Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Tidak Bisa Bahasa Isyarat, Ini Tips Berkomunikasi dengan Orang Tuli

Tidak Bisa Bahasa Isyarat, Ini Tips Berkomunikasi dengan Orang Tuli

Ingin berinteraksi dengan orang tuli tetapi tidak mengerti bahasa isyarat? Jangan khawatir, simak beberapa cara berkomunikasi dengan orang tuli berikut ini.

Umumnya, tuli dapat disebabkan oleh dua faktor kemungkinan. Pertama, genetik atau bawaan, lalu yang kedua yaitu kerusakan pendengaran yang terjadi setelah lahir.

Biasanya faktor kedua disebabkan oleh bermacam hal, misalnya paparan suara yang terlalu keras atau cedera yang mengakibatkan alat pendengaran rusak.

Sering kali, kesulitan berkomunikasi dengan orang tuli terjadi, terlebih bila tidak memahami bahasa isyarat. Namun, seharusnya hal ini tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain untuk berkomunikasi dengan individu yang tuli.

Bagaimana cara berkomunikasi dengan orang tuli yang baik dan benar? Simak beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1 dari 4 halaman

1. Beri Tanda Sebelum Anda Mulai Komunikasi

Sebelum Anda mencoba mengatakan sesuatu kepada orang tuli, dapatkan perhatiannya terlebih dahulu. Tepuk perlahan pundaknya atau lambaikan tangan. Jadi, ia mengetahui bahwa Anda ingin berbicara dengannya.

2. Tatap Matanya Ketika Berbicara

Ketika berbicara dengan orang tuli, tataplah matanya agar ia fokus dan mengerti apa yang Anda utarakan. Dengan melihat mata satu sama lain, komunikasi dapat lebih mudah dimengerti oleh kedua belah pihak.

Artikel lainnya: 5 Kebiasaan yang Bisa Merusak Pendengaran Anda

3. Berbicara Jelas dan Tidak Terlalu Cepat

Daripada mengeraskan suara agar orang yang tuli mengerti, lebih baik coba berbicara pelan dan tidak terlalu cepat.

Dijelaskan oleh dr. Sara Elise Wijono, MRes, berbicara dengan cepat dapat membuat mereka yang tidak bisa mendengar sulit membaca gerak-gerik bibir Anda. Akhirnya, apa yang Anda bicarakan tidak dimengerti olehnya.

“Biasanya, beberapa orang bisa komunikasi dengan baca gerakan bibir. Jadi, bisa dicoba bicara dengan jelas kata-katanya dan juga tidak terlalu cepat,” ujar dr. Sara.

Usahakan pakai kata-kata yang tidak terlalu rumit agar mereka mengerti dan jangan bertele-tele. Pastikan Anda sudah tahu apa yang ingin dibicarakan sebelum berbicara dengannya.

Artikel lainnya: Mengenal Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus

2 dari 4 halaman

4. Perhatikan Pencahayaan Sebelum Berkomunikasi

Orang tuli berkomunikasi secara visual. Untuk itu, penting bagi Anda memerhatikan pencahayaan yang tepat sebelum berkomunikasi dengannya.

Pastikan tubuh Anda tidak menutupi sumber cahaya, seperti berdiri di depan jendela, sinar matahari, atau cahaya lampu. Tempat yang minim cahaya akan membuat orang yang tuli sulit melihat gerakan bibir dan ekspresi wajah Anda.

5. Hindari Makan, Minum, dan Merokok Saat Berkomunikasi

Selain tidak menghalangi sumber cahaya, Anda juga sebaiknya tidak makan, minum apalagi merokok saat mencoba berbicara dengan seseorang yang tuli. Hal ini akan membuatnya sulit membaca gerakan bibir Anda.

6. Lebih Ekspresif dalam Menggerakkan Tubuh dan Wajah

Saat berkomunikasi dengan orang tuli, cobalah untuk lebih ekspresif. Gunakan gesture tubuh dan ekspresi wajah. Cara ini dapat memudahkannya untuk lebih mengerti apa yang Anda katakan.

Artikel Lainnya: Tumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak Difabel dengan Cara Ini

3 dari 4 halaman

7. Gunakan Alat Bantu Ponsel atau Buku

Kalau teman bicara Anda yang tuli terlihat bingung, coba ulangi kembali apa yang tadi dikatakan dengan memperlambat gerakan bibir. Bila masih belum berhasil, gunakan alat bantu yang dapat memudahkan secara visual.

Saran dr. Sara, jangan ragu untuk menggunakan buku atau catatan ponsel ketika menjelaskan maksud Anda.

Yang tak kalah penting, tunjukkan rasa menghormati ketika berkomunikasi dengan orang tuli.

Ketahui beragam info lainnya seputar disabilitas hanya di KlikDokter. Anda juga bisa langsung konsultasi ke dokter spesialis THT mengenai gangguan pendengaran lewat Live Chat.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar