Sukses

Ragam Metode untuk Hilangkan Bulu di Wajah

Punya rambut halus di wajah bisa membuat seseorang tidak percaya diri. Ini dia berbagai cara menghilangkan bulu di wajah yang bisa Anda coba!

Punya wajah bersih dan cantik terawat memang selalu jadi dambaan. Karenanya, tidak sedikit wanita yang rela mengeluarkan uang banyak untuk melakukan perawatan. 

Salah satu permasalahan wajah yang dianggap mengganggu adalah bulu halus. Dari sekian banyak metode penghilang bulu, kira-kira mana yang paling baik? 

Melansir Healthline, mari simak berbagai prosedur menghilangkan bulu di wajah berikut ini:

1. Shaving 

Shaving atau mencukur bulu memang jadi salah satu cara paling mudah untuk dilakukan. Biasanya, tips ini tidak hanya dilakukan pada area wajah tapi juga di ketiak, kaki, tangan, dan area bikini (sekitar vagina). 

Anda bisa menggunakan pisau cukur manual atau alat cukur elektrik yang dijual di pasaran. 

Meski mudah digunakan, alat cukur juga berisiko melukai kulit. Karena itu, oleskan terlebih dahulu krim pencukur lalu gunakan alat dengan hati-hati. 

Gerakkan alat cukur pada permukaan wajah yang sudah dioleskan krim. Setelah itu, cuci dengan air sejuk dan keringkan. Kemudian, oleskan pelembap pada wajah. 

Artikel Lainnya: Wanita Punya Banyak Rambut Halus, Rentan Kena Penyakit Kesuburan?

1 dari 5 halaman

2. Waxing

Selain mencukur, waxing bulu juga jadi pilihan lain yang bisa Anda lakukan. Hanya saja, prosedur ini sebaiknya dilakukan oleh terapis untuk meminimalisir terjadinya ruam dan luka pada kulit. 

Biasanya, waxing dilakukan dengan mengoleskan cairan karamel atau lilin yang sudah dipanaskan pada kulit. 

Setelah itu, kain waxing ditempelkan dan diusap selama beberapa detik. Lalu, kain ditarik dengan arah berlawanan dengan bulu. 

Misalnya, pertumbuhan bulu menghadap ke bawah, maka proses penarikan kain akan dilakukan ke arah atas. Cara ini bertujuan untuk mencabut bulu hingga ke akar dan tidak meninggalkan sisa. 

Waxing untuk menghilangkan bulu di wajah tergolong lebih aman ketimbang mencukur

Hanya saja, prosedur ini bisa menimbulkan rasa sakit saat proses pencabutan dan ruam merah setelahnya. 

3. Penggunaan Pinset 

Ingin metode yang murah? Gunakan pinset sebagai alternatifnya! Alat ini memang dirancang untuk mencabut bulu hingga akar. 

Meski biasanya digunakan untuk mencabut bulu alis, tapi pinset juga bisa dimanfaatkan untuk mencabut area bulu lainnya seperti di ketiak dan kumis. 

Anda bisa lakukan metode pencabutan ini di rumah tanpa mengeluarkan budget yang banyak, lho. Caranya, cukup bersihkan wajah dengan air lalu lap hingga bersih. 

Taburkan sedikit bedak pada area yang dingin dicabut agar tidak terasa perih. Jepit bulu lalu tarik dengan cepat. Lakukan teknik ini setiap kali Anda ingin mencabut bulu.

Artikel Lainnya: Penyakit Langka, Tumbuh Rambut di Gusi

2 dari 5 halaman

4. Krim Penghilang Bulu

Salah satu cara menghilangkan bulu di wajah tanpa rasa sakit adalah dengan krim penghilang bulu. Hasilnya bisa bertahan lebih lama dibanding bercukur. 

Krim penghilang bulu memiliki bahan kimia seperti natrium, titanium dioksida, dan barium sulfida. 

Kandungan tersebut memecah protein pada rambut, sehingga mudah larut dan dibersihkan. 

Meski tergolong aman, krim penghilang bulu masih bisa menyebabkan risiko alergi bagi pemilik kulit sensitif. 

Kalau Anda baru pertama kali menggunakan krim tersebut, lakukan uji terlebih dahulu dengan mengoleskannya sedikit ke kulit. 

Tanda-tanda reaksi meliputi kemerahan pada kulit, benjolan, dan gatal. Tunggu setidaknya 24 jam setelah uji krim sebelum mengoleskannya ke bagian wajah lainnya.

Artikel Lainnya: Penyakit Langka, Tumbuh Rambut di Gusi

3 dari 5 halaman

5. Epilator

Epilator mirip alat cukur bulu. Bedanya, device ini akan menarik lebih banyak bulu ketimbang alat cukur biasa. Hanya saja, penggunaan epilator cukup ribet dibanding alat cukur. 

Pasalnya, Anda perlu melakukan eksfoliasi wajah terlebih dahulu agar permukaan wajah jadi halus. Tahap ini juga penting untuk mengurangi risiko rambut tumbuh ke dalam. 

6. Laser 

Kalau punya budget lebih, laser bisa Anda coba! Metode ini bisa menghilangkan bulu secara menyeluruh dan pertumbuhannya dapat terjadi dalam jangka waktu lama. 

Laser menggunakan cahaya panas. Nantinya, cahaya akan merusak folikel rambut dan akhirnya merontokkan bulu di area wajah. 

Biasanya, bulu akan kembali tumbuh sekitar enam bulan setelah dilaser. Bahkan, ada juga beberapa orang yang bulunya tidak tumbuh kembali. 

Menghilangkan bulu dengan laser dapat dilakukan di beberapa area kulit termasuk pada wajah, bibir atas, dan dagu. Namun, sebaiknya hindari penggunaan laser saat menghilangkan rambut di sekitar kelopak mata. 

Pastikan juga metode laser dilakukan oleh terapis yang sudah ahli di bidangnya. 

Artikel Lainnya: Penyebab Rambut Tumbuh ke Dalam dan Cara Mengatasinya

4 dari 5 halaman

Mana yang Lebih Dianjurkan untuk Menghilangkan Bulu di Wajah?

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Pasalnya, setiap metode penghilang bulu memiliki hasil dan proses yang berbeda-beda. 

“Untuk menentukan metode yang cocok, ada berbagai pertimbangan misalnya ambang batas nyeri setiap orang, kebutuhan, biaya, dan waktu. Kalau tidak tahan nyeri, bisa pilih yang paling ringan seperti mencukur. Tapi kalau ingin hasilnya tahan lama, bisa gunakan metode laser,” jelas dr. Astrid.

“Namun balik lagi, laser butuh pengeluaran yang cukup banyak. Jadi, tergantung kebutuhan setiap orang,” sambungnya. 

Selain itu, dr. Astrid juga menyarankan untuk mempertimbangkan faktor alergi

Ia mengatakan, “Meski sugar waxing merupakan metode yang cukup bagus dan tahan lama, tapi ada orang yang kulitnya sensitif terhadap kandungan sugar wax-nya. Jadi, memang tidak ada satu rekomendasi yang pasti untuk semua orang.”

Itu dia beberapa pertimbangan bagi Anda untuk memilih cara menghilangkan bulu di wajah yang tepat. Konsultasi saja terlebih dahulu dengan dokter agar metode sesuai kondisi kulit.

Gunakan LiveChat dengan dokter spesialis kulit untuk berkonsultasi lebih mudah di Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar