Sukses

Mengenal Linea Nigra, Garis Hitam di Perut Saat Hamil

Ada-ada saja perubahan fisik pada ibu hamil. Salah satu yang cukup sering adalah munculnya garis hitam di perut alias Linea nigra. Apa penyebabnya?

Macam-macam perubahan fisik akan dialami ibu selama kehamilan. Salah satu yang cukup umum ditemui adalah timbulnya garis gelap vertikal memanjang di perut ibu, yang disebut linea nigra.

Diketahui, sekitar 80 persen wanita hamil akan mendapatkan linea nigra selama kehamilan, biasanya setelah trimester pertama. Perlukah bumil mengkhawatirkan kemuculan garis hitam di perut saat hamil ini?

1 dari 3 halaman

Penyebab Linea Nigra

Garis hitam pada wanita hamil biasanya menjalar dari tulang kemaluan ke atas area umbilikus (pusar). 

Namun pada sebagian ibu, garis ini bisa meluas sampai ke tulang dada. Lebarnya sekitar 0,6 cm hingga 1,2 cm.

Akan tetapi, bentuk linea nigra bisa berbeda-beda pada setiap wanita hamil, begitu juga dengan warnanya. 

Ada yang terlihat lebih gelap, ada juga yang sedikit lebih terang. Variasi ini umumnya normal dan tidak menjadi permasalahan.

Dijelaskan oleh dr. Devia Irine Putri, penyebab linea nigra sampai saat ini belum diketahui. “Penyebab pastinya tidak diketahui sampai saat ini, tapi diduga karena perubahan hormonal selama kehamilan,” ucap dr. Devia.

Hormon dalam tubuh wanita hamil akan berubah. Plasenta pada calon ibu dapat melepaskan hormon yang merangsang melanosit, sel yang memproduksi melanin untuk pigmen kulit.

Artikel Lainnya: 6 Perubahan Tubuh Selama Kehamilan

Dikutip dari What to Expect, kulit ibu hamil akan mengalami hiperpigmentasi atau menjadi lebih gelap. 

Hal tersebut juga nilah yang juga menyebabkan wajah pada wanita hamil menjadi lebih gelap. Begitu juga warna puting atau areola ibu akan menjadi lebih gelap.

Kemunculan linea nigra pada ibu hamil juga sering dikaitkan dengan kelamin bayi yang sedang dikandung. 

Misalnya, jika garis melintasi pusar, ibu akan melahirkan anak perempuan. Namun, bila linea nigra melintasi tulang iga, bumil mengandung anak lelaki.

Namun, hal tersebut hanyalah mitos belaka karena tidak dapat dibuktikan secara ilmiah dan medis.

Artikel Lainnya: Cara Aman dan Nyaman Berlibur saat Hamil

2 dari 3 halaman

Apakah Ibu Hamil Perlu Khawatir?

Dokter Devia mengatakan bahwa linea nigra bukanlah permasalahan yang serius, dan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan pada ibu hamil.

“Ibu hamil tidak perlu khawatir, karena ini hal yang tidak berbahaya dan wajar jika terjadi. Meski demikian, biasanya ibu merasa kurang percaya diri,” ucap dr. Devia. 

Ditambahkan oleh dr. Devia, garis hitam di perut wanita hamil akan hilang setelah melahirkan. Hal ini menandakan kadar hormon ibu sudah kembali seperti sebelum hamil.  

“Linea nigra bisa menghilang dengan sendirinya setelah persalinan. Namun pada sebagian ibu menetap atau hanya memudar saja. Kalau memang mengganggu ibu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit lebih lanjut,” kata dr. Devia.

Jika Anda berniat mengurangi linea nigra, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Cara mudah untuk membantu memudarkan garis hitam di perut adalah dengan menggunakan tabir surya dengan SPF30 atau lebih.
  • Konsumsi makanan sehat. Kekurangan asam folat kerap dikaitkan dengan hiperpigmentasi.

Jadi, pastikan Anda makan makanan yang sehat dengan kandungan tinggi folat, misalnya dari sayuran hijau, buah-buahan, dan biji-bijian. Lengkapi juga dengan asupan vitamin selama kehamilan.

  • Konsultasi dengan dokter kulit, bila garis hitam di perut Anda tidak juga menghilang setelah melahirkan, Anda bisa konsultasi ke dokter agar dapat diberikan penanganan yang tepat. 

Linea nigra saat hamil adalah wajar dan tidak perlu dikhawatirkan berlebih. Akan tetapi, jika Anda masih khawatir linea nigra bakal mengganggu penampilan, tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter. 

Konsultasi jadi lebih mudah dengan layanan LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

1 Komentar