Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Awas, Makan Oncom Dapat Menimbulkan Efek Samping Serius!

Awas, Makan Oncom Dapat Menimbulkan Efek Samping Serius!

Dua warga meninggal dunia setelah makan nasi tutug oncom (04/02). Jika sampai merenggut nyawa, apa saja sebenarnya bahaya makan oncom bagi kesehatan?

Kabar meninggalnya ibu dan anak di Cianjur, Jawa Barat, pascamakan nasi tutug oncom mengagetkan masyarakat. Sebelum meninggal dunia, korban sempat mendapat perawatan dari RSUD Cianjur.

Oncom sebenarnya bukan kuliner fermentasi baru dan memang sering dijadikan lauk pendamping nasi. Karena ada berita itulah, bahaya makan oncom bagi kesehatan kini jadi sorotan.

Dilansir dari berbagai sumber, tenaga kesehatan yang sempat merawat korban mengatakan, oncom yang dikonsumsi mungkin sebelumnya terlalu lama disimpan.

Namun, bukankah makanan fermentasi biasanya aman-aman saja meski disimpan cukup lama? Atau, hal tersebut tidak berlaku untuk oncom?

1 dari 3 halaman

Bahaya Makan Oncom bagi Kesehatan

Oncom terbuat dari ampas kacang tanah atau tahu. Jika dilihat dari warna sporanya, oncom dibedakan menjadi dua, oncom merah dan hitam.

Oncom merah dibentuk oleh jamur Neurospora sitophila. Sedangkan oncom hitam, dibentuk oleh ragi untuk membuat tempe.

Jamur Neurospora sitophila akan menghasilkan enzim amilase, lipase, dan protease. Enzim tersebut berperan penting dalam penguraian oncom sehingga teksturnya berubah dan menimbulkan bau yang khas.

Oncom ini termasuk makanan kaya protein. Karena itulah, makan oncom bisa jadi solusi murah saat masyarakat ingin mendapatkan sumber protein yang baik.

Artikel Lainnya: Asam Urat Bisa Parah Akibat Konsumsi Kedelai?

Sayangnya, efek samping samping makan oncom juga tak boleh diremehkan. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, oncom termasuk makanan yang rentan terkontaminasi dengan jamur jenis lain.

“Adapun jamur lain yang dimaksud adalah Aspergillus flavus. Jamur tersebut menghasilkan racun aflatoksin yang dikenal sebagai pemicu risiko kanker. Kalau membuat dan mengolahnya tidak benar, maka bisa memicu aflatoksin itu,” terang tenaga medis yang akrab disapa dr. Vita.

Artikel Lainnya: Tempe, Superfood Asal Indonesia yang Punya Segudang Manfaat

Bungkil atau ampas kacang tanah rentan terkontaminasi jamur tersebut. Namun, kontaminasi dan efek racun yang dihasilkan juga bergantung kepada:

  • Bagaimana kualitas bahan baku yang dipakai untuk membuat oncom?
  • Seberapa lama jamur itu berkontak dengan bahan baku?
  • Bagaimana kualitas air yang digunakan untuk mengolah?
  • Bagaimana suhu dan kelembapan penyimpanannya?

Reaksi keracunan sebenarnya tergantung kepada kondisi masing-masing tubuh. Ada yang mengalaminya secara cepat, tapi ada juga yang lambat atau baru keesokan harinya.

Gejala keracunannya pun sama seperti keracunan makanan, yaitu:

  • Mual muntah.
  • Pusing. 
  • Diare.
  • Lemas.
  • Demam.
  • Nyeri perut.

Gejala di atas tidak boleh diremehkan. Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera ke rumah sakit terdekat.

Apalagi bila tubuh sudah sangat lemas, pandangan kabur, dan selalu muntah setiap makan atau sekadar minum.

Artikel Lainnya: Ini Jenis Tahu yang Baik untuk Kesehatan Anda!

Jika kondisinya belum parah, beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Untuk mengatasi mual, Anda bisa mengonsumsi air jahe.
  • Untuk meredakan nyeri perut dan diare, konsumsi yoghurt.
  • Untuk mengatasi demam, konsumsi parasetamol sesuai dosis di kemasan.
  • Perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi karena muntah dan diare.
  • Hindari makan makanan yang terlalu berat dan berbumbu. Makan bubur, pisang, sup bening bisa jadi pilihan meredakan rasa tak nyaman di perut.
  • Istirahatkan tubuh dan hindari memaksakan diri untuk beraktivitas.
  • Diare sebenarnya merupakan cara tubuh mengeluarkan kuman. Tanpa resep dokter, sebaiknya jangan mengonsumsi obat antidiare.

Artikel Lainnya: Makan Bayam dan Tahu Bersamaan Bisa Picu Kista?

2 dari 3 halaman

Cegah Efek Samping Makan Oncom, Bagaimana Tipsnya?

Untungnya, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan jika ingin membeli oncom dan mengolahnya menjadi lauk. Berikut anjurannya:

  • Perhatikan Ini Saat Membeli

Dokter Vita menyarankan, “Pilih oncom yang rapat dan jamur di permukaannya tidak terlalu banyak.

Hindari membeli oncom yang terlalu lembap dan aromanya asam menusuk karena itu tanda sudah tidak segar.”

  • Perhatikan Waktu Penyimpanan

“Setelah beli oncom, sebaiknya Anda langsung mengolahnya. Jangan simpan terlalu lama untuk mencegah kontaminasi,” saran dr. Vita.

Maksimal waktu penyimpanan oncom adalah 3 hari. Kontaminasi jamur berbahaya biasanya terjadi setelah 7 hari penyimpanan.

  • Perhatikan Suhu Penyimpanan

Simpan oncom dalam wadah bersih tertutup dan masukkan ke kulkas. Hindari meletakkannya begitu saja di meja atau lemari penyimpanan dengan suhu ruang. Efek racun dari jamur Aspergillus flavus akan terbentuk di suhu 25 derajat Celsius.

Kini Anda sudah mengetahui apa saja bahaya oncom bagi kesehatan. Bila masih ada pertanyaan seputar keracunan dan efek samping makanan fermentasi lain, konsultasi pada dokter kami lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar