Sukses

Mengenal Emetophobia, Ketakutan Berlebih pada Muntah

Ada banyak jenis ketakutan berlebihan yang bisa memicu kecemasan. Namun, pernahkah Anda mendengar emetophobia alias fobia muntah? Simak di sini.

Fobia ketinggian, ruangan sempit, atau kegelapan mungkin sudah sering Anda dengan. Tapi, bagaimana dengan fobia muntah atau disebut juga emetophobia? Anda pernah mendengarnya?

Kondisi bukan hanya rasa jijik yang biasa dialami ketika melihat muntahan. Penderita emetophobia bisa sangat ketakutan terkait apa pun soal muntah.

1 dari 4 halaman

Fobia Muntah atau Melihat Muntah

Menurut psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi., "Penderita gangguan emetophobia itu punya ketakutan berlebih pada muntah, melihat muntah, atau sakit yang berhubungan dengan mual.”

Orang dengan emetophobia sangat khawatir dengan muntah, dan bahkan melihatnya saja membuat ngeri. Hanya memikirkan muntah saja, mereka bisa dilanda kecemasan.

Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada kehidupan sehari-hari mereka. Misalnya saja, takut makan karena khawatir muntah. Bisa juga Anda sampai menghindari mengemudi karena ada kemungkinan bisa mabuk kendaraan dan memicu muntah.

Bahkan, orang dengan emetophobia bisa takut dengan kamar mandi umum karena berpikiran bahwa ada orang muntah di sana sebelumnya.

Artikel lainnya: Fobia Seksual yang Aneh dan Jarang Diketahui Orang

2 dari 4 halaman

Apa Penyebab Fobia Muntah?

Penyebab fobia muntah bisa bermacam-macam. Menurut psikolog Ikhsan, penyebab paling sering karena pengalaman tidak menyenangkan saat memakan sesuatu, lalu mengakibatkan sakit dan muntah. 

"Bisa juga saat melihat seseorang muntah, dan saat itu merespons sebagai sesuatu yang menjijikkan atau tidak menyenangkan. Atau, pengalaman dimuntahi oleh orang lain, baik sengaja atau tidak sengaja. Hal-hal tersebut bisa memicu emetophobia," kata psikolog itu.

Dilansir dari Healthline, penyebab emetophobia lainnya termasuk :

  • Sangat takut sakit di depan umum
  • Alami keracunan makanan yang sangat buruk
  • Melihat orang lain muntah
  • Mengalami serangan panik selama insiden muntah

Namun, emetophobia dapat berkembang tanpa penyebab yang jelas. Hal ini membuat para ahli percaya bahwa genetika dan lingkungan turut berperan. Misalnya, ada riwayat keluarga dengan fobia spesifik atau gangguan kecemasan lainnya.

Fobia muntah sering dimulai pada masa anak-anak. Uniknya, orang dewasa dengan emetophobia yang sudah berlangsung lama, sering tidak ingat dari mana rasa takut tersebut datang.

Artikel lainnya: Ini Bedanya Muntah karena Kehamilan dan Penyakit

3 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tentu tidak ingin terus-menerus diliputi ketakutan yang tidak wajar, bukan? Berikut beberapa cara menghilangkan fobia muntah: 

  1. Lawan Rasa Takut secara Bertahap

"Cara mengatasinya tentu harus diberikan treatment penanganan psikologis, seperti terapi exposure. Jadi, penderita didekatkan dengan sumber ketakutannya secara bertahap," kata psikolog Ikhsan.

  1. Terapi Cognitive Behavioral Therapy (CBT)

"Kemudian, bisa juga dengan melakukan terapi CBT untuk mengatasi apa yang penyebabnya. Misalnya, karena pemikiran negatif dan irasional terhadap muntah," tegas Ikhsan.

Terapi CBT mengulik apa pemicunya, kemudian terapis akan membantu mengatasinya secara perlahan.

  1. Terapi Lingkungan

Terapi lingkungan dilakukan dengan mengunjungi tempat yang dihindari penderita dan diasosiasikan dengan risiko muntah, seperti bar, restoran, atau toilet umum.

Mereka juga akan mengonsumsi makanan yang biasanya mereka hindari, untuk secara bertahap membangun toleransi mereka dan mengurangi kecemasan mereka.

Artikel Lainnya: Jenis Muntah Anak dan Solusi untuk Menanganinya

  1. Pengobatan

Selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) dan serotonin norepinephrine reuptake inhibitors (SNRI) adalah jenis obat yang dirancang untuk mengobati gangguan depresi dan kecemasan.

Obat-obatan ini dapat mengurangi kecemasan, dan dapat membantu mengelola rasa takut seseorang untuk menjalani kehidupan normal. Tapi, penggunannya harus dikonsultasikan dengan ahlinya dan tidak boleh sembarangan konsumsi.

Kasus fobia muntah atau emetophobia memang jarang, tetapi bukan berarti ini tidak nyata. Kalau Anda atau orang terdekat mengalaminya, lebih baik segera mendapatkan bantuan profesional agar tidak mengganggu kehidupan.

Jangan ketinggalan berita lainnya seputar kesehatan mental dengan men-download aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar