Sukses

Potensi Daun Kelor untuk Atasi Penyakit Kanker

Siapa sangka bahwa daun kelor punya segudang manfaat kesehatan termasuk potensinya untuk membantu melawan kanker.

Khasiat daun kelor untuk kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi. Tanaman ini pun memang sudah lama dikenal sebagai obat herbal untuk membantu penanganan berbagai macam penyakit, termasuk kanker.

Biasanya, daun kelor akan diolah menjadi jamu, suplemen, atau sebagai bahan masakan. Lantas, seperti apa manfaat daun kelor untuk kanker? Mari simak penjelasannya dari dokter.

 

1 dari 3 halaman

Menguak Manfaat Daun Kelor untuk Kanker

Khasiat daun kelor untuk kanker memang benar adanya. Dokter Devia Irine Putri menjelaskan, “Kandungan eugenol dalam daun kelor memang dikenal sebagai zat antikanker. Selain itu, adanya kandungan niazimicin juga dipercaya bisa menekan pertumbuhan sel kanker.”

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan US National Library of Medicine - National Institutes of Health, daun kelor juga memiliki kandungan antiinflamasi (sifat antiradang) yang juga terbukti menekan pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

Penelitian tersebut dilakukan pada hewan. Ditemukan, daun kelor bisa melindungi tubuh hewan dari paparan racun-racun arsenik.

Arsenik sendiri merupakan zat kimia yang memiliki sifat logam. Keberadaan zat ini di tubuh dalam jangka panjang berpotensi meningkatkan risiko kanker.

Artikel lainnya: Manfaat Daun Kemangi untuk Pengobatan Kanker

Di dalam daun kelor, terdapat berbagai kandungan sehat antara lain magnesium, kalium, vitamin A, vitamin C, folat, zat besi, dan kalsium.

Selain itu, daun kelor juga mengandung vitamin B, fosfor, selenium, zinc, tembaga, dan antioksidan yang bisa mencegah radikal bebas masuk ke tubuh. Radikal bebas juga berpotensi merangsang pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

Meski begitu, dr. Devia mengatakan, walau daun kelor memang terbukti bisa membantu perawatan kanker, bukan berarti dapat menggantikan terapi kanker yang sebenarnya.

Anda tetap perlu melakukan radioterapi, kemoterapi, atau operasi guna mengatasi kanker. Jadi, daun kelor hanya sebagai bentuk terapi suportif bagi penderita kanker.

Artikel lainnya: Efektifkah Air Rebusan Daun Sirsak untuk Mengobati Kanker Payudara?

2 dari 3 halaman

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pasien Kanker Konsumsi Daun Kelor

Secara umum, daun kelor memang aman dikonsumsi. Tapi, bukan berarti pasien kanker bisa secara sembarangan memakannya.

Cara mengolahnya pun perlu diperhatikan. Lalu, konsumsi daun kelor dalam bentuk suplemen atau racikan minuman atau makanan juga sebaiknya berhati-hati, serta dikonsultasikan kepada dokter.

Anda juga disarankan untuk tidak bergantung pada pengobatan dengan daun kelor. Karena, hingga saat ini belum banyak studi – khususnya pada manusia – yang menyebutkan daun kelor adalah obat kanker.

Tetap jalani pengobatan utama kanker. Konsultasikan kepada dokter bila Anda ingin mengonsumsi daun kelor sebagai terapi suportif. Sebab, daun ini juga bisa menimbulkan reaksi alergi.

Mengenai terapi kanker, konsultasi ke dokter onkologi kini lebih cepat dan mudah lewat Live Chat.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar