Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Makanan Berlemak yang Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes

Makanan Berlemak yang Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes

Penderita diabetes juga membutuhkan lemak sebagai nutrisi penting untuk tubuhnya. Apa saja makanan berlemak yang baik untuk diabetes?

Penderita diabetes harus memerhatikan makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Apabila salah mengonsumsi makanan, peradangan di dalam tubuh orang diabetes dapat meningkat, bahkan menimbulkan komplikasi.

Salah satu sumber makanan yang sering dianggap “jahat” bagi tubuh adalah lemak.

Padahal, lemak bukanlah sesuatu yang harus dihindari. Pasalnya, tidak semua jenis lemak memiliki dampak buruk bagi kesehatan.

Lemak merupakan salah satu makronutrien yang dibutuhkan untuk mendukung fungsi tubuh, termasuk bagi penderita diabetes. American Diabetes Association merekomendasikan penderita diabetes untuk lebih banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda.

Dokter Devia Irine Putri pun menyebutkan beberapa makanan mengandung lemak tak lemak jenuh yang baik untuk penderita diabetes. “Misalnya, bisa mengonsumsi lemak dari alpukat, kacang almond, minyak zaitun, minyak canola, minyak biji bunga matahari,” kata dr. Devia.

Artikel Lainnya: Gula Darah Anjlok Usai Makan, Awas Hipoglikemia Reaktif!

Untuk penjelasan mengenai lemak yang sehat untuk orang diabetes, simak ulasan berikut ini.

1 dari 4 halaman

1. Alpukat

Alpukat merupakan buah yang mengandung karotenoid, mineral, folat, serta asam lemak dalam jumlah tinggi. Kandungan tersebut dapat menurunkan kadar stres oksidatif yang bisa memicu komplikasi pada tubuh orang dengan diabetes.

Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda di dalam buah alpukat dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Kolesterol baik dalam darah mampu membantu membersihkan kolesterol jahat serta mengurangi risiko serangan jantung dan stroke pada diabetesi (orang dengan diabetes).

2. Minyak Zaitun (Extra Virgin Olive Oil)

Dilansir dari Diabetes.co.uk, extra virgin olive oil dapat menurunkan kadar gula darah dan kolesterol dalam tubuh. Kesimpulan tersebut diperoleh dari studi yang dilakukan oleh Sapienza University di Roma, Italia.

“Minyak zaitun dapat menurunkan glukosa darah dan kolesterol. Hal tersebut berguna untuk mengurangi efek negatif glukosa dan kolesterol pada sistem kardiovaskular,” kata Francesco Violo, salah satu penulis utama dalam penelitian tersebut.

Artikel Lainnya: Khasiat Ketan Hitam untuk Penderita Diabetes

2 dari 4 halaman

3. Kacang Almond

Dilansir dari Healthline, Departemen Pertanian Amerika Serikat mengatakan bahwa satu ons (28 gram) kacang almond mengandung hampir 9 gram lemak tak jenuh tunggal. Lemak jenis ini memiliki manfaat sama dengan minyak zaitun, yakni baik untuk kesehatan jantung.

Lalu, penelitian yang dipublikasi oleh jurnal Metabolism Clinical and Experimental pada tahun 2011 mengatakan kacang almond juga baik untuk diabetesi. Mengonsumsi kacang almond dalam jumlah cukup dapat mengurangi kenaikan glukosa (gula darah) dan kadar insulin setelah makan.

4. Minyak Canola

Minyak canola kaya akan asam alfa-linolenat, yaitu sejenis asam lemak omega 3. Asam lemak tersebut biasanya ditemukan pada buah alpukat dan zaitun. Oleh karena itu, minyak canola dipercaya dapat membantu penderita diabetes mengontrol gula darah mereka.

3 dari 4 halaman

5. Minyak Biji Bunga Matahari

Kandungan asam lemak tak jenuh ganda di dalam bunga matahari dapat menurunkan kolesterol jahat dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Lemak tersebut baik untuk penderita diabetes karena dapat melawan radikal bebas, meningkatkan kekebalan tubuh, mempertahankan fungsi sistem saraf, serta kaya akan vitamin E.

Penderita diabetes diperbolehkan mengonsumsi makanan berlemak. Namun,  perlu ditekankan bahwa lemak yang boleh dikonsumsi orang diabetes adalah lemak tak jenuh. Batasi juga konsumsi lemak setiap hari. Anda bisa mendapatkan panduan porsi makan lengkap untuk diabetes dengan cara berkonsultasi ke dokter.

Untuk tahu informasi seputar diabetes atau penyakit lainnya, Anda dpat membaca artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter.

[OVI/JKT]

1 Komentar