Sukses

Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Kemoterapi

Setelah menjalani kemoterapi, pasien kanker diminta untuk mengonsumsi makanan bergizi. Apa saja makanan yang baik dimakan setelah kemoterapi?

Kemoterapi merupakan pengobatan untuk mengatasi kanker. Tujuan kemoterapi untuk menghentikan atau menghambat pertumbuhan kanker di dalam tubuh. 

Setelah melakukan kemoterapi, pasien kanker akan merasa lemas dan tidak nyaman. Oleh karena itu, pasien kanker wajib mengonsumsi makanan bergizi. Menurut dr. Reza Fahlevi, setelah kemoterapi pasien dapat mengonsumsi makanan mengandung mikro dan makronutrien seimbang.

“Kedua makanan ini penting, karena setelah kemoterapi ada sel-sel tubuh normal yang ikut rusak. Jadi tidak hanya sel kanker yang rusak, tapi sel normal tubuh juga. Untuk meregenerasi sel tubuh, pasien kanker diminta makan makanan yang bergizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral,” ujar dr. Reza. 

Artikel Lainnya: Benarkah Konsumsi Makanan Ultra-Proses Memicu Kanker?

Lalu, menurut Bill Misner, Ph.D., dari Cancer Cure Foundation, ada beberapa makanan yang diklaim efektif mengurangi efek samping pascakemoterapi, yaitu: 

1 dari 3 halaman

1. Yoghurt

Tekstur yoghurt yang lembut dan tidak memiliki rasa yang tajam dapat mengurangi mual setelah kemoterapi. Yoghurt juga mengandung protein dan kalsium yang membantu menjaga kesehatan tulang serta otot. 

Selain itu, adanya bakteri baik Lactobacillus bulgaricus di dalam yoghurt dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Meski begitu, pasien kemoterapi hanya boleh makan yogurt yang telah dipasteurisasi, ya!

Sebab, yogurt yang tidak dipasteurisasi bisa memicu atau menyebabkan infeksi di pencernaan.

2. Pot Roast (Daging Sapi Panggang)

Daging sapi yang dipanggang lambat mengandung protein dalam jumlah tinggi dan dianjurkan untuk orang yang telah menjalani kemoterapi. Situs ChemoCare menjelaskan, pot roast dapat meningkatkan energi dan membantu menjaga jaringan otot. Protein yang ditemukan di dalam daging membantu tubuh memperbaiki kerusakan dan melawan infeksi. 

3. Brokoli Matang 

Pasien kanker dapat makan lima porsi sayuran seperti brokoli setiap hari. Brokoli efektif meningkatkan energi dan melawan kanker. Hindari mengonsumsi brokoli mentah karena dikhawatirkan mengandung kuman penyebab penyakit.

Cancer Cure Foundation menganjurkan pasien kanker untuk memasak brokoli terlebih dahulu untuk membunuh kuman berbahaya. Makanan yang sudah masak matang terbilang lebih aman untuk dikonsumsi pasien usai kemoterapi.

Artikel Lainnya: Makanan Sehat untuk Penderita Kanker Payudara

2 dari 3 halaman

4. Pisang

Pisang adalah buah yang baik dikonsumsi untuk pasien kemoterapi. Karena buah-buahan seperti pisang mengandung antioksidan yang membantu melawan kanker. 

Menurut The Cancer Cure Foundation, buah-buahan dengan kulit tebal  seperti pisang, memiliki paparan mikroorganisme yang lebih sedikit dan  aman bagi pasien kanker. 

Selain itu, pisang juga cocok dipadukan dengan makanan berprotein tinggi lainnya seperti keju cottage atau selai kacang.

5. Telur

Dilansir dari Healthline, setelah kemoterapi, pasien kanker kerap mengalami badan lemas dan kelelahan. Untuk itu, pasien kanker dapat mengonsumsi telur yang mengandung protein dan lemak. Di dalam satu telur berukuran sedang (44 gram) terdapat 6 gram protein dan 4 gram lemak.

Lemak dari telur dapat memberi energi bagi tubuh, sementara protein membantu menjaga serta membangun massa otot selama kemoterapi.

Dianjurkan untuk memasak telur dengan cara direbus atau digoreng menggunakan minyak zaitun hingga benar-benar matang

Itu dia beberapa jenis makanan yang bisa dikonsumsi pasien setelah kemoterapi. 

rutin pasca kemoterapi. Untuk tahu perawatan setelah kemoterapi lainnya, Anda bisa membaca artikel di aplikasi Klikdokter

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar