Sukses

Mengenal Peran Kardiolog, Dokter Spesialis Jantung

Kardiologi adalah cabang ilmu penyakit jantung dan pembuluh darah. Lantas, apa saja peran dan pemeriksaan yang dapat dilakukan kardiolog?

Kardiologi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari tentang jantung. Dokter yang mempelajari ilmu tersebut disebut sebagai kardiolog, ahli kardiologi, atau dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.

Kardiolog tidak sama dengan dokter ahli atau spesialis bedah jantung. Ahli bedah jantung dapat melakukan pembedahan atau operasi jantung. Namun, kardiolog atau dokter spesialis jantung tidak bisa melakukan tindakan tersebut.

Lantas, apa yang menjadi tugas dan peran kardiolog? Berikut uraian selengkapnya.

Artikel Lainnya: Ini Perbedaan Dokter Hematologi dan Dokter Onkologi

 

1 dari 3 halaman

Mengenal Ahli Kardiologi

Dijelaskan oleh dr. Arina Heidyana, ahli kardiologi dapat mendiagnosis, mengobati, dan mencegah penyakit jantung.

Kondisi penyakit jantung bisa berupa tekanan darah tinggi, gangguan irama jantung, hingga serangan jantung dan stroke yang mengancam jiwa.

Dokter spesialis penyakit jantung biasanya akan melakukan tes pacu jantung dan beberapa tindakan lain. Tindakan tersebut di antaranya, seperti kateterisasi jantung, angioplasti, atau pemasangan alat pacu jantung.

"Lalu, kardiolog juga menangani penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darahnya (kardiovaskuler), seperti penyakit jantung koroner, infark miokard, penyakit jantung bawaan, aritmia," ucap dr. Arina.

Melansir dari Medical News Today, dokter spesialis penyakit jantung dapat meninjau riwayat kesehatan pasien dan melakukan pemeriksaan fisik.

Mereka akan memeriksa berat badan, kondisi jantung, paru-paru, tekanan darah, pembuluh darah, dan melakukan beberapa tes lainnya.

Artikel Lainnya: Si Kecil Sakit, Kapan Harus Periksa ke Dokter Spesialis Anak?

Berikut beberapa pemeriksaan yang dilakukan kardiolog untuk mendiagnosis penyakit jantung:

  • Elektrokardiogram (EKG) bertujuan merekam aktivitas listrik dan irama jantung saat seseorang berolahraga atau beraktivitas. Nantinya, kardiolog akan menempelkan elektroda logam kecil di dada dan dihubungkan dengan kabel ke monitor yang merekam ritme jantung.
  • Exercise stress test untuk menunjukkan perubahan irama jantung saat beristirahat dan berolahraga. Pemeriksaan ini dilakukan kardiolog untuk mengukur kinerja dan respons jantung.
  • Ekokardiogram adalah pemeriksaan yang memberikan gambaran ultrasound untuk menunjukkan struktur dan fungsi jantung. Sedangkan ekokardiografi dapat mengukur seberapa baik jantung memompa darah.
  • Kateterisasi jantung dapat dilakukan oleh kardiolog untuk mengambil gambar serta memeriksa fungsi jantung dan sistem kelistrikan.
  • Kardiologi nuklir digunakan kardiolog untuk mempelajari gangguan dan penyakit kardiovaskular tanpa pembedahan atau noninvasif.
2 dari 3 halaman

Kapan Harus Menemui Ahli Kardiologi?

Menurut dr. Arina, Anda harus berkonsultasi kepada kardiolog saat merasakan gejala penyakit jantung. Beberapa tanda umum penyakit jantung yang harus diwaspadai antara lain sesak napas, pusing yang berlangsung lama, pingsan, hingga nyeri dada.

Dokter spesialis jantung dapat mendiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan tes pendukung lainnya. Dokter juga dapat meresepkan obat dan terapi yang tepat.

Jika memiliki pertanyaan lain seputar masalah kesehatan jantung Anda bisa membaca artikel di aplikasi Klikdokter. Sementara itu, bila ingin berkonsultasi dengan dokter mengenai gejala penyakit jantung, Anda dapat menggunakan layanan Live Chat.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar