Sukses

Catat, Ini Komplikasi Kanker Otak yang Perlu Diwaspadai

Ketika seseorang mengidap kanker otak, ada risiko komplikasi kesehatan yang bisa terjadi. Simak komplikasi kanker otak berikut ini.

Kanker otak berawal dari sel abnormal pada otak dan bisa menyebar dengan cepat. Meski mematikan, penyakit ini bukan berarti tidak dapat sembuh atau punya peluang hidup. Hanya saja, ada risiko komplikasi kanker otak yang mungkin terjadi. 

Dokter Arina Heidyana menjelaskan, “Komplikasi kanker otak bisa beragam. Mulai dari kesulitan untuk berbicara, gangguan pada ingatan, gangguan pendengaran, dan sebagainya.” 

Agar lebih jelas, berikut beberapa komplikasi dari kanker otak yang mungkin terjadi pada penderita: 

1. Kejang-kejang 

Saat tumor atau kanker muncul pada otak, sel abnormal ini akan menekan sel saraf di otak. Hal ini tentu dapat menganggu fungsi sel ataupun jaringan, dan menyebabkan kejang-kejang

Kejang sendiri juga bisa menjadi tanda awal munculnya kanker otak. Tidak sedikit penderita kanker otak yang mengalaminya. 

Jika kejang terjadi dalam kurun waktu yang sering dengan intensitas hebat, maka konsultasikan dengan dokter tentang pengobatan yang tepat untuk mengatasinya. Jika tidak ditangani dengan benar, maka kejang dapat mengakibatkan kematian. 

Artikel lainnya: Waspada, Sakit Mata Bisa Jadi Gejala Tumor Otak

1 dari 3 halaman

2. Paralisis

“Paralisis merupakan kondisi lumpuh akibat adanya gangguan pada sistem saraf yang berfungsi mengatur gerakan otot pada tubuh. Nantinya, paralisis ini bisa membuat anggota tubuh jadi tidak bisa digerakkan,” jelas dr. Arina.

“Gejalanya juga bermacam-macam, mulai dari nyeri dan kesemutan, lemas pada bagian otot, mati rasa, serta otot kaku yang disertai dengan kedutan,” sambungnya.

Paralysis yang terjadi secara bertahap di satu bagian memang bisa disebabkan oleh tumor otak. Gejalanya bisa berupa sakit kepala, kejang, muntah, serta kesulitan berbicara dan menelan.

Jika kondisi tersebut terjadi, maka tidak hanya kesehatan fisik yang terganggu tapi juga kesehatan mental

3. Gangguan Gait 

Gangguan gait merupakan kondisi ketika seseorang memiliki gaya berjalan yang tidak normal. 

Umumnya gait disorder ditemukan pada lansia. Tapi, penderita kanker otak juga bisa mengalaminya. Hal ini dikarenakan adanya saraf otot yang terganggu akibat sel kanker otak itu sendiri. 

Artikel lainnya: Waspada, Tumor Otak Tak Pandang Usia

2 dari 3 halaman

4. Gangguan Kognitif

Gangguan pada daya ingat atau kognitif juga bisa menjadi komplikasi kanker otak lainnya. 

Fungsi kognitif juga bisa disebut sebagai keterampilan berpikir. Nantinya, kanker otak dapat membuat penderitanya menjadi lebih sulit memecahkan masalah, menyusun strategi, berkonsentrasi, dan mengambil keputusan.  

Biasanya, gangguan ini disebabkan oleh pengobatan kanker yang diberikan atau akibat kankernya itu sendiri. 

Itulah beberapa bahaya kanker otak yang harus diwaspadai. Karenanya, selalu konsultasi ke dokter mengenai penanganan atau pengobatan kanker otak. 

Jangan menyerah, karena komplikasi-komplikasi di atas masih bisa diatasi selama Anda rutin cek dan menjalani pengobatan yang sudah disesuaikan oleh dokter. 

Konsultasi ke dokter onkologi dan saraf bisa lebih mudah dan cepat lewat Live Chat.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar