Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Cara Menyembuhkan Milk Blister agar Menyusui Lancar Lagi

Cara Menyembuhkan Milk Blister agar Menyusui Lancar Lagi

Ogah menyusui saat terkena milk blister? Yuk, Bund, sembuhkan dulu rasa nyeri dengan cara ini agar menyusui si kecil bisa lancar kembali.

Salah satu rintangan yang dihadapi ibu menyusui (busui) adalah saat payudaranya kena milk blister. Milk blister ialah lecet dan lepuhan pada area puting.

Lepuhannya berisi cairan putih kekuningan yang kadang bikin busui tak sabar ingin memecahkannya sendiri. Hal seperti itu jangan sampai dilakukan, ya! Lebih baik ikuti cara mengobati milk blister di bawah ini.

 

1 dari 4 halaman

Penyebab Milk Blister

Ketika si kecil menyusui, rasa nyeri yang hebat akan langsung terasa. Alhasil, proses menyusui akan terhambat dan bikin si kecil ikutan rewel.

Penyebab milk blister adalah menumpuk dan tersumbatnya ASI di kulit baru yang tumbuh di atas saluran susu. Kok bisa ada sebagian ASI yang terjebak di kulit? Faktor pemicunya ada banyak, misalnya saja:

  • ASI berlebih
  • Terinfeksi jamur penyebab sariawan
  • Mulut pompa ASI yang kurang pas dan terlalu kuat
  • Tekanan berlebih di area puting
  • Bayi mengisap puting dengan cara yang salah akibat masalah lidah
  • Busui yang pernah sakit herpes lebih berisiko mengalami milk blister

Artikel lainnya: Amankah bagi Penderita Kanker Payudara Menyusui Bayi?

2 dari 4 halaman

Masih Bisakah Menyusui saat Kena Milk Blister?

Milk blister biasanya hanya menyerang salah satu puting. Jadi, ibu masih bisa menyusui dengan puting yang satu lagi.

Kendati demikian, keputusan untuk tidak menyusui selama milk blister dikembalikan lagi kepada masing-masing ibu. Jika ingin menunggu sampai puting benar-benar sembuh juga tak masalah.

Asalkan, busui bisa memastikan bahwa kebutuhan susu untuk si kecil cukup. Misalnya stok ASI dengan pompa atau dengan susu formula. Pilih opsi yang paling nyaman untuk busui.

3 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Mengobati Milk Blister?

Apabila nyeri masih bisa ditoleransi dan tidak sampai menyebabkan bengkak, dr. Dyah Novita Anggraini menyarankan Anda untuk melakukan pengobatan rumahan dulu.

Kalau dua hal itu sudah terjadi, barulah Anda harus segera ke dokter. Sejumlah langkah yang bisa jadi cara penanganan milk blister, antara lain:

1. Mandi Air Hangat dan Pijat Puting

“Ibu yang sedang kena masalah ini bisa mandi dengan air hangat. Bisa dengan shower sambil memberi pijatan di area puting yang ada blister-nya,” saran dr. Dyah Novita.

Memberikan pijatan dengan air hangat bisa longgarkan penyumbatan.

2. Kompres Air Hangat

Jangan pecahkan sendiri! Lebih baik berikan kompres hangat selama beberapa menit di area yang bermasalah. Hal itu akan membuka pori-pori sehingga penyumbatan teratasi. 

Artikel lainnya: Cara Mengatasi Payudara Sakit Saat Menyusui

3. Konsumsi Obat Antinyeri

Selain dengan kompres hangat, Anda juga bisa meringankan milk blister dengan mengonsumsi obat antinyeri parasetamol. Patuhi dosis pada kemasan agar tidak terjadi kelebihan dosis.

4. Konsumsi Obat Lecithin

Obat yang satu ini bisa digunakan untuk mengatasi dan membersihkan penyumbatan ASI. Lecithin terbuat dari kacang kedelai. Jika ibu atau bayi punya riwayat alergi kacang, tidak disarankan mengonsumsi obat ini.

5. Jangan Pakai Bra Ketat dan Tambahkan Breast Pad

Mengenakan bra yang ketat akan menambah rasa tak nyaman pada puting. Gunakan bra yang agak longgar dan selipkan breast pad agar puting tidak bergesekan langsung dengan cup bra.

Artikel Lainnya: Payudara Bengkak Saat Menyusui? Ini Solusinya

6. Oles Luka dengan Minyak Zaitun

Cara menyembuhkan milk blister lainnya bisa dengan memanfaatkan minyak zaitun. Oleskan kapas yang sudah dibasahi dengan minyak zaitun. Lakukan secara perlahan.

7. Eksplorasi Posisi Menyusui

Supaya nyeri tidak terlalu terasa dan anak serta ibu sama-sama nyaman, cobalah eksplorasi posisi menyusui. Jika bingung harus dengan posisi apa, Anda bisa berkonsultasi dengan pakar laktasi.

Itu dia cara mengobati milk blister agar proses menyusui bisa lancar lagi. Untuk mencegah kekambuhan, secara rutin Anda harus mengganti posisi menyusui agar tidak ada tekanan dan gesekan hebat di satu sisi. Jangan lupa juga untuk mengganti bra yang sudah sempit.

Bila masih ada pertanyaan seputar laktasi atau keluhan penyakit lainnya, konsultasikan pada dokter kami lewat fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar