Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Kenali Body Neutrality dan Perbedaannya dengan Body Positivity

Kenali Body Neutrality dan Perbedaannya dengan Body Positivity

Ada satu lagi gerakan untuk lebih menghargai tubuh sendiri, yaitu body neutrality. Apa gerakan tersebut lebih baik dari body positivity?

Istilah body positivity terdengar lebih dulu daripada body neutrality. Kendati begitu, keduanya sama-sama mengajarkan kita untuk lebih mencintai tubuh sendiri dan menghargai tubuh orang lain. 

Gracia Ivonika M. Psi., Psikolog juga berpendapat demikian. Menurutnya, body positivity dan body neutrality merupakan istilah yang digunakan untuk membangkitkan rasa penerimaan terhadap tubuh. 

Hal seperti itu penting mengingat semakin tingginya permasalahan body image yang berdampak pada psikologis seseorang. 

Kesamaan itu akhirnya mengundang pertanyaan. Kalau sama dengan body positivity, kenapa harus ada body neutrality? Apa yang membuat body neutrality ini spesial?

1 dari 4 halaman

Apa Itu Body Neutrality?

Dilansir dari Healthline, gerakan body neutrality mulai disuarakan pada tahun 2015 oleh Gabi Gregg dan Stephanie Yeboah. Mereka berdua adalah blogger.

Tubuh berisi semua organ vital yang membuat Anda tetap hidup. Tak cuma organ, tubuh Anda juga diisi jiwa sehingga terbentuklah kepribadian dan identitas diri. 

Nah, body neutrality mengajarkan seseorang untuk mengenal kemampuan dan karakteristik tubuh sendiri sekaligus menerimanya. 

Ada kalanya kita tidak suka dengan kondisi tubuh. Bukan cuma penampilan fisik, melainkan kondisi kesehatan yang dimiliki. 

Ya, bohong rasanya jika orang benar-benar mencintai tubuhnya sepanjang waktu. Ketidaksukaan itu wajar terjadi dan bukan sesuatu yang mesti dibesar-besarkan.

Artikel Lainnya: Benarkah Prinsip Body Positivity Picu Obesitas?

Anda dapat tetap menerima tubuh apa adanya, bahkan saat tidak sedang menyukai kondisinya. 

Body neutrality mengajarkan kita untuk menerima hal tersebut secara realistis tanpa harus menjadikannya sorotan. 

Hal-hal semacam memaksakan diri sendiri dan orang lain lewat berbagai cara untuk mengagumi kondisi tubuh bukan ciri khas gerakan body neutrality.  

Body neutrality mendorong masyarakat untuk tidak menjadikan tubuh sebagai highlight percakapan umum. Apa pun kondisinya, yang terpenting kita masih bisa hidup bahagia dan sehat dengan cara masing-masing. 

Artikel Lainnya: Pentingnya Punya Body Positivity bagi Psikis Ibu Hamil

2 dari 4 halaman

Mengenal Perbedaan Body Neutrality dan Body Positivity

Gerakan body positivity mendorong seseorang untuk merasa nyaman dan mencintai tubuh, tidak peduli bagaimana pun bentuknya. 

Cara pandang ini juga menekankan gagasan bahwa setiap orang itu cantik, tampan, dan itu memang tidak salah. Di sisi lain, body neutrality agak berbeda konsepnya. 

Body neutrality tidak ingin menjadikan tubuh sebagai  fokus percakapan. Pasalnya, buat beberapa orang, membanggakan kondisi tubuhnya bukanlah hal yang bikin nyaman dan tenang. 

Langsung mengubah perasaan dari yang tidak suka menjadi cinta kadang juga terasa kurang realistis. Manusia bukan sekadar tubuh; dan tampil menarik bukanlah satu-satunya kuncian.

Psikolog Gracia juga mengungkapkan, “Yang berbeda lagi, body positivity lebih berfokus dengan beauty atau penampilan. Sedangkan body neutrality merupakan term yang menengahi pemaknaan yang cenderung berlebihan daripada body positivity. Intinya, menghargai tubuh.”

“Artinya, kita tidak semerta-merta menerima dan menilai. Kita juga harus menjaga tubuh, baik secara internal (kesehatan) maupun eksternal (penampilan). Dengan demikian, tubuh bukanlah satu-satunya penentu keberhargaan, citra, dan kepercayaan diri seseorang,” ia menambahkan. 

Kendati lebih realistis, hal ini tak langsung menjadikan body neutrality menjadi versi “upgrade” dari body positivity

“Tergantung juga pada pemaknaan individu yang bersangkutan terhadap body neutrality. Tidak semua orang memaknai dan mengaplikasikannya dengan tepat. Jika dimaknai dan diaplikasikan secara tepat, barulah bisa berdampak positif terhadap kesehatan mental,” kata psikolog itu. 

Artikel Lainnya: Cara Bijak Bersikap saat Anda Sering Dikira Hamil

3 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Menerapkan Gerakan Body Neutrality?

Sebenarnya tak sulit untuk mulai menerapkan netralitas tubuh di dalam kehidupan sehari-hari. Adapun sejumlah langkah yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Hilangkan dan alihkan percakapan soal tubuh serta penampilan secara berlebihan. 
  • Beri waktu pada diri sendiri dan orang lain. Semua perubahan membutuhkan waktu agar semuanya bisa lebih memahami dengan lebih baik. 
  • Berdamai dengan keadaan sepertinya menjadi pasangan dari body neutrality. Terima segala kekurangan dan kelebihan diri Anda tanpa harus diumbar. 
  • Terapkan pola hidup sehat yang wajar. Lupakan diet ekstrem, tetapi tidak perlu mengajak orang untuk cuek dengan kesehatannya. 
  • Pilih aktivitas fisik yang paling bikin Anda bahagia. 

Kini Anda sudah mengetahui tentang gerakan body neutrality dan perbedaannya dengan body positivity.

Masih ada pertanyaan seputar kesehatan mental? Yuk, konsultasikan kepada psikolog melalui fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar