Sukses

Manfaat Asam Kojic untuk Memutihkan Kulit

Banyak cara dilakukan wanita untuk mencerahkan kulit, salah satunya menggunakan asam kojic. Namun, benarkah zat ini ampuh? Temukan jawabannya di sini.

Berbagai macam cara dilakukan oleh beberapa wanita untuk mendapatkan kulit putih berseri. Mulai dari mencoba beberapa krim pencerah wajah sampai menggunakan obat dokter, segala upaya akan dicoba demi mewujudkan kulit cerah dan glowing.

Salah satu bahan yang terkenal dan dianggap ampuh memutihkan kulit ialah kojic acid. Tak heran bila cukup banyak produk kecantikan yang menambahkan bahan tersebut ke dalam komposisinya.

Namun, apa benar asam kojic efektif dan terbukti aman untuk kulit? Cari tahu jawabannya melalui penjelasan dokter berikut ini.

1 dari 4 halaman

Mengenal Manfaat Kojic Acid

Asam kojic adalah zat alami menyerupai tepung, berwarna putih, dan terdiri dari kristal-kristal kecil yang berasal dari jamur.

Dilansir dari Medical News Today, kojic acid dibuat dari beberapa jenis jamur, seperti Acetobacter, Penicillium, dan Aspergillus. Asam ini sering dijadikan bahan fermentasi makanan.

Kini, asam kojic digunakan di dalam produk kecantikan khususnya untuk mencerahkan kulit. Kandungan tersebut juga dipercaya untuk mengobati beberapa kondisi kulit, seperti kerusakan akibat sinar matahari, bekas luka, dan bintik penuaan.

Dokter Arina Heidyana mengatakan, kojic acid memang sudah lama dimanfaatkan untuk perawatan kulit.

“Asam kojic telah digunakan untuk mencerahkan kulit karena dapat menghambat pembentukan tirosin, yaitu asam amino yang berperan dalam terbentuknya pigmen melanin,” jelas dr. Arina.

Artikel Lainnya: Alasan Penggunaan Skincare Acid Harus Sesuai dengan Jenis Kulit

Melanin adalah pigmen alami di dalam tubuh yang memberi warna pada mata, rambut, dan kulit. Asam amino yang disebut tirosin dibutuhkan untuk mendukung produksi melanin.

Nah, asam kojic bekerja dengan cara memblokir pembentukan tirosin yang kemudian mencegah produksi melanin. Jika produksi melanin menurun, maka efek mencerahkan pada kulit akan tercipta.

Oleh sebab itu, banyak produk kecantikan yang menggunakan kojic acid sebagai bahan dasarnya.

Kandungan ini paling sering digunakan di dalam krim, losion, dan serum. Selain itu, asam kojic juga bisa ditemukan pada beberapa sabun badan maupun muka.

Artikel Lainnya: Kenali Gejala Melasma pada Wajah

2 dari 4 halaman

Amankah Kojic Acid untuk Memutihkan Kulit?

Sebelum menggunakan produk yang mengandung asam kojic, penting untuk memastikan produk tersebut aman diaplikasikan ke kulit.

Menurut dr. Arina, asam kojic cukup aman digunakan asalkan konsentrasinya maksimal satu persen saja.

Meski begitu, kojic acid bisa menimbulkan reaksi alergi dan efek samping pada kulit.

Masih dari Medical News Today, sebuah tinjauan menemukan asam kojic yang diberikan kepada tikus menunjukkan adanya hubungan dengan pertumbuhan tumor. Hal ini terjadi ketika asam tersebut digunakan dalam konsentrasi tinggi.

Namun, penelitian itu dikatakan masih cukup lemah. Karena, kenyataannya asam kojic perlahan-lahan akan diserap oleh sirkulasi udara.

Studi tersebut mengatakan, penggunaan produk yang mengandung asam kojic dengan konsentrasi dua persen di kulit dianggap aman.

Meskipun bahan kojic acid tersedia di pasaran, Anda tidak disarankan untuk menambahkan sendiri kandungan ini ke dalam krim atau losion yang digunakan sehari-hari.

Karena, konsentrasi asam kojic harus benar-benar diperhatikan. Jika penggunaannya sembarangan, efek samping seperti iritasi kulit, ruam gatal, dan nyeri (dermatitis kontak) dapat terjadi.

Agar lebih aman, Anda bisa menggunakan losion atau krim kojic acid siap pakai dalam konsentrasi tidak lebih dari satu persen.

Artikel Lainnya: Cara Menghilangkan Luka Bakar Akibat Knalpot

3 dari 4 halaman

Tips Mencerahkan Kulit dengan Asam Kojic

Sebelum menggunakan produk kojic acid, pastikan konsentrasi kandungan tersebut tidak melebihi satu persen dan Anda tidak alergi pada zat alami ini. Untuk memastikannya, lakukan patch test atau uji tempel.

Sebelum mengoleskannya ke muka atau seluruh badan, coba gunakan krim atau sabun asam kojic di belakang leher atau siku.

Bila tidak terjadi iritasi atau alergi dalam waktu 24 jam, artinya kojic acid aman digunakan di kulit Anda.

Selain itu, dr. Arina menyarankan untuk selalu menggunakan tabir surya setelah memakai produk asam kojic.

Kalau Anda mengalami kemerahan, ruam, iritasi, atau nyeri saat menggunakan skin care kojic acid, segera hentikan penggunaannya. Untuk meredakan iritasi langsung, bisa oleskan krim hidrokortison yang dijual bebas di apotek.

Namun, bila iritasi tidak juga membaik, segera periksakan ke dokter kulit agar dapat ditangani dengan tepat. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kulit secara langsung via LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar