Sukses

Dampak Penyalahgunaan Narkoba Terhadap Kulit

Kecanduan narkoba dapat menimbulkan dampak kerusakan kulit Apa saja masalah kulit yang ditimbulkan dari mengonsumsi narkoba? Simak ulasan berikut ini.

Penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan fisik dan mental seseorang. Narkoba merupakan zat berbahaya yang bisa menyebabkan kecanduan jika Anda mengonsumsinya.

Tak hanya itu, narkoba juga dapat menyebabkan efek samping atau kerusakan pada kulit. Dokter Muhammad Iqbal Ramadhan menjelaskan hubungan antara narkoba dan dampaknya bagi kulit.

“Salah satu dampak penyalahgunaan narkoba membuat kulit kusam. Hal ini disebabkan karena nutrisi kulit juga kurang terasup dengan baik,” jelas dr. Iqbal.

Dokter Iqbal menambahkan, penyalahgunaan narkoba lebih memicu ke arah stres oksidatif. “Jadi, ya, otomatis nutrisi kulit juga akan berkurang. Narkoba dapat merusak metabolisme kulit, yang membuat kulit kering, kusam, dan munculnya kehitaman akibat dari pigmentasi.”

“Gaya hidup orang yang menyalahgunakan narkoba juga akan berdampak pada istirahat yang kurang, tidak menjalankan pola hidup sehat pada umumnya, dan dapat meningkatkan risiko penuaan dini,” jelas dr. Iqbal.

Artikel Lainnya: Bahaya Narkoba Jenis Baru P-Fluoro Fori untuk Kesehatan

Dilansir dari Dual Diagnosis, berikut adalah beberapa perubahan atau dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kulit.

1 dari 4 halaman

1. Warna Kulit Berubah

Semakin sering mengonsumsi narkoba, semakin banyak pula bercak hiperpigmentasi yang muncul di kulit. Hiperpigmentasi merupakan kondisi warna kulit menjadi gelap, terutama di tempat bekas suntikan obat.

2. Peradangan Kulit

Narkoba dapat menyebabkan kemerahan, iritasi, atau gatal-gatal, terutama di tempat bekas suntikan obat. Kulit juga jadi rentan kering dan mengalami kondisi pecah-pecah.

2 dari 4 halaman

3. Jaringan Parut Luka

Pengguna narkoba dapat mengalami halusinasi, seperti merasakan sensasi adanya serangga merayap di bawah kulit.

Untuk mengatasi sensasi ini, pengguna narkoba dapat mencakar atau mencungkil kulit tubuh mereka. Dampaknya, hal itu dapat menyebabkan luka atau jaringan parut terbuka di kulit mereka.

4. Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak

Saat menyalahgunakan obat-obatan, sistem kekebalan tubuh menjadi lemah dan akan sulit untuk memerangi infeksi. Proses penyembuhan infeksi kulit membutuhkan waktu yang lama.

Artikel Lainnya: Penyalahgunaan Narkoba Jadi Penyebab Perilaku Seks Berisiko!

3 dari 4 halaman

5. Kerusakan di Kulit Sekitar Mulut

Penyalahgunaan narkoba juga dapat membuat kulit bibir dan gusi mengalami peradangan, bengkak, pecah-pecah, dan kering. Kondisi gigi mudah copot juga merupakan efek samping yang umum dari penyalahgunaan obat.

Itu dia beberapa efek narkoba yang membuat kondisi kesehatan kulit menurun, bahkan mengalami kerusakan.

Untuk menghilangkan atau meminimalkan dampak kerusakan kulit di atas, Anda harus berhenti menggunakan narkoba. Semakin lama menggunakan narkoba, semakin banyak efek samping yang dialami kulit.

Oleh karena itu, penting untuk berhenti menggunakan dan menjauhi narkoba. Anda bisa meminta bantuan dari pusat rehabilitas narkoba untuk mengatasi kecanduan obat-obatan terlarang.

Untuk tahu informasi kesehatan lainnya, Anda bisa membaca artikel di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar