Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Rentan Flu Saat Pancaroba dan Pandemi? Tenang, Cegah dengan Ini

Rentan Flu Saat Pancaroba dan Pandemi? Tenang, Cegah dengan Ini

Saat musim pancaroba kita rentan terkena flu. Untuk mengetahui penyebab dan cara mencegahnya, simak ulasan berikut ini.

Pancaroba adalah masa peralihan dua musim, yakni dari musim kemarau ke musim hujan. Pancaroba dapat ditandai dengan cuaca yang tadinya panas cenderung kering, lalu tiba-tiba menjadi berangin kencang, berdebu, serta turun hujan.

Cuaca yang terasa panas lalu dingin ini menyebabkan kondisi tubuh jadi kurang fit dan mudah terserang penyakit.

Kondisi kesehatan yang bisa terjadi saat musim pancaroba adalah flu, bahkan infeksi virus corona (COVID-19).

Flu dan infeksi virus corona memiliki gejala yang hampir sama, di antaranya berupa hidung tersumbat dan sakit tenggorokan.

Mari ketahui cara mencegah flu serta meningkatkan daya tahan tubuh saat musim pancaroba lewat ulasan berikut ini.

1 dari 3 halaman

Cuaca Ekstrem Tingkatkan Risiko Flu Saat Pandemi

Flu disebabkan oleh virus influenza yang menyerang saluran pernapasan. Gejala flu cukup beragam, biasanya dimulai dengan demam, bersin, hidung meler. Selain itu, penderita flu juga dapat mengeluh sakit kepala dan nyeri saat menelan.

Hubungan penyakit flu yang rentan terjadi saat musim pancaroba umumnya berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Ketika musim pancaroba, cuaca dan temperatur udara di sekeliling kita berubah tak menentu.

Saat suhu tiba-tiba menjadi dingin, virus influenza di sekitar kita dapat berkembang biak bertahan lebih lama.

Di samping itu, suhu rendah akibat cuaca dingin dapat mengganggu kerja sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit.

Artikel Lainnya: Inilah Faktor Penyebab Flu Lama Sembuh

Hal yang sama berlaku terhadap infeksi virus corona. Influenza dan COVID-19 sama-sama virus menyerang dan menimbulkan penyakit di saluran pernapasan.

Keduanya mudah menular di cuaca tak menentu, terlebih ketika sistem kekebalan tubuh sedang lemah.

Sayangnya, sulit untuk membedakan flu dan infeksi virus corona, terlebih bila hanya dilihat dari gejalanya saja.

Untuk memastikannya, perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan test swab PCR (polymerase chain reaction).

Maka itu, kewaspadaan masyarakat terhadap kesehatan di musim pancaroba dan  pandemi mesti ditingkatkan. Sebab, seorang yang sedang flu dapat mengalami gejala mirip COVID-19.

Untuk mencegah terkena berbagai penyakit, kuncinya adalah menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh secara maksimal.

Artikel Lainnya: Jangan Remehkan, Penyakit Flu Bisa Mematikan bagi Penderitanya

2 dari 3 halaman

Cara Mencegah Flu di Tengah Pandemi dan Cuaca Ekstrem

Pencegahan penyakit merupakan langkah penting yang harus dilakukan di masa pandemi dan pancaroba.

Flu dan masalah kesehatan lainnya dapat dicegah dengan melakukan beberapa cara berikut ini.

1. Makan Makanan Sehat

Mengonsumsi makanan bergizi berimbang dapat membuat tubuh tetap sehat. Pastikan untuk mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang cukup dari makanan sehari-hari.

Anda dianjurkan mengonsumsi makanan berupa sayur-sayuran dan buah. Bukan hanya untuk menunjang daya tahan tubuh, makan makanan tersebut juga bisa menurunkan risiko terjadinya berbagai penyakit, termasuk kanker.

2. Olahraga

Di kala pandemi dan musim pancaroba, olahraga rutin diperlukan guna menurunkan risiko berbagai penyakit. Selain itu, olahraga juga terbukti dapat menunjang pertahanan tubuh kita.

Lakukan olahraga secara rutin sebanyak 3-5 kali dalam seminggu, dengan total waktu 150 menit. Agar aman dari paparan virus, lakukan olahraga di rumah seperti senam aerobik atau yoga.

Artikel Lainnya: Bolehkah Olahraga saat Sedang Flu?

3. Cukupi Kebutuhan Vitamin C Anda

Vitamin C merupakan mikronutrien yang diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh. Vitamin C membantu tubuh menghasilkan sel darah putih jenis limfosit dan fagosit. Kedua sel tersebut bekerja melindungi tubuh dari segala jenis infeksi virus dan bakteri.

Vitamin C juga menjadi sumber antioksidan kuat yang berperan membantu sel darah putih melindungi tubuh dari radikal bebas. Ketika sel dan jaringan di dalam tubuh sehat, sistem kekebalan Anda pun akan meningkat.

Tak hanya itu, asupan vitamin C yang cukup dapat meningkatkan penyerapan zat besi dengan baik.

Zat besi sifatnya penting untuk membawa oksigen ke sel-sel dan jaringan guna menguatkan sistem kekebalan tubuh.

Peran zat besi turut diperlukan agar sel kekebalan tubuh, terutama limfosit, matang dan jumlahnya meningkat.

Sel kekebalan tubuh yang sehat dan cukup dapat membentuk respons perlawanan maksimal terhadap infeksi virus.

Artikel Lainnya: Efektivitas Vitamin C dalam Menurunkan Berat Badan

Guna memenuni asupan vitamin C, Anda bisa dapatkan dengan makan seperti buah jeruk atau sayur brokoli. Di samping itu, Anda bisa mengonsumsi suplemen kesehatan Joss C-1000 Biangnya Vitamin C.

Suplemen ini mengandung 1000 mg vitamin C yang bisa memenuhi kebutuhan gizi harian dan menjaga daya tahan tubuh tetap maksimal.

Bagi Anda yang sulit minum suplemen dalam bentuk kapsul atau tablet, Joss C-1000 Biangnya Vitamin C bisa menjadi pilihan terbaik. Suplemen ini tersedia dalam bentuk serbuk dan cara mengonsumsinya pun mudah.

Anda hanya perlu melarutkan satu saset Joss C-1000 Biangnya Vitamin C ke dalam 300 ml air, aduk jika perlu, lalu diminum.

Dengan begitu, Anda sudah mendapatkan asupan Biang Vitamin C yang ampuh untuk cegah virus!

Itu dia pencegahan penting supaya tak terserang flu saat pandemi dan musim pancaroba. Jangan lupa mengenakan masker dan cuci tangan menggunakan sabun dan air agar pencegahan jadi maksimal.

Untuk mendapatkan suplemen Joss C-1000 Biangnya Vitamin C, Anda bisa mendapatkannya di aplikasi Klikdokter melalui fitur Belanja Sehat.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar