Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Sering Lihat Foto Bayi Jadi Ingin Menikah? Ini Kata Psikolog

Sering Lihat Foto Bayi Jadi Ingin Menikah? Ini Kata Psikolog

Sering melihat foto bayi dapat mendorong keinginan seorang wanita untuk segera menikah. Apa kata psikolog mengenai fenomena ini? Simak fakta selengkapnya.

Sebagian orangtua ingin mengabadikan tahap tumbuh kembang anaknya lewat foto. Tak hanya untuk dipajang di dinding rumah, foto tersebut bahkan ‘dipamerkan’ di sosial media.

Melihat gemas dan lucunya foto-foto tersebut, tak sedikit wanita yang ingin segera menikah agar bisa merasakan pengalaman serupa. 

Apakah hal tersebut normal menurut psikolog? Yuk, cari tahu fakta selengkapnya!

1 dari 3 halaman

Sering Lihat Foto Bayi Bikin Wanita Ingin Cepat Menikah?

Melansir dari Psychology Today, para peneliti di Texas Christian University telah menemukan bukti bahwa melihat foto bayi yang tersenyum mendorong wanita untuk menikah lebih dini.

Penelitian dilakukan oleh seorang psikolog bernama Charles Lord. Ia dan rekan-rekannya melakukan penelitian terhadap 120 pria dan wanita usia pelajar yang belum menikah. 

Para relawan diberikan objek gambar dengan beberapa kategori, seperti buah, benda, kendaraan, dan lainnya. Peserta diminta untuk mengurutkan gambar sesuai dengan kategori, misalnya pisang, jeruk, dan lemon; diurutkan ke dalam kategori buah.

Artikel Lainnya: Ini Perawatan Tubuh yang Perlu Dilakukan Sebulan Sebelum Pernikahan!

Objek yang diberikan memang tidak ada kaitannya dengan tujuan awal dari penelitian. Namun, hal tersebut dilakukan para peneliti untuk mendapatkan hasil yang sebenar-benarnya. 

Masih dalam penelitian yang sama, relawan kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diberikan foto beda mati, sedangkan yang kedua diberikan foto bayi sedang tersenyum. 

Setelah itu, barulah para peneliti membagikan kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai rencana hidup ke depan. Salah satu pertanyaan yang dimuat adalah: pada usia berapa Anda ingin menikah?

Hasil penelitian menunjukkan, wanita dalam kelompok yang memperhatikan foto bayi memiliki keinginan untuk menikah lebih dini dibanding dengan kelompok satunya. 

Padahal, sebelum penelitian tersebut dilakukan, para responden wanita mengatakan ingin menikah dalam 6 tahun ke depan. Akan tetapi, setelah dipaparkan foto bayi, mereka mengubah target menikah menjadi 5,5 tahun ke depan.

Menanggapi hasil temuan tersebut, Psikolog Gracia Ivonika, M.Psi mengatakan,  wanita yang melihat gambar bayi dapat membuat rangsangan psikologis pada otak mengenai pernikahan. Pasalnya, bayi lahir dari rahim wanita dan menikah adalah cara terbaik untuk bisa memiliki bayi.

Artikel Lainnya: 5 Manfaat Menikah untuk Kesehatan

2 dari 3 halaman

Apakah Pria Juga Merasakan Sensasi yang Sama?

Hasil penelitian di atas menunjukan, peserta pria sebenarnya juga memiliki hasrat untuk menikah lebih dini saat ditunjukan foto bayi. Namun, hasrat itu tidak sebesar bila dibandingkan dengan wanita. 

Dijelaskan oleh Gracia, pria bisa saja merasakan hal yang sama seperti wanita saat melihat foto bayi. Pemikiran-pemikiran menikah dan menjadi sosok ayah akah tergambar saat mereka diperlihatkan foto tersebut.

“Melihat foto bayi menjadi bayangan kalau nanti dia juga akan menjadi seorang ayah, apalagi mungkin di usia yang sudah matang,” ucap Gracia.

“Selain itu, pria yang melihat foto bayi juga bisa terpancing untuk berpikir mengenai hal yang berhubungan dengan pernikahan,” sambungnya.

Kendati demikian, perasaan ingin menikah setelah lihat foto bayi tidak dapat disamaratakan pada setiap orang, baik pada pria maupun wanita.

“Naluri keibuan dari seorang wanita bisa saja terpancing karena melihat foto bayi. Tapi, apakah orang-orang atau semua wanita yang melihat foto bayi ingin menikah? Itu belum tentu,” tutur Gracia.

Berdasarkan Gracia, penelitian tersebut juga masih sangat terbatas. Lagi pula, keinginan untuk memiliki anak tergantung dari masing-masing individu. Jadi, tidak setiap orang memiliki perasaan ingin menikah saat melihat foto bayi.

Kesimpulannya, melihat foto bayi tidak serta-merta menjadi penyebab wanita ingin segera menikah. Jikapun demikian, perasaan tersebut bisa saja dialami seseorang, tapi belum tentu juga dirasakan oleh orang lain.

Masih penasaran mengenai topik bahasan ini? Punya pertanyaan lain mengenai kesehatan mental? Anda bisa berkonsultasi kepada dokter menggunakan layanan LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar