Sukses

Bahaya Brittle Diabetes dan Pencegahannya

Terdapat kondisi diabetes yang berbahaya yaitu diabetes labil (brittle diabetes). Bagaimana dampak buruk dan pencegahannya? Simak di sini.

Brittle diabetes atau diabetes labil merupakan jenis diabetes yang memiliki ciri-ciri kadar gula darah tidak stabil (naik-turun). Kondisi ini merupakan tanda-tanda penyakit diabetes mellitus yang cukup parah. 

Diabetes labil biasanya terjadi pada penderita diabetes tipe 1. Namun, bukan berarti pengidap diabetes tipe 2 tidak dapat mengalaminya. 

Menurut dr. Sara Elise Wijono, MRes, penyebab diabetes labil adalah pola makan tidak teratur, kerusakan saraf, dan faktor psikologis (stres dan depresi). 

Artikel lainnya: Benarkah Bernyanyi juga Bisa Bantu Kontrol Gula Darah?

1 dari 3 halaman

Bahaya Diabetes Labil

Diabetes labil berbahaya karena gula darah yang tidak stabil bisa sulit didiagnosis oleh dokter. Dokter Sara mengatakan, gula darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah sama-sama berbahaya. 

“[Kondisi tersebut] Dapat menyebabkan penurunan kesadaran dan potensi fatal jika tidak diatasi segera,” kata dr. Sara. 

Berikut bahaya diabetes labil yang perlu Anda waspadai:

  1. Gejala Akibat Gula Darah Terlalu Rendah

Kadar gula darah di bawah 70 mg/dl biasanya disebut gula darah sangat rendah. Gejala yang akan dirasakan di antaranya gemetar, gugup atau cemas, keringat dingin, gampang marah, kebingungan, denyut jantung cepat, pusing, mual, penglihatan kabur, badan melemah, sakit kepala, kejang, dan tidak sadarkan diri. 

  1. Gejala dari Gula Darah Terlalu Tinggi

Kadar gula darah di atas 200 mg/dl dapat menimbulkan gejala-gejala seperti sering buang air kecil, merasa sangat haus, penglihatan kabur, kelelahan, dan sakit kepala. 

  1. Ketoasidosis

Jika gula darah yang tinggi tidak diobati, maka dapat menyebabkan kondisi serius yang disebut ketoasidosis. Hal ini terjadi ketika racun yang disebut keton menumpuk di darah dan urine. 

Ketoasidosis dapat menyebabkan gejala yaitu mual muntah, sesak napas, badan melemah, merasa bingung, sakit perut, bahkan koma. 

  1. Kondisi Berbahaya Lainnya

Perubahan drastis yang terjadi pada gula darah juga dapat menyebabkan penyakit-penyakit berbahaya seperti penyakit tiroid, masalah kelenjar adrenal, dan depresi, serta bertambahnya berat badan.

Artikel lainnya: Aneka Kacang yang Baik untuk Penderita Diabetes

2 dari 3 halaman

Penanganan dan Pencegahan Diabetes Labil

Brittle diabetes dapat diatasi dengan berbagai cara. Salah satu langkah yang paling tepat yaitu menyeimbangkan gula darah. Pasalnya, kondisi gula darah yang naik-turun dapat menyebabkan tubuh sulit merespons kadar insulin di dalam tubuh. 

Lalu, pemberian terapi insulin juga efektif untuk mengatasi diabetes labil. Terapi yang paling efektif adalah menggunakan pompa insulin berjenis subkutan (melalui jaringan lemak di bawah kulit).  

Selain terapi insulin, dr. Sara menyarankan penderita diabetes untuk memantau gula darah secara rutin. Cara ini berguna untuk memastikan gula darah tetap dalam batas normal. 

Cara terbaik lainnya untuk mencegah diabetes labil adalah mengikuti pengobatan diabetes dan gaya hidup sehat dengan baik. 

Contohnya, menjaga berat badan tetap ideal, mengelola stres dengan baik, menjalani diet sehat dan seimbang yang tepat untuk diabetes, serta olahraga rutin. 

Kontrol penyakit diabetes sangat penting dilakukan. Terapkan pola hidup dan pengobatannya secara rutin demi menghindari berbagai komplikasi.

Konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam lebih mudah lewat Live Chat. Anda juga bisa beli makanan rendah gula, obat, dan suplemen di Belanja Sehat.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar