Sukses

Manfaat Probiotik untuk Mengatasi Infeksi Saluran Kemih

Probiotik memiliki bakteri baik yang bisa memerangi bakteri jahat infeksi saluran kemih. Bagaimana manfaat dan aturan konsumsinya?

Probiotik merupakan salah satu kandungan yang sangat baik untuk tubuh. Biasanya, bakteri baik ini sering dikaitkan dengan manfaatnya untuk pencernaan.

Tapi, probiotik ternyata juga mampu membantu mengatasi infeksi saluran kemih (ISK), lho. Bagaimana khasiat probiotik untuk penyakit tersebut? Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut!

 

1 dari 3 halaman

Khasiat Probiotik untuk Infeksi Saluran Kemih

Apakah Anda kerap merasakan kram di bagian perut bawah diikuti dengan bau tidak sedap setiap buang air kecil? Kalau ya, infeksi saluran kemih bisa jadi penyebabnya.

Infeksi saluran kemih merupakan gangguan pada saluran kemih akibat bakteri yang berkembang pada saluran kencing. Umumnya, kondisi ini lebih rentan menyerang wanita ketimbang pria.

Penderitanya akan mengalami beberapa gejala, seperti muncul keinginan buang air kecil terus-menerus dan sensasi terbakar saat mengeluarkan urine.

Lantas, apakah menggunakan probiotik bisa benar-benar ampuh mengatasi infeksi saluran kemih?

Melansir Live Science, Dr. Ann Stapleton dari University of Washington, Amerika Serikat, mengatakan selama infeksi saluran kemih terjadi, bakteri E. coli yang tinggal di dalam vagina akan menggantikan bakteri baik.

Bakteri E. coli inilah yang nantinya akan menyebabkan nyeri pada vagina, perut, punggung, dan sekitarnya.

Artikel lainnya: Apakah Anak Membutuhkan Produk Probiotik?

Untuk mengatasi penyakit ini, biasanya obat antimikroba akan digunakan. Namun, bakteri jahat yang tadinya hilang akan kembali muncul dan menyebabkan infeksi saluran kemih berulang.

Sebagai solusi, Stapleton menyarankan untuk menggunakan probiotik dalam mengatasi infeksi saluran kemih.

Probiotik sendiri adalah mikroorganisme yang bermanfaat bagi tubuh dan bisa menyeimbangkan bakteri di dalam usus. Biasanya, bakteri baik ini dapat ditemukan di dalam suplemen atau makanan tertentu.

Meski dipercaya bermanfaat, probiotik tidak sepenuhnya mencegah dan mengatasi infeksi saluran kemih.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Stapleton dan rekan-rekannya, mereka meminta 50 wanita menggunakan probiotik Lactobacillus crispatus intravaginal suppository (alat kecil mirip tampon yang dimasukkan ke vagina).

Artikel lainnya: Benarkah Alat Kontrasepsi Bisa Sebabkan Infeksi Saluran Kemih?

Lalu, 50 wanita lainnya menggunakan plasebo selama lima hari, kemudian seminggu sekali selama 10 minggu.

Hasilnya, semua wanita yang menggunakan probiotik atau tidak masih sama-sama memiliki kemungkinan terkena ISK.

Sebanyak 15 persen wanita yang menerima probiotik mengalami kekambuhan ISK selama masa studi. Hal ini dibandingkan dengan 27 persen wanita yang menggunakan plasebo.

Dokter Astrid Wulan Kusumoastuti mengatakan, memang banyak penelitian yang mendukung klaim tersebut. Karena, probiotik mengandung bakteri baik yang disebut lactobacillus.

Nantinya, lactobacillus akan memerangi bakteri penyebab infeksi saluran kemih di dalam saluran kencing.

“Meski banyak studi yang mengklaim akan hal ini, manfaatnya juga belum dipastikan 100 persen. Studinya belum cukup dan terstandar untuk bisa ditarik kesimpulan secara solid. Tapi, bila memang [probiotik] ingin dikonsumsi, tidak masalah,” ungkap dr. Astrid.

Artikel lainnya: 8 Tanda Infeksi Saluran Kencing pada Wanita

2 dari 3 halaman

Adakah Aturan Konsumsi Probiotik untuk Infeksi Saluran Kemih?

Menurut dr. Astrid, tidak ada aturan tertentu dalam mengonsumsi probiotik untuk mengatasi infeksi saluran kemih. Anda bisa memenuhi asupan probiotik dari suplemen atau makanan dan minuman.

Produk probiotik yang bisa Anda konsumsi yaitu:

  • Yoghurt
  • Susu
  • Miso
  • Tempe
  • Tahu
  • Produk kacang kedelai lainnya

Selain makan suplemen atau makanan di atas, imbangi juga dengan pola hidup sehat. Lalu, jangan sering menahan kencing terlalu lama. Karena, bakteri di dalam urine bisa menumpuk pada saluran kemih dan menyebabkan ISK.

Selain itu, rutinlah membersihkan vagina setiap habis buang air kecil, buang air besar, dan mandi. Bersihkan vagina dari depan ke belakang, bukan sebaliknya.

Cara terakhir adalah minum air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi. Kebanyakan kasus infeksi saluran kemih juga terjadi ketika seseorang jarang minum air putih, sehingga meninggalkan banyak bakteri jahat pada kelamin.

Untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya, download aplikasi KlikDokter. Jangan ragu konsultasi dengan dokter spesialis via Live Chat bila merasakan gejala tertentu. Salam sehat!

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar