Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Anak Sering Batuk Akibat Alergi Susu, Ganti Susunya dengan Ini

Anak Sering Batuk Akibat Alergi Susu, Ganti Susunya dengan Ini

Batuk pada anak tak hanya disebabkan oleh infeksi, melainkan bisa juga karena alergi susu. Perhatikan komposisi susu si Kecil untuk mencegah alergi muncul.

Batuk adalah salah respons alami tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan.

Akan tetapi, Bunda tetap perlu berhati-hati. Hal ini khususnya apabila si Kecil sering batuk, terutama setelah minum susu atau mengonsumsi dairy product lainnya. Bisa saja kondisinya tersebut disebabkan oleh alergi susu sapi.

Batuk yang menjadi gejala alergi susu sapi biasanya muncul bersama dengan gejala lain, seperti mata berair, pilek, dan kesulitan bernapas.

Selain itu, anak yang alergi susu sapi juga bisa mengalami keluhan gatal dan ruam merah pada kulit; dan masalah pencernaan, seperti kolik, perut kembung, muntah, diare, bahkan sembelit.

Artikel Lainnya: Penting! Susu Formula untuk Pertumbuhan Anak yang Alergi

1 dari 3 halaman

Kenapa Alergi Susu Sebabkan Anak Batuk-Batuk?

Alergi susu terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mendeteksi protein dalam susu sebagai zat yang berbahaya. Akibatnya, tubuh memproduksi antibodi imunoglubulin E (IgE) yang bertugas untuk menetralkan protein tersebut.

Selama proses itu berlangsung, terjadi pula pelepasan histamin dan zat kimia lain. Akibatnya, dapat muncul keluhan alergi, seperti gatal, batuk, mata berair, dan lain sebagainya.

Anda patut curiga si kecil mengalami batuk akibat alergi susu apabila berhubungan erat dengan faktor risiko berikut ini:

  • Riwayat Keluarga

Adanya riwayat alergi pada keluarga dapat meningkatkan risiko si Kecil untuk mengalami kondisi serupa. 

  • Usia

Sekitar dua hingga tiga persen kasus alergi susu dialami oleh anak yang berusia kurang dari tiga tahun. 

  • Memiliki Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik atau eksem adalah peradangan kulit yang menyebabkan gatal dan kemerahan. 

Anak yang memiliki kondisi ini umumnya memiliki risiko alergi lain, seperti asma, rhinitis alergi, hingga alergi pada makanan termasuk susu.

Artikel Lainnya: Anak Sering Batuk, Apakah Pasti Akibat Alergi? 

2 dari 3 halaman

Ganti dengan Susu yang Aman untuk Alergi

Jika terbukti si kecil mengalami batuk alergi susu, Bunda mesti segera melakukan siasat. Salah satu caranya adalah dengan lebih teliti dalam memilih susu.

 Bunda bisa mencoba mengganti susu sapi dengan susu soya atau susu yang mengandung protein terhidrolisa parsial. 

Kandungan protein yang terhidrolisa parsial mampu menurunkan reaksi hipersensitivitas terhadap protein susu sapi, sehingga gejala alergi bisa diminimalkan.

Tak hanya itu, Bunda juga perlu memilih susu yang mengandung nutrisi sinbiotik (probiotik maupun prebiotik) dan bifidobacteria, yaitu Bifidobacteria longum BB536, Bifidobacteria brave M-16V. dan Bifidobacteria infantis M-63.

Susu yang memiliki kandungan tersebut terbukti dapat menjaga kesehatan saluran cerna si Kecil. Kandungan triple bifidus di dalamnya juga bisa mengurangi gejala alergi di saluran pernapasan dan kulit, lho

Agar lebih lengkap, pilihlah juga susu yang mengandung AA, DHA, omega-3 dan omega-6, fosfolipid, kolin, vitamin, mineral, dan zat besi, agar proses tumbuh kembang si Kecil berjalan maksimal.

Jangan biarkan tumbuh kembang si kecil terancam gara-gara batuk alergi susu. Lakukan cara yang telah disampaikan.

Tak perlu ragu untuk memanfaatkan layanan LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter. Anda bisa konsultasi lebih lanjut terkait pemilihan susu pengganti untuk anak alergi susu sapi.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar