Sukses

Mengenal Pemeriksaan HBA1C untuk Mengontrol Diabetes

Penderita diabetes harus menjaga kadar HbA1c dalam tubuh tetap normal. Sebenarnya, apa itu tes HbA1c? Seberapa penting bagi penderita diabetes?

Penderita diabetes pastinya sudah tidak asing lagi dengan pemeriksaan kadar gula darah. Selain tes tersebut, ada tes lain yang perlu dilakukan orang pradiabetes dan penderita diabetes, yakni pemeriksaan kadar HbA1c.

Apa yang dimaksud dengan tes HbA1c? Dan berapa jumlah atau kadar HbA1c normal yang harus dicapai?

1 dari 4 halaman

Apa Itu HbA1c?

HbA1c (hemoglobin A1c) merupakan jumlah glukosa yang melekat pada sel darah merah selama 2-3 bulan terakhir. Kadar HbA1c dapat naik dan turun seperti kadar gula darah Anda.

Artikel Lainnya: Ini Tandanya Anda Sudah Berlebihan dalam Mengontrol Diabetes

HbA1c berkembang saat hemoglobin (protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh) berikatan dengan glukosa dalam darah. Bersatunya hemoglobin dengan glukosa disebut dengan istilah terglikasi.

Semakin tinggi kadar HbA1c, semakin banyak glukosa yang melekat pada sel darah merah. HbA1c ini tidak bisa berubah dengan cepat, karena sirkulasi sel darah  bertahan selama 3-4 bulan.  Lalu, naik atau turunnya kadar HbA1c dalam tubuh bisa terjadi sekitar 6 minggu.

Dengan mengetahui kadar HbA1c, dokter dapat memperoleh gambaran kadar gula darah rata-rata selama beberapa bulan. Bagi penderita diabetes, melakukan tes HbA1c ini sangat penting. Sebab, semakin tinggi HbA1c, semakin besar risiko terkena komplikasi diabetes.

2 dari 4 halaman

Berapa Kadar Normal HbA1C yang Harus Dicapai?

Dokter Alvin Nursalim, Sp.PD mengatakan, “Kadar HbA1c bagi orang normal biasanya di bawah 5,7 persen. Untuk orang pradiabetes, jumlah HbA1c adalah 5,7-6,4 persen.  Sementara untuk orang yang diabetes, jumlah HbA1c mencapai 6,5 atau lebih.”

Sama halnya dengan informasi yang dilansir dari Diabetes.co.uk, target HbA1c bagi penderita diabetes adalah 48mmol/mol atau sekitar 6,5 persen. Perlu diperhatikan bahwa ini adalah target umum. Penderita diabetes memiliki target masing-masing yang diberikan oleh dokter.

Untuk memantau kadar gula darah secara keseluruhan, penderita diabetes harus menjalani tes HbA1c setidaknya dua kali dalam setahun.

Artikel Lainnya: Kondisi Prediabetes Sembunyi di Balik Kadar Gula Normal

3 dari 4 halaman

Menjaga Kadar HbA1c Tetap Normal

Dalam penelitian skala besar yang dilakukan oleh UK Prospective Diabetes Study (UKPDS) dan Diabetes Control and Complicaton Trial (DCCT), menurunkan kadar HbA1c walaupun hanya sekitar 1 persen (11 mmol/mol) dapat menurunkan risiko komplikasi.

Komplikasi diabetes yang dapat terjadi, seperti retinopati mata, nefropati pada ginjal, neuropati pada saraf, serta penyakit jantung dan pembuluh darah.

Dokter Alvin mengatakan, “Untuk menjaga kadar HbA1c tetap normal, Anda bisa menjalani pola hidup sehat, makan makanan bernutrisi, menjaga berat badan tetap ideal, dan  berolahraga.”

Selain itu, jika sudah didiagnosis pradiabetes, Anda perlu mengikuti arahan dan anjuran dari dokter. Anda juga harus mengonsumsi obat yang sudah diresepkan dokter.

Pemeriksaan kadar HbA1c ini hanya memberikan gambaran tentang gula darah.

Pemeriksaan HbA1C tidak mengharuskan Anda puasa seperti tes glukosa. Pemeriksaan dapat dilakukan setiap saat sepanjang hari dan tak memerlukan persiapan khusus.

Namun, karena pemeriksaan kadar HbA1c ini bergantung pada sel darah merah, kondisi medis tertentu, misalnya seperti anemia, dapat memengaruhi hasil tes.

Sebaiknya Anda berkonsultasi kepada dokter mengenai kondisi kesehatan secara keseluruhan sebelum melakukan pemeriksaan HbA1C. Untuk tahu informasi seputar diabetes lainnya, Anda dapat membaca artikel di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar