Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Mengenal Lebih Jauh Terapi Seks untuk Suami Istri

Keharmonisan rumah tangga juga bisa didapatkan oleh pasangan suami istri (pasutri) yang mengikuti terapi seks. Lantas, apa yang sebenarnya dilakukan dalam terapi itu?

Hubungan intim alias aktivitas seksual memang berpengaruh terhadap keharmonisan dalam menjalin hubungan rumah tangga.

Tak jarang, masalah tersebut menjadi bom waktu ketika afeksi dan kepuasan salah satu atau bahkan kedua pihak tidak dipenuhi.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, terapi seks disinyalir bisa jadi penolong. Istilah sex therapy bagi orang pada umumnya mungkin terdengar vulgar.

Padahal, fungsi dan penerapannya cukup kompleks dan tidak mengandung unsur pornografi. Mereka yang menjadi terapis juga bukan orang biasa tanpa sertifikasi yang jelas.

Ada batasan-batasan tertentu juga yang mesti diketahui pasangan suami istri saat memutuskan untuk ikut terapi ini.

Artikel Lainnya: Ini Dia Manfaat Slow Sex untuk Pasangan Suami Istri

1 dari 3 halaman

Apa Itu Terapi Seksual?

Menurut Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog, terapi seks merupakan tindakan untuk mendiskusikan permasalahan psikologis yang berdampak ke masalah seksual individu.

“Saat pasien melakukan konseling, akar permasalahannya akan digali terlebih dulu. Terapis biasanya akan menanyakan soal stres dan kehidupan seksual yang belakangan ini dialami,” kata Ikhsan.

“Dan, memang, semua yang berkaitan dengan seks akan ditanyakan. Dari situ, barulah psikolog akan menentukan sejumlah sesi yang harus dijalani,” sambungnya.

Selain psikolog, terapi seksual juga bisa dilakukan oleh seorang seksolog. Seorang seksolog biasanya berangkat dari dokter spesialis kandungan ataupun dokter spesialis kulit dan kelamin. Mereka akan menangani masalah yang dipicu oleh faktor-faktor medis.

“Tapi, kalau memang area permasalahannya ke psikologis, akan lebih baik terapinya dilakukan dengan psikolog,” tegas Ikhsan.

Artikel Lainnya: Bikin Jurnal Seks Bisa Tingkatkan Kebahagiaan Anda dan Pasangan

Inti dari terapi seks adalah membantu mengatasi tantangan fisik dan emosional, agar punya hubungan memuaskan dan kehidupan seks yang menyenangkan.

Melansir dari Healthline, 43 persen wanita dan 31 persen pria melaporkan adanya disfungsi seksual selama hidup mereka. Mulai dari libido rendah atau berlebihan, kepercayaan diri yang rendah, impotensi, ejakulasi dini, sampai susah orgasme; semua bisa jadi pemicu pasangan suami istri untuk mendatangi terapi seks.

Apabila setelah konseling psikolog mencurigai disfungsi yang dialami akibat masalah fisik, mereka mungkin akan merujuk Anda ke dokter medis.

Perlu digarisbawahi bahwa terapis tidak akan melakukan kontak seksual sama sekali dengan klien. Kontak fisik bukanlah bagian dari terapi ini.

Jika tahu batasan itu, Anda bisa mengidentifikasi hal-hal yang seharusnya tidak terjadi dan bisa ditindaklanjuti.

Artikel Lainnya: Lemas Tapi Bergairah, Coba Posisi Seks Hemat Energi Ini

2 dari 3 halaman

Bagaimana dengan Efektivitas dari Terapi Seksual?

Psikolog Ikhsan menegaskan bahwa terapi sex tidak bersifat instan.

“Butuh ada komitmen dalam menjalankannya. Anda tidak bisa berhenti di tengah jalan, karena hasilnya tidak akan optimal,” ucap Ikhsan.

“Ampuh atau tidaknya, tergantung dari masing-masing individu. Tapi, biasanya, ini jadi cara yang efektif,” sambungnya.

Tidak dimungkiri, berbicara tentang seks dan keintiman mungkin terasa canggung di awal. Tetapi, terapis seks terlatih akan membuat Anda tetap merasa nyaman.

Hal itu diupayakan oleh terapis, karena ingin mendapatkan gambaran yang jelas tentang semua faktor yang terlibat. Terapis akan memberikan penilaian awal yang mendalam tentang latar belakang masalah yang dialami.

Setelah situasinya sudah dipahami, Anda dan terapis akan mendiskusikan cara-cara untuk menyelesaikan masalah sekaligus meningkatkan komunikasi serta keintiman dengan pasangan.

Umumnya, usai melalui beberapa sesi, Anda akan lebih jelas mengutarakan dan memahami kebutuhan seksual diri sendiri maupun pasangan.

Itu dia sekilas informasi mengenai sex therapy. Jika kualitas hidup dan kesehatan emosional sangat terpengaruh oleh disfungsi seksual, ada baiknya Anda segera menemui terapis seks berlisensi.

Demikian pula ketika Anda kesulitan membangun komunikasi dan keintiman bersama pasangan, terapis seks merupakan tempat yang tepat untuk memulai mencari solusi.

Bila masih ada pertanyaan seputar masalah kesehatan, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan ahlinya melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar