Sukses

Tinggal sama Mertua Pengaruhi Kesuburan Menantu Wanita?

Tinggal dengan mertua dipilih karena berbagai alasan. Tapi, menurut penelitian, pilihan itu bisa pengaruhi kesuburan wanita. Benar tidak, ya?

Bagi pasangan yang belum memiliki rumah sendiri, tinggal dengan mertua adalah pilihan. Tapi, konon ada efeknya juga tinggal di “pondok mertua indah" yang berhubungan dengan kesuburan wanita.

Kalau mertua dan menantu wanita sering cekcok, itu adalah rahasia umum. Hal ini kerap terjadi dan menghambat keharmonisan hubungan. 

Namun, mungkin Anda bertanya-tanya, apa hubungannya tinggal dengan mertua dan kesuburan wanita? 

Sebuah penelitian yang berjudul: Living with own or husband's mother in the household is associated with lower number of children: a cross-cultural analysis, mencoba mengungkapnya.

1 dari 3 halaman

Tinggal dengan Mertua Pengaruhi Kesuburan?

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Royal Society Open Science tersebut dilakukan oleh peneliti dari Universitas Wina, Austria. 

Para peneliti menemukan bahwa wanita yang tinggal bersama mertua punya anak lebih sedikit dibandingkan pasangan yang tinggal secara mandiri.

"Kehadiran mertua dalam rumah tangga anaknya selalu berhubungan dengan jumlah anak yang lebih sedikit dibandingkan dengan pasangan yang tinggal di rumah sendiri," kata penulis. 

Para peneliti ini mendapatkan data dari rekam medis sekitar 2,5 juta wanita yang berusia antara 15-24 tahun dari 14 negara.

Peneliti mengakui sebenarnya banyak faktor mengapa temuan ini bisa didapatkan. Tim juga menyoroti masalah sosial dan ekonomi pasangan yang tinggal dengan mertua.

Artikel Lainnya: Alasan Kenapa Menantu Wanita & Ibu Mertua Sering Tidak Akur

Contohnya, pasangan yang tinggal bersama mertua mungkin punya pertimbangan masalah ekonomi.

Masalah kesehatan tertentu dan kesepakatan antara suami-istri soal jumlah anak juga turut memengaruhi.

Bagi mereka yang ingin punya banyak anak, membaca penelitian ini pasti sudah mewanti-wanti untuk tidak tinggal dengan orangtua dari pihak laki-laki. 

Namun, menurut dr. Devia Irine Putri, Anda tak perlu terlalu khawatir soal dampak tinggal serumah dengan mertua tersebut.

"Penelitiannya ini masih terbatas, belum ada penelitian lainnya lagi. Jadi, tidak bisa mutlak dibilang tinggal dengan mertua maka anaknya akan sedikit," ujarnya.

Artikel Lainnya: Ini Alasan Mengapa Menantu Laki-Laki Jadi Kesayangan Mertua

2 dari 3 halaman

Hal Lain yang Dapat Pengaruhi Kesuburan Wanita

Ada banyak faktor eksternal dan internal yang turut menentukan kesuburan seorang wanita. Apa saja? Menurut dr. Devia Irine Putri, berikut penyebab menurunnya kesuburan wanita:

1. Berat badan

Berat badan, baik yang terlalu gemuk maupun sangat kurus, bisa mengganggu kesuburan wanita.

Penyebabnya, menurut dr. Devia, kedua kondisi tersebut dapat memengaruhi hormon. Wanita pun dapat lebih sulit hamil karena menurunnya fungsi ovarium.

2. Usia

Usia juga dianggap sebagai faktor penentu. Semakin tua usia seorang wanita, tingkat kesuburannya akan menurun juga. Usia produktif wanita untuk hamil di atas 20-35 tahun.

3. Pola Hidup yang Sehat

Bagaimana pola hidup Anda sehari-hari? Sudahkah menerapkan gaya hidup sehat dan aktif? Pasalnya, gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, bisa mengganggu kesuburan.

"Paparan rokok, alkohol, kafein, bisa memengaruhi kesehatan organ reproduksi dan hormon wanita juga," ungkap dr. Devia Irine.

Artikel Lainnya: Anda Merasa Tidak Dihargai Mertua, Ini Tips Mengatasinya dari Psikolog

4. Paparan Zat dan Senyawa Tertentu

Sering terpapar zat kimia, seperti polutan dan pestisida, juga bisa memengaruhi kesuburan Anda.

Zat kimia ini bukan hanya yang berasal dari asap debu, tapi juga yang secara tidak disadari ada di dalam produk kosmetik atau pembersih rumah. Misalnya, phthalate dan paraben.

5. Masalah di Organ Reproduksi

"Kalau ada masalah seperti infeksi di organ reproduksi, terutama jika dibiarkan atau tidak ditangani dengan baik, bisa memengaruhi kesuburan. Infeksi menahun bisa memengaruhi kualitas sel telur," tegas dr. Devia Irine.

Jadi, Anda pilih tinggal dengan mertua apa tidak? Kalaupun iya, jangan terlampau khawatir. Penelitian di atas masih butuh pembuktian lebih dalam. Toh, masih banyak faktor penentu kesuburan wanita lainnya, bukan?

Simak berita-berita menarik lainnya seputar kesehatan reproduksi dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar