Sukses

Yuk, Kenali Fungsi Lutut pada Kaki!

Fungsi lutut ternyata tidak bisa disepelekan lho! Perannya sangat penting untuk menunjang aktivitas Anda. Simak selengkapnya di sini.

Cedera, nyeri, atau masalah kesehatan lainnya pada lutut pasti sudah biasa Anda dengar atau bahkan alami. Namun, pernahkah terlintas dalam pikiran apa fungsi lutut bagi kesehatan?

Pasalnya, lutut merupakan salah satu bagian penting yang perlu dijaga kondisinya karena berperan penting dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk tahu lebih jelasnya, mari mengenal anatomi dan fungsi lutut, serta masalah kesehatan yang mengintainya berikut ini.

1 dari 4 halaman

Mengenal Anatomi Lutut

Lutut merupakan salah satu bagian paling penting untuk menopang tubuh dan berat badan. Bisa dibayangkan betapa sulitnya seseorang untuk beraktivitas bila lututnya mengalami cedera atau gangguan.

Melansir laman Physiopedia, lutut merupakan salah satu bagian sendi terbesar dan paling kompleks di dalam tubuh. Lutut dibangun oleh empat tulang, jaringan ligamen, dan otot.

Pada lutut, tulang paha (femur), tulang kering (tibia), dan tempurung lutut (patella) tersambung melalui sendi tibiofemoral dan patellofemoral.

Ketiga tulang ini dilapisi tulang rawan artikular, yaitu zat yang sangat keras dan halus untuk mengurangi gesekan. Patella terletak pada lekukan tulang paha yang dikenal sebagai lekuk intercondylar.

Artikel Lainnya: Lakukan 9 Hal Ini Saat Anda Nyeri Lutut

Secara umum, struktur pada lutut bisa dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu struktur stabilitas, struktur penumpu beban, dan struktur penunjang lain.

Pada struktur stabilitas, lutut bisa bergerak secara bebas dan stabil tanpa bergeser ke kiri atau kanan. Hal ini disebabkan oleh adanya ligamen yang menjadi komponen stabilitas utama.

Adapun empat macam komponen stabilitas utama yaitu anterior cruciate ligament, posterior cruciate ligament, lateral collateral ligament, dan medial collateral ligament.

Lalu, pada struktur penumpu beban, lutut bisa menahan gesekan ketika seseorang bergerak dan menumpu beban yang minimal. 

Kemampuan ini dihasilkan berkat tulang sendi lutut yang telah dilindungi atau dilapisi tulang rawan dengan permukaan halus dan licin.

Nantinya, tulang rawan inilah yang akan menjadi komponen utama saat ada beban yang ditangani tubuh. Tak heran bila ketika tulang rawan retak atau mengalami gangguan, timbul rasa nyeri hebat pada bagian lutut dan kaki.

Artikel lainnya: Penyebab Lutut Nyeri Saat Ditekuk

2 dari 4 halaman

Fungsi Lutut

Dokter Sepriani Timurtini Limbong menjelaskan, “Secara umum fungsi lutut adalah menunjang pergerakan tungkai dan menopang berat badan.”

“Tapi tidak berhenti di situ. Lutut juga memiliki fungsi untuk membuat pergerakan khususnya ketika seseorang berjalan, melompat, berlari, dan sebagainya.”

“Lutut akan membuat pergerakan jadi lebih halus dan stabil. Karena, terdapat ligamen dan jaringan lainnya yang membantu lutut berfungsi dengan normal,” jelas dr. Sepriani.

Selain itu, beberapa fungsi lainnya dari lutut yang mungkin belum Anda ketahui yaitu:

  • Membantu saat berdiri, jongkok, dan memanjat.
  • Meningkatkan kekuatan untuk mendorong tubuh saat bergerak.
  • Memastikan tubuh mendarat dengan aman tanpa cedera saat melompat.
  • Membuat tubuh bergerak secara efisien tanpa gangguan saat berjalan atau berlari.
  • Memberikan dukungan bagi anggota tubuh bagian bawah (lower limb support) saat berdiri.

Artikel lainnya: Lutut Sering Sakit, Benarkah karena Asam Urat?

3 dari 4 halaman

Kondisi Kesehatan yang Sering Dialami di Lutut

Lutut menjadi salah satu bagian yang paling mudah mengalami cedera dan nyeri kronis, terutama untuk para atlet. Anggota tubuh ini memang cenderung rentan terkena cedera akut yang berhubungan dengan olahraga.

Menurut dr. Sepriani, cedera lutut memang jadi salah satu kondisi kesehatan yang sering dialami lutut. Hal tersebut bisa terjadi baik saat berolahraga, terkena benturan, ataupun terjatuh.

Selain cedera, ada lagi masalah-masalah kesehatan yang juga rentan dialami lutut, seperti:

  • Arthritis

Radang sendi atau arthritis merupakan peradangan yang bisa terjadi pada satu atau beberapa sendi. Kondisi ini menyebabkan penderitanya lebih sulit berjalan dan bergerak, serta mengalami nyeri.

Peradangan ini bisa dialami oleh siapa saja. Namun, lansia berisiko lebih tinggi mengalami arthritis ketimbang dewasa muda.

  • Pengapuran

Pengapuran juga termasuk gangguan kesehatan yang mudah menyerang lutut. Kondisi ini ditandai dengan penurunan kepadatan tulang. Penderitanya akan merasakan nyeri dan sulit bergerak.

Umumnya, pengapuran baru diketahui ketika dokter menemukan keretakan atau patahan tulang pada pasien.

  • Infeksi

Biasanya, infeksi ini terjadi ketika jamur dan bakteri tinggal di dalam sendi akibat cedera. Rasa nyeri yang ditimbulkan bisa cukup parah. Kondisi ini dapat disertai demam, pembengkakan, dan kemerahan.

Agar kondisi lutut tetap sehat dan bisa berfungsi normal, sebaiknya hindari mengangkat beban terlalu berat dan lakukan pemanasan sebelum berolahraga.

Jangan membuat pergerakan yang salah ketika berolahraga atau beraktivitas. Lalu, konsumsilah makanan mengandung vitamin D dan K secara rutin.

Mulai sekarang, yuk lebih perhatian dengan kesehatan lutut kita. Sebab, fungsinya sangat penting dalam keseharian!

Bila Anda memiliki keluhan yang muncul di lutut, jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter spesialis ortopedi dan traumatologi melalui Live Chat. Ingin tahu fungsi bagian tubuh lain dan cara menjaga kesehatannya? Baca terus info sehat KlikDokter.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar