Sukses

Penyebab Jerawat Kistik dan Cara Mengatasinya

Jerawat kistik atau jerawat batu memang lebih meresahkan ketimbang jerawat pada umumnya. Yuk, cari tahu penyebab dan cara mengatasinya!

Meski kecil, jerawat bisa mengganggu kenyamanan dan kepercayaan diri Anda. Apalagi kalau Anda kedapatan jerawat kistik atau dikenal dengan jerawat batu, yang dikenal menyakitkan.

Apakah itu penyebab jerawat kistik? Bagaimana pula cara mengatasinya? Kita cari tahu di artikel ini.

 

1 dari 3 halaman

Apa Itu Jerawat Kistik?

Jerawat kistik berbeda dengan jerawat pada umumnya. Bentuk jerawat batu cenderung lebih besar, keras, merah, dan lebih mungkin terasa nyeri dan sakit jika disentuh. 

Mengutip laman Healthline, jerawat kistik (cystic acne) merupakan jerawat yang terbentuk dari penumpukan minyak dan sel kulit mati pada jaringan kulit yang paling dalam.

Bahkan, penumpukan minyak dan sel kulit mati ini bisa lebih dalam dari folikel rambut. Nantinya, penumpukan ini akan menyebabkan peradangan yang membuat benjolan besar muncul di wajah. 

Menambahkan penjelasan tersebut, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti mengatakan,

“Selain adanya penumpukan minyak, jerawat kistik juga bisa disebabkan oleh kombinasi sebum, bakteri, dan sel kulit yang menumpuk dan membentuk kista di bawah kulit.”

Artikel Lainnya: Cek di Sini Kondisi Jerawat yang Perlu Penanganan Dokter

“Gejolak hormon saat masa pubertas juga bisa menyebabkan jerawat kistik, meski bisa juga terjadi pada orang yang lebih dewasa,” katanya.

Selain itu, ada faktor risiko lain yang juga jadi penyebab jerawat kistik, yakni:

  • Perubahan hormon, seperti menstruasi, kehamilan, menyusui, penggunaan alat kontrasepsi, stres, dan terapi hormon.
  • Penggunaan kosmetik berlebihan juga disebut bisa memengaruhi kemunculan jerawat batu pada wajah. Apalagi bagi pengguna makeup yang malas untuk membersihkan wajahnya, dan tidak rutin menggunakan skincare.
  • Punya kulit yang berminyak.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu atau terpaparnya kulit dengan bahan kimia.

Adapun beberapa tanda seseorang mengalami jerawat kistik, seperti:

  • Muncul benjolan pada area wajah.
  • Benjolan terasa nyeri saat disentuh maupun tidak. 
  • Benjolan berisi nanah.
  • Benjolan memerah.
  • Jerawat kistik bisa muncul pada area tubuh lain seperti dada, leher, punggung, dan juga lengan. 

Artikel Lainnya: Penyebab Jerawat Sering Muncul di Tempat yang Sama

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Jerawat Kistik

Meski tidak berbahaya ataupun mematikan, jerawat kistik bisa membuat Anda tidak percaya diri.

Bahkan, jika tidak diatasi dengan benar, jerawat ini bisa meradang dan muncul di area wajah lainnya.

Untuk itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat kistik, seperti:

  • Antibiotik

Dokter Astrid menjelaskan pemberian obat, seperti antibiotik, bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat kistik.

Antibiotik ini nantinya akan mengurangi jumlah bakteri dan peradangan yang menjadi penyebab jerawat kistik.

Namun, jangan menggunakan obat antibiotik dalam jangka waktu panjang. Obat tersebut tidak bisa mengurangi produksi minyak berlebih. Minumlah antibiotik sesuai durasi yang ditentukan dokter. 

  • Retinoid 

“Obat oles yang mengandung retinoid juga bisa digunakan untuk mengatasi jerawat kistik. Obat ini mengandung vitamin A yang bisa mencegah penumpukan minyak dan kotoran yang nantinya menghambat pertumbuhan jerawat,” ujar dr. Astrid.

Artikel Lainnya: Masalah Kulit yang Sering Dialami Remaja

  • Isotretinoin 

Isotretinoin merupakan obat resep yang dianggap ampuh untuk mengobati jerawat kistik. Obat ini mengandung vitamin A dan dikonsumsi dalam bentuk tablet setiap harinya.

Sekitar 85 persen orang yang meminum obat isotretinoin mengalami progres penyembuhan yang pesat selama enam bulan. Meski begitu, ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi, seperti:

  • peradangan kulit.
  • gangguan
  • nyeri otot dan sendi.
  • keluar darah saat buang air kecil. 
  • nyeri perut. 

Jika Anda mengalami keluhan-keluhan di atas, jangan tunda untuk pergi ke dokter. 

  • Suntik Steroid 

Selain obat-obatan dari dokter, suntik steroid juga bisa jadi pilihan mengatasi jerawat kistik.

Ingat ya, tindakan medis ini hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis kulit. Jangan coba-coba melakukannya sendiri di rumah.

Biasanya, cara ini menawarkan proses penyembuhan yang lebih cepat ketimbang meminum obat atau menggunakan obat oles.

Itulah beberapa cara mengatasi jerawat kistik yang perlu Anda tahu. Konsultasikan kondisi jerawat kistik pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Jika Anda membutuhkan konsultasi online dengan dokter, manfaatkan layanan LiveChat dari Klikdokter.

(HNS/AYU)

1 Komentar

  • Waluyo Prianto

    Dok saya mau tanya dong ...gimana cara menghilangkan jerawat yang meradang ples bruntusan dan bekasnya ?