Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Bunda, Ini Cara Merawat Organ Intim Bayi Perempuan dan Laki-laki

Bunda, Ini Cara Merawat Organ Intim Bayi Perempuan dan Laki-laki

Sudah tahu cara membersihkan vagina dan penis bayi yang benar? Agar tidak salah, pelajari cara merawat kebersihan organ intim bayi di sini!

Bayi memiliki frekuensi buang air besar (BAB) dan kecil yang lebih banyak daripada orang dewasa. Bahkan untuk BAB saja, bayi berusia 6 minggu bisa melakukannya hingga empat kali sehari.

Karena bayi belum bisa mengurus dirinya sendiri, maka itu, orangtua perlu tahu bagaimana cara membersihkan penis dan vagina si kecil dengan benar.

 

1 dari 4 halaman

Pentingnya Merawat Vagina dan Penis Bayi

Organ intim termasuk area yang super sensitif dan lembap. Ditambah lagi, setiap hari bayi memakai popok.

Pemakaian popok meningkatkan kelembapan di area yang tertutup itu. Semakin lembap kondisi kulit yang tertutup, semakin tinggi risikonya untuk terinfeksi bakteri atau jamur.

Gesekan antara kain atau kertas popok dan kulit juga rentan bikin iritasi. Jika kulit di area organ intimnya terkena iritasi, si kecil akan tidak nyaman dan terus-menerus rewel.

Bayi perempuan yang baru lahir juga bisa mengalami keputihan akibat hormon kehamilan ibu yang menembus plasenta saat masih di dalam kandungan.

Cairannya kadang bening mirip putih telur atau disertai sedikit darah. Keluarnya keputihan di awal kelahiran bisa menyebabkan vagina bayi agak bengkak untuk sementara waktu.

Setelah sekitar 10 hari, gejala itu keputihan dan bengkak itu dapat menghilang. Di sisi lain, perbedaan bentuk penis bayi yang sudah disunat dan yang belum juga butuh perawatan yang berbeda.

Semua hal tadi menjadi alasan penting bagi orangtua untuk mengetahui cara membersihkan penis dan vagina bayi yang benar. 

Artikel Lainnya: Solusi Sehat Pengganti Bedak Tabur untuk Bayi

2 dari 4 halaman

Cara Membersihkan Vagina Bayi

Sebelum membersihkan organ intim bayi, dr. Sepriani Timurtini Limbong mengingatkan para ibu dan ayah untuk menggunting kuku terlebih dulu.

Selain menjadi sarang bakteri, kuku yang panjang juga berpotensi menggores dan bikin lecet kulit bayi.

Vagina bayi pada dasarnya punya kemampuan untuk membersihkan bagiannya sendiri. Jika ada kotoran spesifik seperti feses yang tak sengaja masuk ke vaginanya, itu harus segera dibersihkan oleh Anda.

Adapun cara membersihkan vagina bayi yang direkomendasikan dokter, yaitu:

  • Bersihkan tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer.
  • Buka bibir vagina secara perlahan.
  • Usapkan bola kapas yang sudah dibasahi dengan air hangat di lipatan bibir vaginanya. Arah usapan harus dilakukan dari arah vagina ke anus, bukan sebaliknya.
  • Bersihkan kotoran hingga benar-benar tidak ada yang tersisa. Ingat, tidak perlu pakai sabun!
  • Bilas lagi area organ intim bayi dengan air hangat.
  • Lalu keringkan dengan handuk bersih dengan cara ditepuk-tepuk lembut.

Untuk membersihkan keputihan di vagina bayi yang baru lahir, Anda bisa memanfaatkan tisu basah yang tidak mengandung alkohol dan parfum.

Arah membersihkannya pun sama, yakni dari arah vagina ke anus. Jika ingin lebih bersih lagi, Anda bisa menggunakan bola kapas yang sudah dibasahi air hangat seperti di atas.

Artikel Lainnya: Awas Keputihan pada Anak! Ini Cara Mencegahnya

3 dari 4 halaman

Cara Membersihkan Penis Bayi

Beberapa langkah yang perlu dilakukan orangtua dalam membersihkan penis bayi yang belum disunat, yaitu:

  • Gunakan kapas bersih yang sudah dibasahi air hangat untuk membersihkan area penis dan skrotum atau kantung zakarnya.
  • Karena proses pembersihkan ini dilakukan di bagian luar, orangtua bisa menggunakan sabun khusus bayi.
  • Jangan menarik kulupnya! Kulup penis baru bisa terlepas saat usianya menginjak 2-3 tahun.

Sedangkan, untuk penis bayi yang baru disunat, begini cara membersihkannya:

  • Basuh area tersebut hanya dengan kapas yang sudah dibasahi air hangat secara perlahan.
  • Jangan buru-buru memakaikan popok setelah membersihkan penis bayi. Tunggu hingga benar-benar kering dan biarkan organ intimnya mendapatkan udara yang cukup.
  • Oleskan petroleum jelly di penis untuk mencegah iritasi akibat gesekan popok.
  • Setelah luka sunat sudah sembuh, Anda bisa membersihkan penis bayi dengan sabun.
  • Arahkan penis ke bawah saat pakai popok untuk mencegah gesekan.

Artikel Lainnya: Bisakah Anak Terkena Kanker Penis? Ini Jawabannya!

Dokter Sepriani juga mengingatkan, “Sembari membersihkan, coba perhatikan kondisi penis bayi. Apakah letak lubang uretranya (lubang pipis) tidak normal, misalnya terlalu di bawah? Apakah saat diraba hanya ada satu testisnya? Apakah ada semacam infeksi di ujung penis? Jika begitu, segera periksakan ke dokter anak.”

“Begitu pula dengan vagina bayi. Jika ada kemerahan di bibir vagina dan pembengkakan yang tak kunjung mereda, Anda harus membawanya ke dokter untuk dicari penyebab dan solusinya” tambahnya.

Itu dia cara merawat dan membersihkan organ intim si kecil yang perlu ketahui dan terapkan.

Masih ada pertanyaan tentang vagina dan penis bayi atau keluhan lain seputar kesehatan anak? Konsultasikan hal itu pada dokter kami lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar