Sukses

Benarkah Vaksin Polio Ampuh Mengatasi COVID-19?

Satu studi mengungkap kalau vaksin polio dapat mengatasi COVID-19. Benarkah demikian? Yuk, kita cek manfaat vaksin polio tersebut di sini.

Belakangan ini, ilmuwan di Rusia tengah mendalami potensi vaksin polio dalam mengatasi infeksi COVID-19. Hal tersebut dilatari kesamaan karakteristik virus penyebab polio dengan coronavirus.

Jadi, benarkah manfaat vaksin polio tersebut? Mari kita simak penjelasannya di sini.

 

1 dari 3 halaman

Manfaat Vaksin Polio Bisa Atasi COVID-19?

Dinukil dari Russian News Agency TASS, Aidar Ishmukhametov, Direktur Pusat Ilmiah Federal Chumakov Rusia telah membuktikan kemanjuran vaksin polio mengatasi virus corona.

Ishmukhametov mengatakan, pihaknya telah menyuntikkan vaksin polio kepada sukarelawan untuk melihat efektivitasnya dalam melawan virus corona. Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 600 orang di Kota Kirov, Rusia.

Dalam jumlah sukarelawan yang tidak sedikit itu, Ishmukhametov mengatakan bahwa vaksin polio ampuh dalam mengatasi virus corona.

Hanya saja, penelitian tidak menjelaskan secara detail mengenai data sukarelawan. Tidak cukup jelas juga apakah vaksin polio diberikan kepada pasien COVID-19 atau untuk mencegah infeksi virus corona.

Artikel lainnya: Guillain Barre Syndrome Akibat Vaksin COVID-19, Mungkinkah?

Melansir dari Criver, ahli virologi Robert Gallo, MD belum terlalu yakin untuk memasukkan vaksin polio ke dalam bagian pengobatan virus corona. Menurutnya, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian dan uji klinis.

Jika memang sudah didukung oleh bukti ilmiah, penggunaan vaksin polio dalam pencegahan COVID-19 bisa menjadi kabar baik.

Pasalnya, vaksin polio dapat dengan mudah diproduksi. Diketahui, lebih dari 1 miliar dosis vaksin polio oral diproduksi dan digunakan setiap tahun di 140 negara. Vaksin ini juga terhitung lebih murah bila dibandingkan dengan vaksin COVID-19 yang ada sekarang ini.

Menanggapi hal ini, dr. Devia Irine Putri juga berpendapat senada. "Belum ada bukti ilmiah yang jelas bahwa vaksin polio bisa dapat mencegah COVID-19. Yang di Rusia juga masih dalam penelitian, belum ada bukti tertulisnya,” ujarnya.

Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Rusia juga tidak menjelaskan hubungan kedua penyakit ini secara detail. Terutama korelasi antara vaksin penyakit polio yang menyerang saraf dengan virus corona yang menyerang sistem pernapasan.

Artikel lainnya: Bakal Digunakan di Indonesia, Ini Dia Vaksin COVID-19 Sinopharm

2 dari 3 halaman

Adakah Kesamaan Antara Virus Polio dan Virus Corona? 

Virolog Robert Gallo, MD mengatakan virus polio maupun virus corona sama-sama virus RNA untai positif. Yang berarti, kemungkinan besar kedua virus tersebut memengaruhi sistem imun tubuh.

Ditambahkan dr. Devia, kedua virus ini memiliki kesamaan dari cara penyebarannya yang cepat. Selain itu, virus-virus tadi punya titik serang yang sama, yaitu sistem pernapasan.

"Sama-sama bisa menyerang saluran pernapasan. Virus polio bisa melumpuhkan otot pernapasan, sementara virus corona menyerang utamanya di saluran pernapasan," ucap dr. Devia.

"Persamaan lainnya, kedua virus ini sama-sama mudah menyebar dalam kontak erat. Virus corona menyebar lewat droplet, sedangkan virus polio lewat fecal oral," dia melanjutkan.

Meskipun begitu, kedua virus ini memiliki kelompok rentan yang berbeda. Virus polio menunjukkan kecenderungan menyerang wanita muda dan hamil. Sementara, COVID-19 cenderung menyasar semua kelompok umur. Yang pasti, keduanya memiliki efek mematikan bagi segala usia.

Yuk, perbaharui terus informasi Anda mengenai virus corona dan penyebarannya dengan membaca artikel lainnya di aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar