Sukses

Sederet Manfaat Sayur Kale untuk MPASI Bayi

Manfaat sayur kale untuk bayi sangatlah beragam, sehingga cocok dijadikan sebagai menu MPASI. Ingin tahu cara penyajiannya agar aman? Cek tipsnya di artikel berikut.

Ingin menyajikan menu yang sehat untuk si buah hati ketika memasuki usia 6 bulan atau lebih? Anda dapat menyajikan sayur kale untuk bayi sebagai menu MPASI.

Kale merupakan jenis sayuran hijau, yang masih satu keluarga dengan kubis, brokoli, kembang kol, dan sawi.

Kale dapat diberikan sebagai menu MPASI karena mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk tumbuh kembang.

Artikel Lainnya: Tips MPASI dengan Campuran Sayur dan Buah

 

1 dari 3 halaman

Nutrisi yang Ada di Sayur Kale

Melansir dari healthline, satu cangkir atau sekitar 67 gram kale mentah mengandung berbagai nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 33 kilokalori
  • Karbohidrat: 6 gram
  • Protein: 3 gram
  • Vitamin A: 206 persen dari kebutuhan per hari
  • Vitamin K: 684 persen dari kebutuhan per hari
  • Vitamin C: 134 persen dari kebutuhan per hari
  • Vitamin B6: 9 persen dari kebutuhan per hari
  • Mangan: 26 persen dari kebutuhan per hari
  • Kalsium: 9 persen dari kebutuhan per hari
  • Tembaga: 10 persen dari kebutuhan per hari
  • Kalium: 9 persen dari kebutuhan per hari
  • Magnesium: 6 persen dari kebutuhan per hari

Kale juga mengandung 3 persen dari kebutuhan harian untuk vitamin B1 (thiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niacin), zat besi, dan fosfor.

Kale mengandung sangat sedikit lemak. Namun, sebagian besar kandungan lemak di dalamnya adalah omega-3 atau disebut asam alfa linolenat.

Artikel Lainnya: Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mencampur MPASI dan ASI

2 dari 3 halaman

Manfaat Kale untuk MPASI Bayi

Apa saja manfaat kale untuk MPASI bayi? Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Baik untuk Kesehatan Mata

Melansir dari medicalnewstoday, kale mengandung lutein dan zeaxanthin—kombinasi antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia.

Vitamin C, vitamin E, beta-karoten, dan zinc di dalam sayur kale juga berperan untuk kesehatan mata.

2. Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Antioksidan dalam sayur kale dapat membantu tubuh menghilangkan racun yang dihasilkan dari proses alami tubuh dan lingkungan.

Sementara itu, vitamin C di dalam kale dapat mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai macam penyakit. Vitamin C dalam kale lebih banyak 4,5 kali lipat daripada bayam, lho!

3. Mengoptimalkan Kesehatan Tulang Anak

Dijelaskan oleh dr. Dyah Novita Anggraini, sayur kale yang berdaun hijau dikemas dengan vitamin A, C, dan K, serta kalsium. Kombinasi tersebut membuatnya dapat membantu pertumbuhan tulang bayi yang optimal.

4. Menurunkan Risiko Anemia

Salah satu penyebab anemia atau penyakit kurang darah adalah kekurangan asupan zat besi.

“Kale itu sayur yang tinggi akan kandungan zat besi. Jadi, sangat baik untuk membantu produksi darah merah sehingga dapat menurunkan risiko anemia pada si kecil,” tutur dr. Dyah Novita.

5. Mengoptimalkan Perkembangan Otak Anak

Kale mengandung asam alfa-linolenat dan asam lemak omega-3, yang dapat membantu mengoptimalkan perkembangan otak anak.

Itu dia manfaat kale untuk MPASI bayi. Tertarik dengan manfaat-manfaat tersebut? Pastikan Anda menyajikannya dengan cara yang benar, dan pada porsi yang tepat.

Pasalnya, sayur kale tergolong sebagai jenis sayuran yang memiliki pestisida cukup tinggi. Selain itu, jenis sayuran hijau ini juga mengandung nitrat sehingga tidak baik apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebih.

Untuk mengurangi risiko paparan pestisida dan nitrat, Anda dapat membeli kale organik yang masih segar. Pastikan untuk mencucinya dengan air mengalir hingga bersih sebelum mengolahnya sebagai MPASI untuk si kecil.

Apabila Anda ragu saat hendak menyajikan sayur kale untuk bayi, tak ada salahnya untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi Klikdokter.

Anda juga bisa melengkapi kebutuhan nutrisi si kecil dengan sejumlah produk khusus anak yang bisa didapatkan di Belanja Sehat. Pastikan tumbuh kembang si kecil tetap sehat dan cerdas!

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar