Sukses

Takut Kucing? Waspada Mengidap Ailurophobia

Kucing merupakan hewan yang banyak disukai. Namun ternyata, ada sebagian orang yang memiliki fobia kucing. Seperti apa fobianya? Ini penjelasannya.

Kucing merupakan hewan yang bersahabat dan menggemaskan sehingga banyak orang menjadikannya sebagai hewan peliharaan.

Tetapi siapa sangka ada orang yang memiliki ketakutan tidak biasa terhadap kucing. Ketakutan tersebut sudah termasuk ke dalam golongan fobia dan disebut sebagai ailurofobia atau ailurophobia.

Fobia kucing juga disebut dengan istilah elurophobia, gatophobia, dan felinophobia. Lalu, apakah fobia terhadap kucing ini bisa disembuhkan? Simak penjelasan psikolog berikut ini.

Artikel Lainnya: Waspada Fobia Petir, Astrafobia!

1 dari 3 halaman

Penyebab Seseorang Mengalami Ailurofobia

Ikhsan Bella Persada,M.Psi., Psikolog menjelaskan, ailurofobia adalah ketakutan berlebih pada kucing yang tidak rasional.

Orang dengan fobia ini bisa menjadi sangat takut atau cemas saat mendengar suara, melihat, atau bahkan sekadar melihat kucing dalam bentuk gambar saja. Penyebab ailurophobia belum dapat diketahui secara pasti.

“Ada beberapa faktor penyebab, seperti pengalaman tidak menyenangkan dengan kucing, misalnya pernah dicakar. Selain itu, bisa juga karena melihat orang di sekitarnya takut kucing. Jadi, orang itu ikut terbawa karena takut melihat respon mereka yang juga ketakutan,” ucap Ikhsan.

Melansir dari Healthline, gejala utama ailurophobia adalah ketakutan ekstrim saat melihat atau mendengar suara kucing.

Fobia ini juga menyebabkan gejala fisik dan psikologis saat memikirkan atau bersentuhan dengan hal berbau kucing.

Artikel Lainnya: Fobia Seksual yang Aneh dan Jarang Diketahui Orang

Gejala fisik yang biasanya dirasakan oleh penderita ailurofobia adalah sebagai berikut:

  • Merasakan nyeri atau sesak di dada.
  • Terjadinya peningkatan detak jantung dan berkeringat.
  • Sulit bernapas dengan normal.
  • Adanya perasaan gelisah, pusing, atau mual.
  • Badan gemetar atau gugup.
  • Sakit perut tiba-tiba.

Selain gejala fisik, orang dengan ailurofobia juga bisa mengalami gejala psikologis seperti:

  • Merasa panik dan takut saat memikirkan kucing.
  • Sangat takut ketika berada di area baru yang kemungkinan terdapat kucing.
  • Menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan cara-cara menghindari tempat yang terdapat kucing.
  • Mengalami kecemasan dan ketakutan ekstrim saat mendengar suara kucing mengeong, mendesis, atau suara yang serupa.

Gejala-gejala ini dapat memengaruhi aktivitas seseorang. Misalnya, Anda mungkin jadi berhenti mengunjungi rumah teman yang memelihara kucing.

Anda mungkin juga menghindari rekan atau teman yang membicarakan soal kucing peliharaannya. Ketakutan yang berlebihan pada kucing juga bisa menyebabkan gangguan pikiran atau stres.

Artikel Lainnya: Ini Dia Kiat Sederhana Taklukkan Fobia

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Fobia Kucing

Psikolog Ikhsan menjelaskan, sama seperti semua fobia pada umumnya, ailurofobia atau fobia kucing bisa diatasi. 

“Fobia kucing bisa diatasi dengan berkonsultasi kepada psikolog untuk menjalani terapi exposure. Jadi, didekatkan ke sumber takutnya (kucing) secara perlahan dan semakin lama semakin dekat hingga menyentuh si kucing, Tujuannya agar dia memiliki keberanian terhadap kucing,” jelas psikolog Ikhsan.

Selain itu, psikolog juga bisa memberikan terapi cognitive behavioral therapy (CBT)  yang bertujuan mengubah pola pikir negatif terhadap kucing. Pada terapi ini, psikolog akan memberikan penalaran-penalaran tentang kucing yang lebih masuk akal.

Nah, itu dia penjelasan mengenai fobia kucing dan cara mengatasinya. Bila Anda salah satu orang dengan fobia kucing Anda bisa berkonsultasi dengan psikolog untuk mengatasinya. Konsultasi bisa Anda lakukan melalui layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar