Sukses

Kelompok Orang yang Dapat Gunakan Skincare Bakuchiol

Bahan alami bakuchiol diklaim punya efek yang setara dengan retinol. Tapi, siapa saja yang cocok menggunakan bakuchiol? Kita intip penjelasan di sini.

Permasalahan kulit, seperti wajah kusam, flek hitam, jerawat dan tanda-tanda penuaan, bisa bikin wanita tidak percaya diri.

Untuk mengatasinya, banyak yang memanfaatkan retinol dalam produk perawatan kulit. Namun, retinol bisa bereaksi berlebih pada kulit sensitif.

Kini Anda tidak perlu khawatir lagi. Formula perawatan kulit kini mulai memasukkan alternatif retinol yang tidak terlalu mengiritasi dan alami, yang dikenal sebagai bakuchiol.

1 dari 3 halaman

Bakuchiol, Bahan Apakah Itu?

Bakuchiol merupakan ekstrak tumbuhan babchi atau Psoralea Corylifolia di Asia Timur. Ekstrak tanaman ini menawarkan khasiat yang sama dengan retinol pada kulit.

Namun, berbeda dengan retinol, kandungan ini lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya pada kulit.

Dikutip dalam healthline, tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan Tiongkok dan India selama bertahun-tahun.

Bahan alami ini sebenarnya bukan “barang baru” dalam dunia perawatan kulit. Bakuchiol tercatat sudah dipakai sejak tahun 1970-an.

Namun, baru-baru ini peneliti menyoroti keefektifan bakuchiol dan mulai menjadikannya sebagai alternatif pengganti retinol.

Dikutip dari Allure, sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Dermatology menemukan bakuchiol berfungsi sebaik retinol dalam mengatasi tanda-tanda penuaan dan mengurangi iritasi pada kulit. 

Artikel Lainnya: Jangan Kemudaan, Ini Batas Usia Remaja Pakai Skin Care

Artinya, kandungan alami dalam bakuchiol juga bisa dijadikan pilihan perawatan bagi penderita sakit kulit, seperti eksim, psoriasis, atau dermatitis atopik.

Cara kerja bakuchiol hampir mirip dengan retinol, yaitu dengan meningkatkan dan memicu pergantian sel. Efeknya, produksi kolagen di kulit juga ikut dirangsang. 

Oleh sebab itu, bakuchiol dianggap dapat mengurangi dan menghambat tanda-tanda penuaan, misalnya kerutan, garis-garis halus, sekaligus dapat mengembalikan elastisitas kulit.

Masih dikutip dalam Allure, bahan ini juga sudah terbukti punya sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan juga antibakteri.

Artikel Lainnya: Mudah Terpengaruh Influencer, Ini Efek Terlalu Banyak Pakai Skin Care

2 dari 3 halaman

Siapa yang Direkomendasikan Pakai Bakuchiol?

Menurut dr. Devia Irine Putri penggunaan skincare yang mengandung bakuchiol, direkomendasikan untuk kondisi orang di bawah ini.

1. Kulit Sensitif dan Berjerawat

Dijelaskan dr. Devia, bakuchiol direkomendasikan untuk pemilik kulit sensitif atau berjerawat.

Kandungan ini memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri yang dapat membantu meredakan jerawat. Tentunya, bahan ini juga aman untuk kulit sensitif.

Hal ini jelas berbeda dengan retinol yang dapat memberikan efek samping kulit kering dan iritasi.

Retinol merupakan turunan vitamin A yang merupakan bahan aktif yang sangat kuat sehingga tidak dianjurkan untuk kulit sensitif. 

Oleh karena itu, penggunaan skincare yang mengandung bakuchiol dapat meminimalkan terjadinya iritasi. Kandungan ini juga relatif cocok untuk semua jenis kulit dan dapat berefek mencerahkan.

Artikel Lainnya: Kenali Perbedaan Skincare Moisturizing dan Hydrating untuk Kulit Wajah!

2. Ibu Hamil dan Menyusui

Ibu hamil dan menyusui sering kali disarankan untuk menghindari produk yang mengandung retinol. Namun, hal ini berbeda dengan perawatan kulit yang menggunakan bakuchiol.

“Secara umum produk perawatan yang mengandung bakuchiol aman digunakan untuk semua orang, termasuk ibu hamil dan menyusui,” kata dr. Devia.

Meskipun aman, menurut dr. Devia, tidak menutup kemungkinan ada beberapa orang yang menunjukkan reaksi alergi setelah penggunaan bakuchiol

“Kalau baru pertama kali mencoba, bisa tes dahulu produknya. Dioleskan dulu di sekitar lengan dalam atau rahang bawah, ada reaksi alergi atau tidak,” kata dr. Devia.

Bila tidak ada reaksi alergi, Anda bisa lebih tenang mencoba perawatan bakuchiol sebagai pengganti retinol.

Sebaliknya, bila terjadi kemerahan atau iritasi setelah penggunaan, segera hentikan penggunaan produk. Konsultasikan dengan dokter kulit apabila reaksi alergi bertambah berat.

Anda bisa berkonsultasi seputar penggunaan bakuchiol, kosmetik, ataupun masalah kulit lainnya melalui fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar