Sukses

Cegah Penyebaran COVID-19 saat Lebaran dengan Cara Ini

Lebaran identik dengan cara kumpul keluarga. Awas, jangan sampai virus corona ikut hadir di tengah kebersamaan Anda. Cegah COVID-19 saat Lebaran dengan cara ini!

Idulfitri tahun ini tak jauh berbeda dari tahun 2020 silam. Umat Muslim di seluruh dunia masih harus merayakan momen Lebaran di tengah pandemi virus corona.

Meski tak semencekam tahun sebelumnya, virus corona masih ada dan tetap bisa menginfeksi orang-orang terdekat Anda saat merayakan hangatnya hari raya.

Atas dasar itulah, di perayaan Idulfitri tahun 2021 ini, Anda harus tetap waspada dan melakukan tindakan pencegahan agar tak tertular COVID-19 saat momen Lebaran.

Artikel Lainnya: Tidak Bisa Mudik saat Pandemi COVID-19, Ini Tips Agar Tidak Stres

1 dari 3 halaman

Alasan COVID-19 Rentan Menyebar saat Lebaran

Lebaran identik dengan berkumpul bersama keluarga atau kerabat terdekat untuk saling bersilaturahmi. Tidak hanya itu, momen ini juga sering dimanfaatkan untuk saling bermaaf-maafan dengan tetangga kanan atau kiri sambil berjabat tangan.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, tindakan tersebut mungkin saja dapat menularkan virus corona, apalagi jika Anda dan orang-orang di sekitar lingkungan rumah tidak menerapkan protokol kesehatan.

Pasalnya, virus SARS-CoV-2 dapat menyebar melalui droplet yang dikeluarkan oleh mulut atau hidung orang yang terinfeksi dalam bentuk partikel yang sangat kecil dan tidak kasat mata. Partikel tersebut dapat berpindah ke orang lain saat penderita batuk, bersin, bernyanyi, atau berbicara.

Artikel Lainnya: Jumlah Kasus COVID-19 Indonesia Diprediksi Meningkat Pasca Lebaran!

Melansir dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), infeksi virus corona terjadi ketika partikel tersebut mengenai mata, hidung, atau mulut individu yang rentan. Hal itu berlaku pada interaksi secara langsung melalui kontak dekat, atau secara tidak langsung melalui kontak fisik seperti bersalaman.

Berangkat dari hal itu, dr. Atika berpesan bahwa sekecil apapun kemungkinan, sebaiknya perlu diwaspadai dan dihindari. Jadi, akan lebih baik jika Anda tidak bersalaman secara langsung saat Lebaran.

“Mengenai makan bersama, ini berisiko menyebabkan paparan airborne dan droplet yang mengandung COVID-19, khususnya jika kita berdekatan dengan penderita,” ucap dr. Atika.

“Sebab, akan terjadi kondisi di mana semua orang akan membuka maskernya. Maka, hal inilah yang sebenarnya sangat berisiko (tertular),” tegasnya.

Risiko tertular COVID-19 juga meningkat apabila Anda berkumpul dalam ruangan tertutup atau tidak memiliki ventilasi udara yang baik.

Artikel Lainnya: Akibat Mudik, 1 Warga Lansia di Ciamis Positif Virus Corona

2 dari 3 halaman

Tips Mencegah Penularan COVID-19 saat Idulfitri

Ingin merayakan Lebaran dengan risiko tertular virus corona yang minimal? Berikut ini beberapa cara mencegah penyebaran COVID-19 yang bisa Anda terapkan:

  1. Hindari bersalaman secara langsung dengan banyak orang yang tidak dikenal. Jika ingin bersilaturahmi saat Lebaran, sebaiknya hanya dengan orang yang tinggal satu rumah saja.
  2. Rayakan Lebaran secara virtual. Lebaran dengan keluarga yang tempat tinggalnya berjauhan sebaiknya dilakukan menggunakan bantuan gawai, untuk meminimalkan risiko penularan.
  3. Jika ingin merayakan Lebaran secara langsung bersama keluarga yang tidak satu rumah, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, seperti cek suhu dan gejala (jika ada). Pastikan tidak ada keluarga yang sedang demam atau memiliki gejala terkait COVID-19,
  4. Bila terpaksa melakukan pertemuan dengan pihak di luar keluarga, sebaiknya lakukan di area dengan sirkulasi udara yang baik, atau memiliki sarana HEPA filter. Jika ingin lebih baik, pilihlah pertemuan outdoor alias luar ruangan.
  5. Batasi pertemuan agar tidak terlalu lama. Jangan lupa untuk menggunakan masker dengan tepat, dan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer secara berkala.

Artikel Lainnya: Komplikasi COVID-19 Bisa Sebabkan Priapismus, Ereksi Berkepanjangan

Jika Anda merasakan gejala COVID-19 setelah perayaan Lebaran, segera lakukan tindakan isolasi mandiri selama 14 hari. Upayakan untuk tetap di rumah, hindari berada di sekitar orang-orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah, dan pertimbangkan untuk menjalani tes COVID-19.

Sementara Anda menunggu hasil tes COVID-19, tetaplah di rumah dan lakukan langkah-langkah 5M: menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi serta interaksi.

Jangan biarkan virus corona diam-diam menyusup dan mengganggu momen Idulfitri Anda bersama keluarga. Lakukan cara mencegah penyebaran COVID-19 yang telah disampaikan dengan saksama.

Apabila Anda butuh tuntunan lebih lanjut terkait COVID-19, silakan ajukan pertanyaan kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar