Sukses

Waspada, Ngevape Bisa Bikin Gigi Kuning

Bukan cuma rokok tembakau, vape nyatanya bikin gigi kuning juga! Anda tidak percaya? Yuk, simak ulasan bahaya vape untuk gigi dan mulu di sini.

Rokok elektrik atau vape sedang menjadi hits. Sebagian perokok menganggap vape adalah pengganti yang lebih baik ketimbang rokok konvensional. Padahal, hal tersebut tidak tepat juga.

Ada beberapa masalah kesehatan yang dilaporkan terkait penggunaan rokok elektrik. Salah satunya adalah vape bikin gigi kuning. Bagaimana faktanya?

 

1 dari 4 halaman

Apa Itu Vape?

Sebelum lebih jauh membahas bahaya vape tersebut, kita kenali lebih dekat dulu rokok elektrik yang satu ini.

Vape adalah salah satu alat penghantar nikotin elektronik. Benda tersebut umumnya memiliki dua bagian besar, yakni alatnya dan cairan atau juga sering disebut liquid.

Untuk cairan, biasanya terdapat tiga komponen utama, yakni perasa, pemanis, dan pelarut. Oleh karena itu, rasa liquid vape bisa berbeda-beda dan disesuaikan dengan selera penggunanya.

Vape menghasilkan aerosol dengan memanaskan cairan elektronik dengan gulungan logam. Kumparan logam tersebut dapat terdiri dari berbagai macam zat, antara lain paduan besi, kromium, dan aluminium yang disebut kanthal, atau kombinasi nikel dan kromium.

Para ilmuwan menegaskan, penggunaan logam ini berbahaya. Penelitian di Johns Hopkins University pada 2018 menemukan logam-logam tersebut larut menjadi aerosol vaping yang berbahaya bila terhirup manusia.

Artikel lainnya: Dampak Merokok yang Bisa Merusak Penampilan

Pada satu laporan kasus di tahun 2012, seorang wanita mengembangkan kondisi pneumonia lipoid eksogen setelah menggunakan vape selama sekitar 6 bulan.

Dokter menduga, pelarut berbasis minyak rokok elektrik sebagai penyebabnya. Kondisi wanita tersebut membaik usai berhenti menggunakan vape.

Selain masalah-masalah tersebut, kebiasaan mengisap vape juga  berkorelasi dengan risiko peradangan, iritasi paru, kanker, termasuk juga gigi kuning!

2 dari 4 halaman

Bahaya Vape Bikin Gigi Kuning

Mungkin Anda sudah tahu kalau kebiasaan merokok tembakau adalah salah satu penyebab gigi kuning. Tapi jangan salah, rokok elektrik juga bisa memicu efek yang sama. Hal tersebut juga disebutkan drg. Wiena Manggala Putri.

"Memang bisa karena di dalam (liquid) vape juga kadang ada kandungan nikotinnya. Apalagi ditambah dengan perasa dalam rokok elektrik," kata drg. Wiena.

Dia menjelaskan, mekanismenya sama dengan merokok. Paparan nikotin yang terus-menerus saat menggunakan vape akan membuat gigi Anda bernoda.

Pada vape yang tidak ada nikotin pun, tetap ada kandungan liquid yang juga bisa membuat gigi menjadi kuning.

Artikel lainnya: Bahaya Merokok saat Sedang Sariawan

3 dari 4 halaman

Bahaya Lain Ngevape untuk Kesehatan Mulut dan Gigi

Selain bikin gigi kuning, ada beberapa bahaya rokok elektrik ini terhadap kesehatan mulut dan gigi:

1. Mulut Kering

Menurut drg. Wiena, vape bisa menyebabkan mulut kering akibat kandungan propilen glikol pada liquid di dalamnya.

Propilen glikol adalah zat pelarut pada liquid vape. Pelarut adalah zat yang digunakan untuk melarutkan senyawa turunan nikotin. Propilen glikol adalah cairan bening, mirip sirup, hampir tidak berbau, dan tidak berwarna.

Kekeringan mulut pada tahap kronis kerap dikaitkan dengan bau mulut, sariawan, dan kerusakan gigi.

2. Gigi Berlubang

Sama dengan permen manis yang berbahaya untuk gigi, begitu juga perasa pada liquid vape. Menurut drg. Wiena, perasa pada cairan vape bisa membuat gigi berlubang.

Umumnya memang perasa vape menggunakan pemanis yang berbahaya untuk gigi Anda.

Artikel lainnya: Waspada, Vape Bisa Merusak Otak Secara Permanen

3. Masalah Bakteri Gigi

Penelitian pada 2018 yang berjudul “Cariogenic Potential of Sweet Flavors in Electronic-Cigarette Liquids” mengungkap, gigi yang terpapar aerosol vape akan terpapar bakteri lebih banyak.

Bakteri berlebihan ini yang pada akhirnya bisa menyebabkan gigi berlubang, penyakit gusi, dan kerusakan gigi lainnya.

4. Peradangan Gusi

Pada sebuah penelitian berjudul “E-cigarettes and Flavorings Induce Inflammatory and Pro-Senescence Responses in Oral Epithelial Cells and Periodontal Fibroblasts”, vape disebut memicu inflamasi pada gusi.

Nah, peradangan gusi tersebut dikaitkan dengan beragam penyakit periodontal. Hal ini juga diamini oleh drg. Wiena.

5. Iritasi Mulut

Sebuah studi pada 2014 dengan judul “Electronic Cigarettes: Human Health Effects”, menemukan bahwa rokok elektrik bisa memicu iritasi mulut serta tenggorokan. Bisa juga muncul gejala pada gusi, seperti bengkak, nyeri, dan kemerahan.

Rupanya vape bukan hanya berefek buruk pada sistem pernapasan, gigi kuning juga bisa menjadi ancamannya. Jika Anda masih melakukan kebiasaan ini, setop sekarang ya untuk kualitas kesehatan yang optimal.

Intip kabar terbaru seputar kesehatan, nutrisi, dan gaya hidup dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar