Sukses

Menangis Saat Tidur, Apa Penyebabnya?

Beberapa orang pernah menangis saat sedang tidur. Apa yang menyebabkan kondisi tersebut? Simak penjelasannya lewat artikel berikut ini.

Menangis adalah luapan emosi yang wajar terjadi, siapa pun pasti pernah mengalaminya. Menangis tak selalu disebabkan oleh hal sedih, namun juga bisa karena seseorang sedang merasa bahagia. 

Apa pun kondisinya, menangis hampir pasti terjadi ketika seseorang dalam keadaan sadar. Kendati begitu, ada juga orang yang menangis saat tidak sadar, misalnya ketika ia tertidur. 

Sebenarnya, apa yang menjadi penyebab seseorang menangis saat tidur

Penyebab Menangis Saat Tidur

Melansir dari beberapa sumber, menangis saat tidur dapat disebabkan oleh:

  • Mimpi Buruk

Mengalami mimpi buruk memang tidak menyenangkan, bahkan bisa menyeramkan. 

Saat mengalami mimpi buruk yang intens sampai terasa begitu nyata, seseorang bisa menjadi emosional hingga menangis. 

  • Sleep Terrors (Night Terrors)

Menangis saat tidur bisa juga dipicu oleh sleep terrors atau night terrors. Ini merupakan gangguan tidur yang dapat membuat seseorang ketakutan, menangis, serta memukul-mukul saat masih tidur. 

Kondisi tersebut biasanya berlangsung dari beberapa detik hingga beberapa menit, tetapi bisa juga berlangsung lebih lama.

Sleep terrors berbeda dengan mimpi buruk. Setelah mengalami mimpi buruk dan terbangun, Anda mungkin masih mengingat detailnya. Namun, orang yang mengalami sleep terrors tetap tertidur. 

Jika kondisi sleep terrors ini sampai menyebabkan masalah tidur yang cukup berat, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. 

Artikel lainnya: Jangan Ditahan, Ini Manfaat Sehat Menangis bagi Tubuh 

  • Stres

Stres yang dipendam dapat muncul ketika pertahanan diri sedang menurun. Pertahanan ini menurun saat Anda tidur. 

Maka tak heran bila Anda bisa tidur sambil menangis ketika sedang mengalami stres atau tekanan. 

  • Depresi

Salah satu penyebab menangis saat tidur adalah depresi. Seseorang yang sedang mengalami depresi cenderung tidak dapat tidur dengan nyenyak. 

Perubahan kebiasaan tidur ini bisa ditandai dengan insomnia, tidur terbangun-bangun, menangis saat tidur ataupun merasa kelelahan saat bangun tidur. 

  • Kesedihan atau Trauma

Kesedihan atau trauma terhadap masalah yang sedang dihadapi, misalnya kedukaan, putus cinta, atau perselingkuhan bisa membuat seseorang menangis dalam tidurnya.

Hal ini dikarenakan pada malam hari, orang lebih cenderung memikirikan hal-hal atau kesedihannya kembali karena sedang senggang. 

Berbeda dengan siang hari di mana banyak pekerjaan dan kegiatan sehingga lupa akan kesedihan yang dialami.

  • Penyakit Tertentu 

Jika Anda sering menangis saat tidur, bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh adanya penyakit tertentu. 

Misal, rasa nyeri pada tubuh dapat dirasakan saat tidur hingga mengganggu kenyamanan tidur. Anda mungkin tidak terbangun, namun tanpa disadari menangis dan merintih kesakitan. 

Artikel lainnya: Real Men Don’t Cry, Benarkah Demikian? Ini Jawaban Psikolog 

Apakah Hal Ini Normal?

Umumnya, kondisi menangis saat tidur terbilang normal. Namun, menangis saat tidur juga bisa menjadi pertanda adanya kondisi kesehatan yang serius dan perlu ditangani segera.

Anda juga perlu memperhatikan, apakah tangisan orang yang sedang tidur disertai rintihan rasa sakit atau ketidaknyamanan lainnya? 

Jika tangisnya terdengar seperti keluhan rasa sakit, cobalah periksakan ke dokter. 

Sebab, ada beberapa masalah kesehatan yang bisa menyebabkan seseorang menangis saat tidur. Misalnya infeksi saluran kemih, infeksi telinga, atau nyeri perut.  

Kondisi ini juga dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk tidur nyenyak. Terlebih ketika tangisnya terjadi saat sudah terlelap di fase rapid eye movement (REM). 

Jika tidak diperiksakan ke dokter dan tidur kurang nyenyak terus-menerus, badan jadi tidak nyaman dan kekebalan imun bisa menurun. Akibatnya, Anda jadi mudah sakit dan tak semangat untuk beraktivitas sehari-hari. 

Lalu, apabila menangis saat tidur menyebabkan beberapa kondisi, misalnya pada saat bangun yang dirasa malah lelah atau semakin cemas, ada baiknya segera ke psikolog untuk dicari tahu akar masalahnya.

Cara Mengatasi Kondisi Menangis dalam Tidur

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya, seperti: 

  • Konsultasi ke psikolog jika ada permasalahan, kesedihan ataupun emosi yang tidak terkendali.
  • Konsultasi ke dokter kejiwaan jika ada depresi atau masalah mental yang membutuhkan pengobatan. 
  • Jika ada kondisi medis, sebaiknya diperiksakan ke dokter.
  • Melakukan teknik-teknik relaksasi, misalnya dengan meditasi, berdoa, pernapasan dalam, dan lainnya. 

Itulah beberapa penyebab seseorang menangis saat tidur dan cara untuk mengatasinya. 

Apabila Anda sering mengalami hal tersebut dan merasa makin lelah atau mudah cemas, jangan sungkan untuk berkonsultasi kepada ahlinya agar dapat dicari akar penyebabnya. 

Untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog, Anda bisa menggunakan fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar