Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Berbagai Cara Alami untuk Mengatasi Sesak Napas Karena Asma

Berbagai Cara Alami untuk Mengatasi Sesak Napas Karena Asma

Asma dapat membuat penderitanya mengalami sesak napas ringan. Agar sesak napas reda, lakukan ketujuh hal berikut ini.

Orang yang memiliki asma umumnya selalu membawa inhaler sebagai penanganan darurat ketika gejala penyakitnya kambuh. Tinggal menghirup inhaler dari mulut, sesak napas akibat asma pun segera mereda.

Namun, dalam beberapa kondisi asma ringan, penderitanya tak perlu sampai menggunakan inhaler atau berobat ke dokter.

Ada beberapa obat atau cara alami  guna mengatasi sesak napas yang disebabkan oleh asma. Simak beberapa caranya di sini.

1 dari 3 halaman

Obat Alami untuk Redakan Sesak Akibat Asma

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan ketika mengalami sesak napas ringan karena asma.

1. Ambil Napas Dalam-Dalam

Teknik pernapasan ini dapat disebut sebagai belly breathing dan digunakan untuk mengatasi sesak napas ringan karena asma. Berikut cara melakukannya:

  • Posisikan tubuh Anda berbaring dan kedua tangan ada di atas perut.
  • Ambil napas dalam-dalam melalui hidung. Pada saat yang sama, pengambilan napas akan membuat paru-paru terisi udara dan perut jadi mengembang.
  • Tahan napas selama beberapa detik. Biarkan perut Anda tetap mengembang.
  • Setelah itu, Anda bisa menghembuskan napas perlahan melalui mulut. Perut pun perlahan akan mengecil kembali.

Anda bisa melakukan penanganan di atas secara berulang sampai kondisi sesak napas membaik. Kendati umum dilakukan, ada risiko yang bisa terjadi bila cara di atas dilakukan dengan teknik yang salah.

Misalnya, bila teknik ini dilakukan dengan cara yang salah, seseorang dapat mengalami hiperinflasi.

Hiperinflasi adalah peningkatan volume udara atau terjebaknya udara di paru-paru. Kondisi ini berisiko dialami oleh orang dengan masalah pernapasan kronis dan parah.

Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter mengenai teknik pernapasan yang tepat sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Artikel Lainnya: Serba-serbi Terapi Alternatif untuk Asma

2. Pursed-Lip Breathing atau Belly breathing

Dokter Adeline Jaclyn mengatakan, ketika sesak napas muncul Anda bisa melakukan pursed-lip breathing atau belly breathing (seperti poin pertama di atas).

Dilansir dari Healthline, teknik pursed-lip breathing bisa digunakan untuk membantu mengurangi sesak napas yang dipicu rasa panik. Berikut cara melakukannya:

  • Posisikan tubuh duduk tegak di kursi, bahu harus relaks.
  • Ambil napas pelan-pelan dari hidung selama beberapa detik.
  • Hembuskan napas lewat mulut selama beberapa detik. Pada saat membuang napas, pastikan bibir Anda dalam posisi kerucut atau seperti ingin meniup.
  • Ulangi latihan pernapasan ini hingga beberapa kali.

3. Makan Jahe Segar

Makan jahe segar diyakini dapat menjadi obat alami untuk mengatasi sesak napas. Alternatif lainnya, Anda bisa menambahkan beberapa potongan jahe ke dalam air panas, lalu diminum.

Jahe diyakini dapat membantu mengurangi sesak napas akibat infeksi saluran pernapasan.

Menurut studi tahun 2012 yang dilakukan oleh peneliti di Taiwan, jahe kemungkinan efektif melawan respiratory syncytial virus (RSV) yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan.

Artikel Lainnya: Pertolongan Tanpa Obat Saat Asma Kambuh Mendadak

4. Ambil Posisi Nyaman

Ketika sesak napas ringan muncul, Anda bisa mengatasinya dengan menemukan posisi nyaman terlebih dahulu.

Posisi yang nyaman diperlukan agar Anda bisa mengatur pernapasan dengan baik. Berikut beberapa posisi yang dapat dilakukan:

  • Sandarkan tubuh Anda ke dinding agar bagian punggung bisa ditopang dengan baik, lalu coba atur napas.
  • Berdirilah dengan kedua tangan menopang tubuh di atas meja. Posisi ini dapat mengurangi beban tubuh yang dirasakan kaki.
  • Baringkan tubuh Anda di kasur. Pastikan belakang kepala dan lutut ditopang oleh bantal, lalu atur napas pelan-pelan.

5. Gunakan Kipas Angin

Sebuah penelitian tahun 2010 melaporkan penggunaan kipas angin genggam yang dihadapkan ke hidung atau wajah dapat mengurangi sensasi sesak napas.

Sensasi hembusan angin dari kipas membuat lebih banyak udara masuk ke dalam tubuh. Maka itu, cara ini dapat dijadikan sebagai obat alami bagi orang yang sesak napas ringan.

Namun, penggunaan kipas angin ini tidak bisa memperbaiki gejala asma atau sesak napas, ya.

Artikel Lainnya: Tips agar Rumah Bebas dari Penyakit Asma

6. Menghirup Uap Air Panas

Menghirup uap air panas bisa menjadi obat atau cara alami meredakan sesak napas. Cara ini diketahui bisa menjaga saluran hidung agar tetap bersih dan dapat membantu seseorang bernapas lebih mudah.

Panas dan kelembapan dari uap air panas berfungsi memecah lendir di paru-paru serta mengurangi sesak napas. Berikut cara yang dapat dilakukan untuk menghirup uap panas:

  • Isi mangkuk atau baskom dengan air panas.
  • Tambahkan beberapa tetes minyak esensial berbahan peppermint atau eucalyptus.
  • Posisikan wajah di atas mangkuk dan letakkan handuk di atas kepala. Tutupi handuk dari bagian kepala sampai wajah.
  • Tarik napas dalam-dalam dan hirup uapnya.

7. Minum Kopi

Minum kopi hitam tanpa campuran susu atau pemanis dapat membantu meredakan sesak napas. Sebab, kandungan kafein di dalam kopi bermanfaat untuk mengurangi otot-otot pernapasan yang tegang.

Studi tahun 2010 yang diterbitkan dalam jurnal Cochrane Library menyatakan, kafein memiliki efek positif untuk meningkatkan fungsi saluran pernapasan penderita asma.

Akan tetapi, Anda harus konsultasikan cara ini ke dokter. Pasalnya, terlalu banyak kopi dapat meningkatkan detak jantung dan memicu kondisi kesehatan yang fatal.

Artikel Lainnya: Manfaat Teh, Benarkah Bisa Membantu Mengatasi Asma?

2 dari 3 halaman

Kapan Harus ke Dokter?

Pada beberapa kasus, sesak napas ringan karena asma jangan dianggap sepele. Segera cari pertolongan medis jika Anda atau orang lain tiba-tiba mengalami sesak napas parah sampai menimbulkan rasa sakit di dada.

"Sesak atau mengi berat terutama pagi atau malam, perlu meregangkan otot dada untuk bernapas. Gejala yang tidak mereda setelah menggunakan inhaler, kesulitan berbicara, itu tanda harus segera ke dokter," tegas dr. Adeline Jaclyn.

Ingat, sebelum melakukan ketujuh cara di atas sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Anda juga disarankan untuk membawa obat-obatan, termasuk inhaler, ketika bepergian untuk sebagai penanganan utama asma.

Cari tahu informasi pertolongan pertama lainnya dengan membaca artikel di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar