Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Rekomendasi Posisi Bercinta Setelah Operasi Caesar

Tidak banyak posisi seks yang bisa dilakukan setelah ibu melahirkan dengan operasi caesar. Agar luka jahitan di perut tetap aman, ini posisi seks yang dianjurkan!

Kebanyakan ibu takut berhubungan intim setelah operasi caesar. Beberapa orang khawatir bila gerakan atau posisi bercinta membuat luka bekas operasi caesar jadi terbuka dan timbul infeksi.

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong, ibu membutuhkan waktu, kira-kira selama 4-6 minggu setelah melahirkan, untuk bisa kembali berhubungan seksual.  Kemungkinan juga, di waktu ini tubuh ibu sudah mulai pulih.

Karena setelah melahirkan, vagina ibu dapat berubah menjadi kering dan membuat berhubungan seks jadi terasa tidak nyaman.

Tak hanya itu, dalam jangka waktu enam minggu pascamelahirkan, rahim ibu dianggap mulai menyusut kembali dan perdarahan diharapkan sudah berhenti. Untuk memastikannya, ibu bisa melakukan memeriksakan kondisi luka jahitan ke dokter kandungan.           

Lantas, adakah posisi bercinta yang dianjurkan setelah operasi caesar? “Sebenarnya tidak ada ketentuan harus posisi seks seperti apa. Yang paling penting ibu merasa nyaman, tidak sakit, dan tidak ada keluhan setelah berhubungan seks. Lalu, waktu untuk kembali berhubungan seks juga diperhatikan,” jelas dr. Sepri.

Artikel Lainnya: Posisi Bercinta yang Pas bagi Penderita Nyeri Punggung

Merangkum berbagai sumber, berikut adalah posisi bercinta yang dianjurkan untuk ibu yang baru melahirkan dengan operasi caesar.

1 dari 4 halaman

1. Doggie Style

Doggy style mengharuskan wanita berada dalam posisi berlutut dan pria melakukan penetrasi dari arah belakang. Gaya seks ini tergolong aman karena tidak membuat perut ibu langsung menempel atau bersentuhan dengan tubuh pasangan.

Selain itu, posisi bercinta setelah operasi caesar ini kerap disukai pasangan karena mereka dapat merasakan sensasi penetrasi yang lebih maksimal dan mendalam.

2. Woman On Top

Woman on top dapat menjadi pilihan posisi bercinta setelah operasi caesar. Pertama-tama, wanita dapat duduk di atas tubuh pria sambil menatap wajah pasangannya. Sembari duduk, lakukan penetrasi antara penis dan vagina secara perlahan. Setelah itu, wanita bisa mengatur gaya naik dan turun senyaman mungkin.

Posisi ini juga membuat wanita yang baru menjalani operasi caesar mengambil kendali untuk mengatur tingkat kenyamanan penetrasi. Apabila wanita merasa tidak nyaman, ia bisa berhenti bergerak dan kembali mengatur posisi tubuhnya saat bercinta.

Artikel Lainnya: Benarkah Posisi Seks Tertentu Bisa Percepat Kehamilan?

2 dari 4 halaman

3. Reverse Cow Girl

Hampir sama dengan woman on top, posisi ini mengharuskan wanita berada di atas tubuh pria. Namun bedanya, posisi tubuh wanita harus membelakangi wajah atau tubuh pria. Ya, wanita bisa duduk dan melakukan penetrasi sembari menghadap ke ujung kaki pasangannya.

Ketika melakukan gaya seks ini, wanita yang baru menjalani operasi caesar juga bisa mengambil kendali untuk mengatur kedalaman penetrasi penis saat bercinta.

4. Spooning

Untuk melakukan gaya spooning, kedua tubuh pasangan harus berbaring menyamping menghadap sisi yang sama. Pasangan pria bisa melakukan penetrasi sambil memeluk tubuh wanita.

Posisi bercinta ini meminimalkan terjadinya gesekan ke perut wanita yang baru menjalani operasi caesar. Dengan demikian, risiko perdarahan di bekas luka operasi caesar bisa diminimalisasi.

Artikel Lainnya: Posisi Seks yang Aman untuk Lansia

3 dari 4 halaman

5. Misionaris

Posisi misionaris adalah gaya bercinta yang paling dasar. Gaya seks ini dilakukan dengan posisi wanita berbaring, lalu pria duduk di antara kedua kakinya sambil melakukan penetrasi.

Perlu diperhatikan, tekanan yang diberikan saat penetrasi seks harus pelan. Karena, rasa nyeri bisa muncul jika pria mengentakan atau melakukan penetrasi terlalu kencang. Risikonya, perut atau jahitan bekas operasi caesar wanita bisa terasa nyeri.

Cari tahu informasi kesehatan menarik lainnya dengan membaca artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar