Sukses

Waspada Batuk Mengi pada Anak di Musim Hujan

Di musim hujan, batuk mengi sering kali menyerang anak-anak. Apa penyebab dan gejala batuk mengi pada anak? Yuk, cari tahu di sini.

Musim hujan sudah tiba. Biasanya, musim tersebut datang beriringan dengan beberapa masalah kesehatan pada anak, seperti batuk. Anak bisa lebih tersiksa jika batuk hadir bersama dengan keluhan mengi.

Apakah kondisi tersebut berbahaya? Bagaimana juga penanganan batuk mengi pada anak? Cari tahun jawabannya di sini.

 

1 dari 4 halaman

Apa Itu Batuk Mengi dan Gejalanya?

Secara sederhana, batuk mengi mengacu pada infeksi saluran napas bagian atas, yang menghalangi pernapasan dan menyebabkan batuk khas.

"Mengi sebenarnya bunyi napas tambahan. Biasanya, bunyi ini menunjukkan ada sumbatan pada saluran napas. Selain itu, keluhan mengi umumnya merupakan salah satu gejala asma, bunyinya biasa "ngik'," ungkap dr. Sara Elise Wijono, M.Res.

Batuk mengi biasanya terjadi akibat adanya penyempitan pembengkakan di kotak suara atau laring, saluran bronkial atau bronkus, serta tenggorokan (trakea). 

"Mengi juga bisa karena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) untuk anak di bawah 2 tahun. Untuk anak di atas 2 tahun, mengi paling sering akibat asma," tegas dr. Sara.

Saat batuk memaksa udara masuk melalui lorong yang menyempit, pita suara yang membengkak menghasilkan suara “ngik” yang nyaring. Kondisi ini biasanya tidak serius. Kebanyakan anak dapat dirawat sendiri di rumah.

Artikel lainnya: Optimalkan Pertumbuhan Anak yang Alergi di Masa 1000 HPK

Beberapa gejala batuk mengi pada anak antara lain:

  • Hidung meler, hidung tersumbat, dan batuk ringan
  • Batuk yang berubah menjadi suara "ngik"
  • Kehilangan suara (radang tenggorokan)
  • Demam
  • Suara "berderit" atau bersiul bernada tinggi saat menarik napas
2 dari 4 halaman

Kenapa Anak Batuk Mengi saat Musim Hujan?

Musim hujan cenderung lembap, dingin, dan berair. Kondisi ini ideal bagi kuman penyebab penyakit berkembang. Salah satu virus yang sering jadi penyebab batuk mengi adalah parainfluenza.

Penularan virus ini juga cukup mudah, yakni saat anak menghirup droplet orang yang terinfeksi saat batuk atau bersin. Partikel virus dalam tetesan ini juga dapat bertahan di permukaan mainan dan benda-benda lainnya.

Jika anak menyentuh permukaan terkontaminasi, lalu memegang hidung, mata, atau mulut, infeksi bisa terjadi. Anak akan semakin rentan tertular batuk di musim hujan ketika imunitasnya sedang menurun.

“Selain itu, infeksi yang sebabkan batuk pilek juga bisa jadi pencetus kambuhnya asma. Selanjutnya, muncullah gejala mengi," kata dr. Sara Elise.

Yang paling berisiko mengalami masalah batuk mengi adalah anak usia 6 bulan sampai 3 tahun. Anak seusia itu memiliki saluran udara yang kecil.

Artikel lainnya: Orang Tua Wajib Tahu Gejala Asma pada Anak

3 dari 4 halaman

Menangani Batuk Mengi Anak saat Musim Hujan

"Batuk biasanya disebabkan oleh virus. Karena itu, sebenarnya anak bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari,” ujar dr. Sara.

“Anda bisa membantu pemulihan dengan memberikan mereka banyak minum untuk encerkan dahak, atau obat-obatan yang sifatnya simptomatik, misalnya obat batuk bebas," dia menyarankan.

"Tapi lihat juga menginya apakah karena virus atau asma. Kalau karena asma, keluhan bisa diredakan dengan obat seperti bronchodilator. Biasanya jenis obat ini memerlukan resep dokter," sambungnya.

Selain itu saran dr. Sara di atas, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Jangan Merokok di Sekitar Anak

Asap rokok dapat memperburuk batuk si kecil. Jika Anda ingin merokok, lakukan jauh dari anak. Akan lebih baik kalau Anda bisa menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

2. Jaga Kepala Anak Tetap Tinggi

Jaga agar kepala anak Anda tetap tinggi. Anda bisa meletakkan bantal ekstra di kepalanya saat berbaring.

Artikel Lainnya: Balita Sering Batuk, Itu Tanda Pneumonia atau Batuk Biasa?

3. Terus Berada di Dekat Anak

Teruslah berada di dekat si kecil. Kalau perlu, tidurlah di kamar yang sama agar Anda bisa segera membantu anak jika mulai kesulitan bernapas.

4. Jangan Panik

Tetap tenang saat mengi dan kesulitan bernapas anak kumat. Jika anak melihat orangtuanya takut dan panik, dia bisa ikut cemas dan makin kesulitan dalam bernapas.

Kalau Anak sudah tampak sesak, dr. Sara Elise menyarankan untuk segera dibawa ke rumah sakit. Biar dokter yang memeriksa dan memberikan perawatan yang tepat.

Musim hujan bisa memicu batuk mengi pada anak. Itu sebabnya, jaga daya tahan tubuh si kecil dengan konsumsi makanan bergizi dan cukup minum  setiap hari.

Dapatkan tips menghindari batuk saat musim hujan dan informasi penyakit pada anak lainnya dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar