam sistem pembekuan darah. Penderita hemofilia kekurangan protein, yang lazim disebut faktor pembekuan, untuk membantu proses pembekuan darah jika terjadi pendarahan.

Akibatnya, darah penderita akan sulit membeku bila perdarahan terjadi. Perdarahan pun rentan terjadi, termasuk di bagian mata.

Artikel Lainnya: Kenali Penyebab Mata Terbakar dan Cara Mengatasinya

4. Batuk

Siapa sangka batuk juga dapat memicu pembuluh darah di mata pecah? Faktanya, batuk dan bersin yang terlalu keras dapat membuat tekanan di pembuluh darah area mata meningkat. Hal inilah yang bisa menyebabkan pembuluh darah di mata pecah.

5. Konstipasi

Konstipasi membuat seseorang harus mengejan dengan keras saat buang air besar. Mengejan yang terlalu keras dapat meningkatkan tekanan darah yang ada di area mata.

Gangguan kesehatan tersebut juga bisa menjadi penyebab pembuluh darah mata pecah.

6. Terjadi Trauma di Mata

Perdarahan di mata bisa terjadi karena adanya trauma di organ tersebut. Misalnya, mata Anda terpukul atau terkena lemparan benda yang cukup keras.

Tidak ada pengobatan khusus untuk pembuluh darah mata pecah. Dalam beberapa kasus, obat tetes mata direkomendasikan untuk menjaga permukaan mata tetap terlumasi dengan baik selama proses penyembuhan alami berlangsung.

Jika tidak sembuh juga dalam waktu lebih dari 2 minggu dan penglihatan Anda menjadi kabur, segera hubungi dokter.

Dokter akan menangani sesuai penyebab perdarahan di mata Anda. Pemeriksaan lanjutan mungkin diperlukan jika dokter melihat kemungkinan ada kerusakan di bagian lain mata Anda.

Anda masih punya pertanyaan seputar keluhan perdarahan di mata? Yuk, hubungi dokter kami melalui layanan LiveChat dari aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar