Sukses

Awas, Ini Bahaya Bila Pasien PPOK Kekurangan Nutrisi

Tahukah Anda? Kekurangan nutrisi bisa berdampak buruk bagi pasien PPOK. Yuk, ketahui pentingnya nutrisi untuk PPOK berikut ini.

Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah penyakit radang paru kronis yang menyebabkan aliran udara dari paru terhambat.

Gejala yang dialami pasien dapat berupa kesulitan bernapas, batuk, produksi lendir, dan adanya suara mengi.

PPOK biasanya disebabkan oleh paparan jangka panjang terhadap gas atau materi yang mengiritasi saluran pernapasan, salah satunya asap rokok.

Orang dengan PPOK berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, kanker paru-paru, dan berbagai kondisi lainnya.

Kebanyakan orang terkejut saat mengetahui bahwa makanan yang mereka makan dapat memengaruhi pernapasan, khususnya pada penderita PPOK.

Pemenuhan nutrisi sangat penting untuk pasien PPOK sebagai bahan bakar untuk beraktivitas.

Apa akibat kekurangan nutrisi bagi penderita PPOK? Untuk tahu lebih jelasnya dan bagaimana cara memenuhi nutrisi yang baik, simak ulasannya berikut ini.

Artikel Lainnya: Penyebab PPOK yang Tak Boleh Anda Abaikan

1 dari 3 halaman

Akibat Kekurangan Nutrisi pada Pasien PPOK

Apa hubungan asupan gizi dengan gejala sesak napas yang diderita pasien PPOK? Nyatanya, beberapa faktor seperti penurunan nafsu makan dan ketidaksesuaian pilihan makanan sehari-hari dapat berdampak buruk bagi keluhan pernapasan pada PPOK.

Karena faktor tersebut, jumlah nutrisi yang masuk ke tubuh pun berkurang. Hal ini dapat menurunkan kekuatan dan memperberat upaya pernapasan pasien.

Akibatnya, pasien PPOK bisa mengalami penurunan fungsi paru, gejala sesak napas semakin berat dan sering, serta mengalami penurunan berat badan dan imunitas.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan pasien harus menggunakan ventilator dan dirawat di rumah sakit lebih lama bila pemenuhan nutrisinya tidak diperhatikan.

Campuran nutrisi yang tepat dalam diet khusus PPOK dapat membantu Anda bernapas lebih mudah.

Karena itu, pemenuhan nutrisi yang tepat sangat diperlukan oleh penderita PPOK. Apa saja zat gizi yang dibutuhkan? Berikut rinciannya:

  • Karbohidrat Kompleks

Pada penderita PPOK, hindari asupan karbohidrat berlebihan. Jumlah karbohidrat sekitar 30-40 persen dapat menjadi acuan Anda.

Pilihlah karbohidrat kompleks, seperti pasta dan roti gandum, serta buah dan sayuran segar.

  • Makanan Kaya Serat

Makanlah 20-30 gram serat setiap hari. Serat bisa didapatkan dari kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

Artikel Lainnya: Pilihan Makanan yang Mengandung Serat Tinggi

  • Protein

Makan sumber protein yang baik setidaknya dua kali sehari untuk membantu menjaga otot pernapasan yang kuat.

Pilihan yang baik meliputi susu, telur, keju, daging, ikan, unggas, kacang-kacangan, atau kacang polong kering.

  • Lemak

Pasien PPOK harus membatasi asupan karbohidratnya. Meskipun demikian, kebutuhan kalori harus terpenuhi.

Jadi, komposisi lemak dalam makanan harian harus dinaikkan mencapai 30-50 persen dari total kalori.

Batasi pula makanan yang mengandung lemak trans dan lemak jenuh, misalnya mentega, kulit dari daging, dan gorengan. Pilihlah lemak yang lebih sehat.

2 dari 3 halaman

Tips Penuhi Nutrisi untuk Penderita PPOK

Pemenuhan nutrisi bagi penderita PPOK dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

  • Pastikan pilih makanan sehat dan bervariasi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
  • Pastikan jumlah kalori cukup. Kalori dari makanan dibutuhkan tubuh untuk melakukan metabolisme dasarnya, terlebih bagi penderita PPOK yang memerlukan upaya pernapasan lebih.
  • Konsumsi Pulmosol, yaitu susu dengan nutrisi spesifik untuk pernapasan. Pulmosol dapat menjadi makanan pengganti atau pelengkap yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan penderita PPOK.

Artikel Lainnya: Membedakan Sesak Napas Akibat Asma dan PPOK

Susu Pulmosol terdiri dari komposisi kalori gizi yang seimbang bagi gangguan pernapasan, yaitu 40 persen lemak, 40 persen karbohidrat, dan 20 persen protein.

Jumlah tersebut paling mendekati profil ideal distribusi kalori pada penurunan fungsi pernapasan.

Kombinasi karbohidrat maltodextrin dan isomaltulosa memiliki indeks glikemik rendah. Jadi, Pulmosol aman untuk penderita diabetes dan dapat menjaga kestabilan gula darah.

Kandungan protein Pulmosol dapat cepat diserap dan bantu menaikkan massa otot paru.

Lalu, komposisi lemaknya mengandung MCT dan asam lemak (omega-3 dan 6) yang penting sebagai antioksidan dan antiinflamasi.

Susu Pulmosol juga dilengkapi vitamin C, D, E, dan zinc. Jadi, kebutuhan vitamin dan mineral pasien PPOK bisa lebih terpenuhi.

Walaupun masalah utama PPOK terletak pada organ paru, namun nutrisi berperan penting dalam menunjang pernapasan penderita. Karena itu, jangan lupa minum susu Pulmosol dan pilih nutrisi dengan bijak untuk kesehatan paru yang optimal!

Bila ingin konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam, Anda bisa gunakan LiveChat dari Klikdokter. Beli Pulmosol juga bisa lebih praktis di Belanja Sehat.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar