Sukses

Anak Memaksa Beli Baju Lebaran? Ini Trik Menghadapinya

Anda kewalahan menghadapi sikap anak yang terus merengek minta baju Lebaran baru? Ikuti tips dari psikolog anak di sini.

Pakai baju baru saat Lebaran memang sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, sebenarnya hal ini kembali lagi kepada pilihan dan kemampuan masing-masing.

Ada keluarga yang terbiasa menggunakan baju baru di hari raya, ada juga yang tidak. Bagi anak-anak yang selalu pakai pakaian terbaru pada momen ini, adanya keputusan untuk melewatkan kebiasaan tersebut bisa saja membuat mereka kecewa. 

Pasalnya, pandemi COVID-19 masih melanda dan sangat memengaruhi keadaan ekonomi. Faktor ini menjadi salah satu alasan untuk tidak beli baju baru.

Namun, tidak semua anak mengerti kondisi orangtua. Si kecil bisa saja terus merengek dan memaksa untuk dibelikan baju baru saat Lebaran.

Bagaimana menghadapinya? Berikut ini beberapa tips untuk mengatasi rengekan anak akibat tidak beli pakaian Lebaran baru:

Artikel Lainnya: Kenapa Anak Kecil Suka Tak Mau Pakai Baju?

1 dari 3 halaman

1. Diskusikan Alasannya dengan Anak

Dijelaskan oleh Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog, bila anak sudah memasuki usia 4-5 tahun dan seterusnya, ia sudah mulai bisa diajak diskusi dengan pembahasan yang konkret dan mudah dipahami. Coba jelaskan kepada anak tentang keadaan yang sebenarnya.

“Misalnya, kalau tidak beli baju Lebaran karena masalah ekonomi, bisa respons anak dengan bilang ‘Oh, oke kamu mau baju baru ya buat Lebaran, Insya Allah ya kita bisa beli. Supaya bisa beli, kita kumpulin uang dulu ya bareng-bareng’,” ucap Gracia. 

“Lalu, ajak anak mulai menabung misalnya di celengan. Hal ini akan membuat anak tetap merasa bahwa ia nantinya bisa tetap mendapatkan baju Lebaran” lanjutnya.

2. Ajak Anak Bernegosiasi

Agar tidak mengecewakan sang anak, ibu dan ayah bisa mengajaknya bernegosiasi. Caranya, janjikan untuk membelikan baju baru kalau sudah ada uangnya nanti. Namun, sebaiknya jangan berjanji bila Anda belum yakin.

“Orangtua bisa mengira-ngira lagi kapan bisa membelikannya. Tapi, orangtua tidak perlu menjanjikan kalau memang belum yakin. Ingat bahwa orangtua juga harus bisa menepati setiap janji,” jelas Gracia.

Artikel Lainnya: 5 Cara Memilih Baju Lebaran untuk Anak

2 dari 3 halaman

3. Ajarkan Anak Mengerti Arti Berbagi

Pada bulan Ramadan, Anda bisa mengajarkan anak untuk berbagi kebaikan dengan orang yang lebih membutuhkan. 

Setelah diajak diskusi dan negosiasi, orangtua bisa menjelaskan bahwa di luar sana juga banyak orang yang butuh bantuan.

Ajarkan anak berbagi dengan memberikan makanan atau baju bekas yang masih bagus untuk anak di panti asuhan atau anak jalanan. 

Dengan begini, anak akan lebih mengerti kondisi orangtua dan bagus untuk membentuk kepribadiannya sejak kecil.

4. Katakan Baju Lama Anak Masih Bagus 

Selain itu Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog, juga mengatakan orangtua perlu memberikan pengertian sejak awal bulan puasa

Jelaskan kalau tahun ini tidak membeli baju Lebaran karena tidak banyak mengunjungi keluarga.

“Kemudian, orangtua bisa sampaikan ke anak kalau pakaian yang lama masih bagus dan bisa dipadukan dengan pakaian lainnya, supaya terlihat lebih bergaya dan memiliki style baru,” saran Ikhsan.

Itu dia beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi anak yang merengek dibelikan baju baru Lebaran. Bila butuh saran lebih lanjut, chat psikolog via LiveChat Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar